Di manakah- di jaman kayak gini- -ente semua bisa bicara budaya sampai jam empat pagi, ngudad-ngudud, ngombe kopi, dan ngomong tentang negeri kopidangdut sak penakmu..? Yang saya maksud adalah di Jakarta sini. Ya. Di kota simbol menara gading kapitalisme global ini. Mungkin BHI bisa memberi tempat, nongkrong beralaskan marmer Italia tapi akan lebih asyik bila … Continue reading »
Ditulis dalam April 2008 …
Bantuan Likuiditas Koperasi Kopidangdut
Di sebuah daerah bernama Desa Kopidangdut, tersebutlah renternir yang bejibun jumlahnya dan menguasai perekonomian desa. Semua warga banyak yang berhubungan bisnis dengan mereka. Untungnya semua rentenir itu dijamin oleh koperasi. Mengapa? Karena rentenir di desa Kopidangdut semuanya juga boleh menerima simpanan uang warga. Jadi, rentenir mendapatkan uang dan memberikan uang dari dan ke warga … Continue reading »
Cuek kopidangdut
Olah raga itu kenapa tak terpisahkan dari masalah pulitik, Mas? Memangnya kenapa? Lha itu, Olimpiade di Beijing besok, kok ya banyak yang bilang mau boikot, alias gak ikutan Biarin ajah.. Tapi kan itu rasanya kurang pantes..lha wong buat perdamaian tho, olimpiade itu dibuat?
Nalar Kopidangdut
“JIKA tangan punya keringat untuk menguap karena kerja, benak punya gumpalan untuk melatu menyebarkan ilham, untuk menyadari motif-motif manusia…” (nukilan makalah Nirwan Ahmad Arsuka:” Kehidupan Kedua, Tentang Nalar dan Horizonnya”) Seberapa jauh kata dapat merangkup raga dan jiwa? Menghanyutkannya, menggerakannya? Bagi seorang Ali Syariati, pertanyaan ini agaknya akan begitu mudah dijawabnya. Lewat kata-kata, tulisannya adalah … Continue reading »
Ketua Koperasi Kopidangdut
Esensinya anggota dewan itu wakil rakyat kan mas? Hooh Trus, kenapa kemaren bisa barang pecah-belah yang mendukung Den Bagus dan ada yang menolak? Ya. Rakyat ada yang dukung ada yang nolak. Rakyat yang mana? Yang diwakilinya, donk. Apa sebelum-sebelumnya sudah ditanyain sama anggota dewan itu kepada rakyat yang diwakilinya: … Continue reading »
Sobat Kopidangdut
“Dang, trnyata utk mendapatkan 1 porsi sarapan pg yg lezat, gak harus beristri dulu. Aku dah buktikan” SMS mencurigakan itu datang. Saya selekasnya menilpun. Ternyata dari teman kuliah semasa di Jogja. Joeragan itu sudah benar-benar jadi joeragan betulan yang banyak harta namun miskin cinta. Jaman dulu, sekali menulis di kolom Kedaulatan Rakyat, si … Continue reading »
Merepih Kopidangdut
Senja menjelang. Aku masih saja di kotak pengail rejeki di sudut kota. Merindumu. …Merepih alam/di malam berselebungkan kabut kelam/Wajahmu meredup…. Suara Chrisye menentramkanku. Lengkingan suara yang khas. Sama seperti kamu, lengkinganmu menentramkanku. Malam-malam panjang…Ah, jadi ingat ketika itu. Senja yang menjelma malam… tempat para pecinta bersemayam dalam angan-angan. Dari jendela kulihat mobil berhimpitan. Pulang pada … Continue reading »