KONSEP CENDEKIAWAN, KEKUASAAN, DAN POLITIK MASYARAKAT JAWA Saya membuka jendela. Kulihat dunia. Jendela dunia. Prisma. Dengan judul besar “Cendekiawan dan Politik”. Terbitan LP3ES. Lalu saya tiba-tiba pusing. Terlelap. Bermimpi. ZAAAAP… Dalam mimpi saya bertemu perempuan cantik. Saya raih ia. ZAAAAP. Tiba-tiba menghilang..! Muncul asap putih. Dari baunya ini bukan asap djiesamsoe yang saya suka. Asap … Continue reading »
Ditulis dalam Mei 2008 …
Jusuf Kalla..Kuhampiri Dirimu
Pak Ucup yang terhormat… Jusuf dalam kitab bangsa Yahudi maupun Kitab Segala Bangsa dianggap dan terdokumentasikan sebagai pria sopan, jujur dan tampan. Saya kira ketampanan Bapak Ucup tak kalah dengan Jusuf yang seorang nabi itu. Suwer deh.. Pak Ucup yang pengusaha sukses… Sebelumnya saya mohon ijin bertandang ke kediaman Bapak yang asri … Continue reading »
Perihal Peringkat 41
“Lho..beneran? Masak sih…” Saya baru tahu dari teman beberapa hari yang lalu via email kalau versi blog-indonesia, blog kopidangdut masuk 100 besar di tahun 2007, tepatnya urutan 41. Lah, perasaan isinya blog kutukupret ini ya ngalor-ngidul..gak niche sesuai anjuran para pakar blog merangkap seleblog. Bagaimana bisa?
Aburizal Bakrie Terkaya Di Asia Tenggara
Selamat..! Saat Porong berduka, warga Sidoarjo seharusnya memberikan selamat kepada Bang Ical (Aburizal) karena berhasil menjadi orang terkaya se Asia Tenggara. Dua tahun lumpur merajalela dan dua tahun pula kekayaan Bang Ical melesat naik.
Pak SBY, Terima kasih Berkenan Mampir…..
Bapak SBY, Silahkan Bapak duduk di sini. Luangkan waktu sejenak bersama saya di beranda rumah saya yang mungil dan masih ngontrak ini. Bapak boleh tengok ke belakang, di ujung gang sana, selokan mampet sampah di mana-mana dan ini masih di Jakarta. Tak jauh dari Istana maupun Cikeas.
Usia Bapak Usia Anak
[peringatan: tulisan di bawah ini mengandung unsur vulgar. Mohon kesadaran dan kedewasaan Anda dalam menyikapinya..]
Ihwal Kantuk dan Lelap
Ketika Kumbakarna akhirnya memutuskan tetap membela Alengka, maka itu adalah perwujudan kebangkitannya dalam menunjukkan rasa patriotisme dan cinta cinta tanah airnya. Namun, yang perlu dicatat adalah kebangkitannya pun bermakna lahiriah, karena sebelum berperang melawan Rama dan pasukan bedhesnya, Bung Kumba memang sedang tertidur lelap dan lelapnya hingga berbulan-bulan. Utusan Rahwana membangunkan Kumbakarna dengan … Continue reading »