Kembang Setaman

Kembang meranggas tanda kemarau
berharap mati layu di musim salju
Badan kami lemas suara makin parau
berharap o Bapak o Ibu yang baru

(pojok monas 22 Mei 2008 07.49 WIB)

Bila berminat silahkan diteruskan.

10 pemikiran pada “Kembang Setaman

  1. Tentang Mas-mas Mahasiswa yang dari kemaren bolak-balik bundaran BI hingga Istana Negara, mereka teriak-teriak dan katanya sih boleh saja BBM NAIK, asal ada yang TURUN..
    “Biar seimbang gitu Lohhh..” :lol:

  2. Oh ibu dan bapak,

    Jika minyak jadi engkau naikkan
    Sudah saatnya kuda di kandang dipanaskan
    Taman kota dihijaukan
    Mungkin bisa bikin Jakarta lebih dingin dan nyaman

    Toh, di jaman Majapahit pun demikian
    Kuda kuda berseliweran
    Tlepong kuda bertebaran
    Tinggal baunya yang gak karuan!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s