SBY Bingung Urusan Satelit

Suara Tunde itu enak banget. Ya, Tunde Baiyewu, Si Hitam bersuara emas yang menyanyikan lagu Lost In Space dengan apik. Tunde dengan suara khas sengau Afika yang susah dimiliki banyak orang. Suara khas dari vokalis Lighthouse Family.

 

Lighthouse Family adalah salah satu grup (duo) musik yang ane suka. Mainnya tenang, profil-nya gak jijingkrakan cari perhatian, lagunya asyik buat nyantai maupun kerja.

 

Diengan suaranya lagu Lost In Space bisa menjadikan suasana bernada kontemplatif. Namun hebatnya juga bisa untuk asyik kerja. Beat musiknya sederhana, liukan lagunya mengena dengan kedalaman syair makna.

 

###

 

Lighthouse dalam bahasa kite jadi namanya mercusuar. Nah, kalau mercusuar itu  ya gunanya menjadi patokan kapal yang mau melintas atau berlayar dekat dengan daratan.

Apalagi kalau daratan itu penuh ombak dan karang terjal, kehadiran mercusuar begitu dinantikan dan vital.

 

Begitu pun di saat peperangan atau ya, saat-masih belum damai lah. Pasukan Hezbullah di Lebanon, punya juga mercusuar. Namanya Al-Manar, yang dalam bahasa orang sono berarti Mercusuar.  

 

Al-Manar adalah sebuah program televisi yang menyiarkan berbagi informasi yang berisi ragam budaya, cerita keluarga dan informasi lainnya. Namun, setelah beberapa lama, akhirnya setasiun ini lebih banyak berisi mengenai menyemangati pejuang Hezbullah dan motivasi cinta tanah air bagi bangsa arab di Gurun Sinai, tanah palestina hingga  Lebanon.

 

Hebatnya, TV ini dulu memakai satelit pemancar sewaan dari Thailand. Sayangnya gara-gara Amerika memasukkan hezbullah sebagai bagian dari pasukan milisi yang dianggap dan dimasukkan sebagai jaringan Teroris, Thailand memutuskan kontrak sewa satelit dengan TV Al-Manar.

 

Lha, kemana donk mereka akan menyandarkan gelombang? Maka jawabannya adalah INDOSAT. Ya, satelit milik Indosat menjadi pelabuhan sandar bagi sang mercusuar.  Kontraknya hingga beberapa tahun ke depan, dan masyarakat yang punya parabola bisa menikmati pancaran siaran Al-Manar ini.

 

###

 

Tapi apa boleh buat. Amerika itu memang rese dan sok jagoan. Mereka protes dan merasa keberatan kalau Indosat pegang kontrak dengan Al-Manar.

 

Utusan Kedubes Amerika sudah sowan ke beberapa pejabat. SBY pun pasti sudah paham masalah ini. Intinya, Amerika minta kita jangan memberikan fasilitas apapun kepada jaringan teroris.

 

Ah, SBY dapet ujian baru lagi.

Mana yang akan dipilih?

 

Daripada bingung, yuk ‘ah dengerin lagu Lighthouse Family lagi…

8 Tanggapan to “SBY Bingung Urusan Satelit”

  1. kasih aja lah maunya amerika itu biar ga tambah kenceng meweknya, ntar al manar kita lewatin wajan-nya onno w purbo aja, gimana?

  2. @ iway.
    Wajan Onno W Purbo bisanya nangkep Fashion TV. :P

  3. Kalau membandingkan cara eSBeYe menghadapi Bush Jr. atau Bill Gates dengan cara menghadapi Ahmedinejad kelihatannya nggak heran lagi kalau nunduk-nunduk sopan sama ndoro AS (saudaranya dukun AS).

    Saya kira dulu cuma doktor keluaran AS yang takut sama AS, lha ini doktor keluaran Bogor ternyata nggak cuma takut sama asinan.

  4. semoga sikap pak esbeye tidak seperti thailand :)

  5. iya mas, saya juga pernah baca berita Al Manar. Katanya programnya emang bagus-bagus, ngeliatin apa yang sudah dibangun Hisbullah yang nggak selalu bersinonim dengan kekerasan. Kalau liat Al Manar disana Hisbullah memang gerakan moral yang terbukti sosialnya. hehe…betapapun sekte organisasinya tapi Al Manar juga populer di Lebanon. Hehe sotoy…

  6. hahahaha…., baru inget aku lo indosat punya kontrak ma al-manar…

  7. Gak ada yang bingung tuh. Masalahnya ada dua. Content dari siaran dan status legal dari Hizbullah sendiri. Ingat, Hizbullah itu negara dalam negara. Coba bayangkan kalau FPI punya tentara sendiri yang lebih kuat dari TNI dan punya stasiun tivi sendiri yang mengobok obok pemerintah yang sah. Kalau kita mau menjadi seperti itu sih gak apa apa. Kan semua itu pilihan.

    Cntent juga penting karena menyangkut menyuburkan sikap-sikap anti pemerintah dan radikalisme atau tidak. No worries, sepanjang tidak mempengaruhi konstelasi politik dalam negeri gak akan diganggu koq. Dimonitor iyah.

    Jadi masalahnya bukan tunduk atau tidak tunduk. Kepentingan kita dulu lah, baru orang lain. Gitu aja koq repot ya.

    Salam, Laler

  8. hm… menarik.. akhirnya di update dong :D

    demi 2009, tebakan aye SBY akan menolak kerjasama Al-Manar dan Indosat..

    Let’s see..

    salamhangat

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 491 pengikut lainnya.