
Acara tipi saat ini sudah tidak aman bagi anak-anak. Isinya sulit untuk dikatakan sebagai sajian bermutu. Kotak ajaib yang dulu dianggap sebagai sarana hiburan bagi seluruh keluarga, sekarang hanya dapat menjadi hiburan entah bagi siapa.
TPI, Televisi Pendidikan Indonesia, sudah berubah total. Padahal, kalau tidak salah ingat, justru aalnya diijinkan mengudara sebagai salah satu alternative media pembelajaran yang berisi kurikulum anak sekolah. Cuma ada satu sinetron di TPI waktu itu: “Kedasih”. Sekarang? Wah, jangan ditanya deh…

Alternatif lanjutannya adalah televisi berlangganan. Ada stasiun televisi khusus anak seperti Cartoon Network, Disney, Baby TV dan beberapa stasiun khusus anak lainnya. Lebih baik memang, tapi bagaimana dengan biayanya? Menguras kantong..! Juga jalinan ceritanya yang kurang mengurat-akar dengan budaya Nusantara.
Maka, sekelompok anak kreatif Indonesia yang dimotori oleh Mas Eko dan Mbak Kanty yang sedang tugas belajar di negeri Jerman mencoba memberikan tawaran lain bagi kita, para orang tua Indonesia : TEBORARA. Aaal katanya dari “Teater Boneka Rame-Rame..”.
Dalam blog tersebut tersedia buku anak-anak yang bisa diakses dan diunduh gratis. Penuh dengan warna-warni, kesukaan anak-anak kita.
Hebatnya pada blog tersebut juga disediakan tayangan yang mudah ditonton karena sudah mereka tautkan dengan layanan YouTube. Ini pun gratis tentunya. Tinggal klik..!
Cerita dalam berbagai kisah disajikan dengan sederhana namun merangsang anak-anak kita untuk mengetahui berbagai hal, belajar untuk mengenal dan mencintai dunia buku, juga diceritakan berbagai nilai budi pekerti, tanpa harus menggurui karena metoda yang dilakukan adalah melalui cerita dengan tokoh berbagai karakter hewan layaknya fabel.
Sungguh memikat..!
Maka, ketika layanan koneksi internet semakin murah, kondisi televisi yang makin tidak nyaman dan aman bagi anak-anak kita, maka kungjungilah blog mereka, tak ada salahnya bukan..?
Unduh sebanyak-banyaknya cerita maupun video dengan berbagai ragam cerita dengan (tersedia) versi dua bahasa sebagai media baru sekaligus cara baru dalam belajar yang menyenangkan bagi anak-anak kita…
Bagaimana?
Ayo kita ke Teborara..!
NB:
Chic, mbok ya Vio daripada harus ikut belajar kopdar sama mbok-bapake, ya mending diceritakan saja kisah dalam Teborara…Juga buat Mbak Evi, Papabonbon, Bu Latree dan blogger sekaligus orang tua yang masih merasa sayang abisss sama anak-anaknya…
eh, Ndoro masih punya precil ndak sih..?


Desember 8, 2008

Author Info
Bagus itu mas..cuma anakku masih 1th 5bl,jd mkn 2-3th lg br tak kenalin teborara
trima kasih info edutainmentnya mas,
segera meluncur
suwun Mas
segera meluncur…….
tak coba dech buat cempeku
Loh ya, kopdar itu bagian dari pembelajaran Vio akan sosialisasi dan meihat kenyataan, gimana bentuk mobil sebenarnya, gimana bentuk pohon sebenarnya… bukan cuma teori buku gitu loooooh…
kalo di rumah, baru kita belajar lewat buku…
ke tekapeh aaah
*ngeloyor*
precil? punya dong. tapi, punya tetangga, hihihihi…
sayangnya pasti ga bisa diakses seluas media tv yah
kok aq g bsa download y…npa?
bagus……
wah boleh dicoba nih
Pabrik Baju Anak