Minimal ia mau menggelar lomba blog berhadiah netbook, daripada seorang capres (siapa ya…) yang menggelar lomba blog tapi hadiahnya “makan siang bersama saya..” dan transportasi ditanggung pemenang.
bugiakso adalah ….
presiden perubahan! sy byk membaca profil ttg bugiakso.
bukan turunan pangsar.jend.soedirman!
tp hanya ‘wong ndeso’ yg py karisma & byk memberi drpd menerima
bugiakso adlh seorang manusia biasa, bukan dewa tp bs membuat negara ini tentram
lihat saja nanti! key…. mungkin sdr akan mengetahui kebaikan hati dr beliau jk sdr mengenalnya suatu saat nanti,,
entah waktu pilpres 2009 atau 2014
yg pasti dia adalah pemimpin yg benar2 dilahirkan untuk bangsa indonesia ini.
sy tidak ingin memaksa sdr menyukai seorang bugiakso
tp setidaknya, sdr akan mengingat tulisan saya ini
hingga saat yg sy tuliskan ini benar2 tjd
trmkasih
Iklannya itu lho…”Rakyat Tidak Boleh Menderita”…dengan tersenyum dan dengan tangan terbuka…Wah..wah…senyumannya itu kok sepertinya kurang menunjukkan keprihatinan…Lain dengan Pak Idham Samawi Bupati Bantul…meski dia berasal dari partai yang aku kurang simpatik, tetapi untuk beliau aku angkat jempol dech…Wajahnya juga nampak wajah2 prihatin mau kerja keras..Bukan wajah klimis dengan senyuman nan menawan yang dibutuhkan rakyat…
Mas Bugi itu pernah saya gunakan sebagai kudung atau perisai dan kelinci percobaan tv rcti pertama di Yogyakarta lho…he.he…
Tanpa mas Bugi mungkin saya sudah dimunir karena menyiarkan RCTI tanpa izin demi membela warga negara yang tidak harus ada klas satu dan klas dua dalam mengikuti siaran tv. Maaf konon hanya TVRI doang dan bayar iuran.
Pembaca mungkin masih ingat, berkat jasa Mas Bugi membeayai uji coba decoder tv terrestrial pertama di Indonesia,rakyat sekarang menjadi pinter omong lewat tv dan kebablablasan saat ini.
Ada beban moral tersendiri karena kocek cucu Pangsar Sudirman ini, saya gunakan membangun negeri menggunakan pihak ketiga yang saya propokasi dan hasil nyatanya bangsa Indonesia sudah menikmati saat ini.
Tanpa diawali TV Dekoder ala Yogja yang saya ciptakan tahun 1991, mungkin belum terjadi reformasi telekomunikasi swasta saat ini. Salam hangat dimas Bugi, selamat mengabdi rakyat Sleman telponku 087834703350 nuwun.
Mas Bugaisko yang saya kenal memang orang biasa ….semoga ia memang pemimpin yang dilahirkan untuk membawa perubahan di negeri ini perubahan Indonesia yang lebih maju sejajar dengan negara negara besar lainnya dan makmur sejahtera lahir batin rakyatnya baik yang di kota-kota maupun didesa desa bahkan diperbatasan perbatasan…aminnn Tunggu 2014!!!!
Ini yang menggadang-gadang nama kakeknya, Jenderal Soedirman itu? Meh.
di situsnya sih katanya cucu mantu nya Jenderal Sudirman… lantas???
Minimal ia mau menggelar lomba blog berhadiah netbook, daripada seorang capres (siapa ya…) yang menggelar lomba blog tapi hadiahnya “makan siang bersama saya..” dan transportasi ditanggung pemenang.
hehehe
kalo cuma mencalonkan diri, terserah, bebas
yg jadi masalah kalo dia yang terpilih
betul bung hedi. mau nyalonin siapa aja terserah deh.hehe…
iya..kita get ga kenal mas..
kalo berkompeten mah ga papa,
bugiakso adalah ….
presiden perubahan! sy byk membaca profil ttg bugiakso.
bukan turunan pangsar.jend.soedirman!
tp hanya ‘wong ndeso’ yg py karisma & byk memberi drpd menerima
bugiakso adlh seorang manusia biasa, bukan dewa tp bs membuat negara ini tentram
lihat saja nanti! key…. mungkin sdr akan mengetahui kebaikan hati dr beliau jk sdr mengenalnya suatu saat nanti,,
entah waktu pilpres 2009 atau 2014
yg pasti dia adalah pemimpin yg benar2 dilahirkan untuk bangsa indonesia ini.
sy tidak ingin memaksa sdr menyukai seorang bugiakso
tp setidaknya, sdr akan mengingat tulisan saya ini
hingga saat yg sy tuliskan ini benar2 tjd
trmkasih
Iklannya itu lho…”Rakyat Tidak Boleh Menderita”…dengan tersenyum dan dengan tangan terbuka…Wah..wah…senyumannya itu kok sepertinya kurang menunjukkan keprihatinan…Lain dengan Pak Idham Samawi Bupati Bantul…meski dia berasal dari partai yang aku kurang simpatik, tetapi untuk beliau aku angkat jempol dech…Wajahnya juga nampak wajah2 prihatin mau kerja keras..Bukan wajah klimis dengan senyuman nan menawan yang dibutuhkan rakyat…
Mas Bugi itu pernah saya gunakan sebagai kudung atau perisai dan kelinci percobaan tv rcti pertama di Yogyakarta lho…he.he…
Tanpa mas Bugi mungkin saya sudah dimunir karena menyiarkan RCTI tanpa izin demi membela warga negara yang tidak harus ada klas satu dan klas dua dalam mengikuti siaran tv. Maaf konon hanya TVRI doang dan bayar iuran.
Pembaca mungkin masih ingat, berkat jasa Mas Bugi membeayai uji coba decoder tv terrestrial pertama di Indonesia,rakyat sekarang menjadi pinter omong lewat tv dan kebablablasan saat ini.
Ada beban moral tersendiri karena kocek cucu Pangsar Sudirman ini, saya gunakan membangun negeri menggunakan pihak ketiga yang saya propokasi dan hasil nyatanya bangsa Indonesia sudah menikmati saat ini.
Tanpa diawali TV Dekoder ala Yogja yang saya ciptakan tahun 1991, mungkin belum terjadi reformasi telekomunikasi swasta saat ini. Salam hangat dimas Bugi, selamat mengabdi rakyat Sleman telponku 087834703350 nuwun.
Mas Bugaisko yang saya kenal memang orang biasa ….semoga ia memang pemimpin yang dilahirkan untuk membawa perubahan di negeri ini perubahan Indonesia yang lebih maju sejajar dengan negara negara besar lainnya dan makmur sejahtera lahir batin rakyatnya baik yang di kota-kota maupun didesa desa bahkan diperbatasan perbatasan…aminnn Tunggu 2014!!!!