David Yang Bukan Musuh Sang Goliath

Pada IMO ke-46 yang diselenggarakan di Merida, Yucatan, Meksiko, pada 8-19 Juli lalu, diikuti oleh 91 negara dengan jumlah peserta mencapai 513 orang.

Tim Indonesia terdiri dari 6 peserta, yaitu Andre Yohannes Wibisono (SMAK St Louis Surabaya), David Hartanto Widjaja (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta), Andika Widjaja (SMAK Kolese St. Yusuf Malang), Kristo (SMAN 3 Yogyakarta), Sander Parawira (SMAK 1BPK Penabur Jakarta), dan Dimas Yusuf Danuwerda (SMAN 10 Samarinda).

Berita di atas yang saya nukil dari situs DITMENTIDKI

http://www.dikmentidki.go.id/news-1.php?subaction=showfull&id=1156302887&archive=&start_from=&ucat=1&

Dari situs IMO, International Mathematical Olympiad, Nama dia pun ada.

Ia, adalah salah satu perwakilan Indonesia untuk Olimpiade Matematika Tahun 2005-2006.

Ia dapat dsimpulkan anak yang pintar. Namun apa sebabnya ia nekat melakukan bunuh diri dengan sebelumnya menusuk gurunya sendiri, Prof. Chan Kap Luk, di komplek Universitas Nanyang, Singapura?

Chan Kap Luk adalah professor pemilik gelar PhD degree in Robot Vision dari Imperial College of Science, Technology and Medicine, University of London, London, U.K. in 1991.

detik.com menyatakan bahwa berdasarkan keterangan beberapa pihak, David kemungkinan besar, mengalami depresi.

Setiap peristiwa biasanya selalu menyimpan cerita.

David mungkin depresi, mungkin juga tidak. Jelas-jelas, ia nekat. Memutus tali kehidupan dengan cara yang sebetulnya sangat dihindari oleh siapapun juga. Mungkin ada cerita yang tersembunyi.

“Jadi bagaimana Mas kelanjutannya? Apakah ada cerita di balik peristiwa”

Ya. Silahkan Tim Buser Cek dan Ricek atau Tim Kabar-Kabari berburu berita mengenai hal ini. Bukankah mereka jago mencari fakta, walau terkadang bumbunya bisa melebihi takaran yang sesungguhnya?

David dalam wiracarita relijius adalah seorang utusan Tuhan yang tak kenal menyerah. Piawai dalam berperang dan menciptakan alat ketapel hingga sang Goliath tak berdaya dibuatnya.

Tapi lain lubuk lain ikannya, lain lading lain belalang.

David kita, bukanlah David sang Utusan Tuhan. Ia manusia biasa yang juga bisa membuat cerita lain. David sang jago matematika.


Satu pertanyaan:  “Pendidikan macam apakah yang membuat seorang terdidik nekat bunuh diri?”

49 pemikiran pada “David Yang Bukan Musuh Sang Goliath

  1. Yang jadi masalah adalah: sikap siswa thd pendidikan.

    Sebagian besar siswa masih “menduplikasi” cara pandang orangtua thd pendidikan, yg masih menganggap pendidikan sbg “syarat utama” kesuksesan.

  2. Tragis memang. Lebih ‘menyeramkan’nya aku sempat lumayan sering pakai jalan di sekitar tempat kejadian itu buat pergi dari kampus satu ke kampus yang lain. Aku sempat merinding.

  3. Turut Belasungkawa…, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Kita kehilangan saudara yang sangat berbakat.
    Saya setuju dengan Mas Kopdang “sistem seperti apa yang membuat seorang terdidik nekat bunuh diri”.

  4. iyahh, baruu aja aku tuliss posting tentang bunuh diri malam tadii…
    kalo aku rasa lingkungan sihh, penyebab utama..
    orang yang divonis mati ajah masih bisa sehat karena lingkungan yang mendukungnya,, tapi ini malah orang terpelajar yang nekat membunuh dirinyaa…
    meenyedihkann…

  5. Sayang banget ya..wktu kmrn jam 6 sore,sy liat berita ini pertama kali,,saya bener2 terpukul.
    shock,,berat.

    Betapa tidak??
    seorang anak olimpiade yang hingga bs sampai ke internasional,bs smp bunuh diri stlh menikam dosen pembimbingnya..

    Why?
    selain rasa kehilangan yang amat sangat mendalam,,ada
    Beberapa hal yang juga terpintas di benak saya.

    1. Orang sepintar dia,,menurut saya,tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang&tanpa perhitungan. Orang2 yang memiliki kemampuan cerdas/jenius,tu,,pasti dalam setiap langkahnya,,selalu berfikiran jauh ke depan.Jadi,,ga mungkin dia menusuk sang dosen,tanpa alasan/sebab yg jelas.sampai2 mengambil resiko,yang sangat besar seperti itu.

    2. ming-ming (david hartanto) ini adalah sosok orang yang sangat “bertanggung jawab”.
    Bagaimana tidak??
    setelah dia menusuk sang profesor, dia kemudian bunuh diri.
    COba anda posisikan diri sebagai dirinya.Anda ga akan bunuh diri, jika bukan karena anda memiliki rasa tanggung jawab besar,karena malu (telah membuat malu keluarga,bangsa&negara)..coz udah menikam profesornya sendiri (yang berkewarga negaraan lain)..

    Jadi,dia tak kan sanggup menutupi rasa malunya itu,setelah menikam sang profesor.
    bukan karena takut dihukum..
    tapi saya pikir,pasti dia bunuh diri,karena saking malunya sudah membuat nama keluarga “tercoreng” karena ini..seandainya dia tetap melanjutkan hidup (tidak bunuh diri).

    Jadi,,ada kesan,bahwa sebenarnya..
    David Hartanto widjaja..

    bagiku,
    dia adalah sosok orang yang sangat bertanggung jawab,sangat berkeinginan besar untuk membahagiakan keluarga & orang2 yang dia sayangi, termasuk bangsanya..(coz,dia ga mgkn menusuk dosennya,jika bukan karena ssuatu hal yang sangat menekan dirinya,,&ga akan bunuh diri,jika bukan karena sangat3x memikirkan malunya bangsa indonesia&keluarga akibat perbuatannya)..

    Cm,mgkn memang nasibnya yang sedang tidak baik,,pada saat itu dia ada di posisi terdesak,hingga dia mau mengambil resiko sangat jelek seperti ini.

    Sayang sekali ya..
    saya sebagai mahasiswa seangkatan,meski saya tidak kenal&blm prnh ketemu jg sblmny..
    tapi saya sangat merasa kehilangan.
    kehilangan seorang pemuda cerdas,calon pengharum nama bangsa..di muka dunia.
    semoga kejadian ini bs menjadi pelajaran bagi kita semua,ke depan..

    dan smoga arwah beliau diterima disisiNya,,
    serta keluarga diberikan ketabahan.
    amin.

    *saya yang turut berbela sungkawa,,
    arko.

  6. belasungkawa sedalam2nya buat keluarga dan rekan yang ditinggalkan.
    Semoga penyelidikan dapat segera menemukan fakta di balik semua ini.
    Prof juga harus diselidiki.
    Siapa tahu kan?
    Bahkan dunia akademis juga penuh intrik…

  7. manusia tidak dapat luput dari kesalahan… aku rasa dia(david) menyadari kesalahannya yaitu menikam gurunya… makanya dia mau nekat suicide… dan pasti ada faktor dibalik penikaman itu… mungkin dia gagal dalam suatu hal dan dia tidak mau menerima kenyataan bahwa dia gagal… sehingga membuat dirinya tidak sadar terhadap apa yang dia lakukan saat itu… aku turut berduka cita…

  8. satu lagi bukti bahwa kepintaran akademis bukan yang utama, manusia juga harus mengalami apa itu kekalahan, kemiskinan, kegagalan, kesulitan dan belajar menerima bahwa dalam hidup itu semua adalah hal biasa. Malu? ga perlu, selama kita ga melakukan kesalahan dan ngerugiin orang, jangan perdulikan mereka yang mulutnya usil. Untuk David, selamat jalan….

  9. turut berduka,semoga kejadian ini ada hikmahnya bt kita semua dimasa depan, tekanan hebat saat tesis/sejenisnya merupakan pemicu stres bagi mahasiswa, dan ini juga bisa sebagai pelajaran bagi dosen pembimbing bahwa fungsi pembimbing memang membimbing dan mendampingi saat tesis bukan malah semakin membuat mahasiswa semakin tertekan.

  10. Turut berduka cita to both victims.

    This is to confirmed that IQ alone does NOT mean anything… no matter how smart you are without EQ you can not be successful in life (even dengerous). I do not know what the actual problem, but i wonder if it really that seriously difficult to solve the issue until such a brilliant first class student must stab people or kill him self to solve the problem??

    Let’s learn from the lesson, there are already many similar cases…

  11. Yap, sepakat dengan BeWise. There are many similar cases.

    @Asie dan Arko,
    Sudah baca EQnya Daniel Goleman kan? Kasus seperti ini yang dicontohkan di halaman pertama bukunya.

    Pengen komen banyak sih. Tentang latar belakang peristiwa, analisis penyebab, lingkungan keluarga, sampai kesimpulan. Weh, bisa jadi paper tuh.

    *sok2an psikolognya keluar*

  12. belasungkawa..semoga keluarga yg ditinggalkan tabah dan sabar
    hemmm
    pengen tao knp dia nikam…trus knp dia bunuh diri??

  13. Bahwa David menikam Professor itu adalah sepenuhnya berdasarkan keterangan Professor yang bisa saja subjektif. Oleh karena itu, saya mohon untuk tidak mencap David sebagai orang yang tidak baik sampai hasil investigasi keluar. Terima kasih.

  14. turut bela sungkawa yg mendalam.semoga keluarga yg di tinggalkan diberi ketabahan

    @sasha
    betul kata sasha,kita harus objektif mengenai kasus ini apalagi ada jg berita tentang pertanyaan ortu david atas luka di tubuh david.
    kita sbg WNI harus mendorong opini agar aparat indonesia jg harus melakukan penyelidikan atas kasus krn ini menyangkut WNI sehingga terjadi keseimbangan,biar bagaimanapun kasus ini sdh menjadi kasus orang indonesia menusuk orang singapura.bukannya kasus antar individu semata

    secara pribadi saya berpendapat si profesor harus diperiksa jg bagaimana caranya dia membimbing david,kita semua tahu kalo pendidikan di singapura itu kurang menekankan pengembangan emosi(bahasa kasarnya sih tdk berperasaan)yg penting ialah prestasi akademik.

    di pendidikan tinggi indonesia aja kita banyak tau dosen pembimbing memperlakukan mahasiswa nya untuk membuat skripsi/thesis sesuai keinginan pribadinya(selera pribadinya) dibanding standar baku penulisan &kualitas isi skripsi/thesis padahal sesuai namanya dosen pembimbing ya membimbing si mahasiswa agar sesuai standar bukannya menentukan si mahasiswa harus begini-begitu

  15. Turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga Tuhan memberi pengampunan kepada David dan memberi penghiburan kepada keluarga yg ditinggalkan. Belum tentu anak dengan IQ tinggi nggak punya EQ yang bagus lhoh… Kalau dengar penjelasa guru2nya di SMAK BPK Penabur, kehidupan sosial David itu baik dan menyenangkan, attitude-nya bagus. Bukankan dalam EQ, Attitude itu yg no. 1? Jadi, harusnya no problem dengan EQ David.

    Masalahnya belum jelas, Anak2 cerdas akan mikir ribuan kali sebelum nekat berbuat sesuatu. Banyak hal yg belum terungkap semoga cepat terkuak, yg paling penting sebagai korban dan saksi, sang Profesor harus diselidiki, supaya balance, kenapa kok tiba2 ditusuk? Aneh bin ajaibbb… Mereka berdua berkawan selain sang Prof juga memang dosen pembimbing.

    Hmm…tapi bukankah kebanyakan kejahatan bermula dari orang terdekat? Waspadalah! Waspadalah!

    Semoga arwah David diterima disisi Tuhan YME .. Amin.

  16. Ping-balik: Fakta Terbaru Dari David Hartanto Widjaja « kopidangdut

  17. Kita tidak tau jalan apa yang akan Tuhan berikan kepada kita. Inilah kehidupan, penuh dengan misteri. Saya Turut berduka atas hilangnya salah satu anak terbaik di negeri ini.

  18. Kami sekeluarga ikut berduka cita sedalamnya dan kami bisa merasakan kepedihan hati orang tua David , betapa anak yang kita banggakan sedemikian Tragis !
    Mestinya ada penyelidikan terhadap Prof kenapa bisa terjadi , apakah ada tekanan2 yang membuat David senekat tersebut, krn umumnya anak yang pintar/cerdas akan berpikir untung ruginya sebelum melakukan sesuatu.

    Salam

  19. turut berduka !
    saia hanya bisa menduga2, dia menanggung beban yg berlebihan…bisa jadi, kejayaan masa lalunya (ututsan Indo di IMO) itu yg memberikan kesulitan/beban tambahan baginya…
    saia punya teman sangat cerdas (kul. di Bio UGM), pada saat nggarap skripsi ibunya meninggal, (emang gak sampai bunuh diri juga) tapi akhirnya dia hanya memelihara kucing banyak sekali, di kos, bertahun2 dan akhirnya DO.

  20. Satu pertanyaan: “Pendidikan macam apakah yang membuat seorang terdidik nekat bunuh diri?”

    menjawab pertanyaan di atas, saya hanya bisa bilang pendidikan di singapore itu (local SD,SMP,SMA,polytechnic,university yg di-established di singapore sendiri) bisa dikategorikan sbg keterlaluan “kiasu” sesuai dgn budaya penduduknya sendiri. “kiasu” dalam arti: byk tumpukan tugas (satu belum kelar yg satu lagi menyusul), byk mata pelajaran yg harus diambil dlm satu semester (padahal tidak semua perlu dan kadang mesti ambil extra mata pelajaran lagi padahal sudah byk). semua ini seolah-olah banyak itu bagus, makin banyak makin bagus. padahal kadang, karna terlalu focus dgn quantiti, qualitas bakal diabaikan.

    lingkungan dan pressure disekitar juga ga menolong. kalau di indo (yayy!! indo) kita bisa memilih “take-it-slow attitude”– pergi ke cafe dulu dgn teman atau main gitar, sebelum balik belajar atau menyelesaikan tugas– di sini, spore, “there’s no such luxury to do that.” kalau kita ga buat tugas atau belajar, kita bakal ketinggalan jauh sekali dan kalau kita lihat org2 disekitar kita(terutama orang singapore) yg bekerja keras dan bahkan merelakan waktu tidur & socialisasi, kita bakal merasa lebih terbebani. hasil (kerja, sekolah) itu penting amat kalau mau hidup disini. hasil, uang, kerja keras dan waktu. dan sbg seorg murid yg punya kemauan utk belajar dan berhasil dan datang ke spore dgn menruh harapan(seperti David), kita pun bakal tertarik ke dalam arus kehidupan di spore yg penuh beban. belum lagi, beban yg datang dari diri kita sendiri karna harapan keluarga dan rasa kesepian, sebatang kara di negeri orang dgn orang2 asing yg kadang tidak mau menoleh ke arah kita atau memandang rendah dan membuat kita ga punya ‘a sense of belonging to others.’

    walaupun saya ga ada kesempatan utk mengenal David, saya turut bersimpati karena seperti David, saya pun pernah dan masih akan merasa beban yg sepertinya ga ada akhir. seperti David, saya pun berasal dari keluarga religius dimana bunuh diri itu dianggap dosa. saya mengerti dan mengalami alasan yg membuat David berbuat demikian dan pikiran untuk menyebrang ke arah mobil yg melaju supaya semuanya berakhir juga pernah terpikir oleh saya. tapi saya juga tahu, harga kehidupan seseorang itu tidak sebanding dengan hasil yg ingin dicapai karna “without life, nothing will ever start.”

    semoga tidak akan ada lagi David kedua and please remember if you think that you are alone, then you and me and many others who think that they are alone are all in this together.

    dan kepada David, may God have mercy in your soul and let it rest in peace.

  21. Ping-balik: David Hartanto Widjaja Bunuh Diri Setelah Coba Bunuh Prof Chan Kap Luk: Ujian Allah Siapa yg Terbaik Perbuatannya « Blog Ayat-ayat Al Quran

  22. Ping-balik: Top Posts « WordPress.com

  23. saya setuju dengan riValdievna,

    sepertinya DUNIA sudah terperangkap oleh MAMON, semua usaha diarahan hanya untuk kekayaan.

    Ekonom pat gulipat cari uang gampang, berlindung dibalik financial engineering

    Motivator menawarkan hidup enaq, pensiun dini, uang berjibun tanpa perlu kerja keras

    Pendidikan mementingkan dan mengagugkan kepintaran semata

    Berapa banyak orang tua yang membebani anak dengan cita2 dirinya, menukar ‘the living purpose’ anak dengan kesuksesan materi

    Kepergian DAVID memang kontraversi, terbungkus dalam misteri tanpa saksi, reputasi NTU dan Singapore, even nama baik keluarga.

    But GOD know … wait till the truth and justice come

  24. Kita belum tahu persis kejadiannya seperti apa & bagaiman. Jangan komentar klo ga tahu apa2. Koq kayaknya si david yang disudutkan oleh anak negeri sendiri atau jangan2 karna di cina….dasar bangsa rasis.

  25. jangan pada komentar seenaknyasaja kalau blm tahu apa2.yang menyatakan dia bunuh diri itu kan dari pihak NTU sedangkan dikatakan tidak ada saksi mata pada saat kejadian dan bilangnya ada yang melihatnya dia memotong urat nadinya sebelum melompat ternyata polisi menyatakan tidak ada pemotongan dipergelangan tangannya jadi itu jelas2 pernyataan bohong yg dikeluarkan oleh pihak NTU yang hanya untuk memojakan david seakan akan sdh menyatakan bahwa david itu bunuh diri.dan berita terbaru dari pihak singapore bahwa david bukan bunuh diri tetapi terjatuh dari lantai atas jadi yg dikatakan oleh mereka bahwa ada saksi mata itu apa ? masa yg namanya saksi mata bisa salah lihat mata buta kali. jadi saya yakin sekali bahwa david itu dibunuh dan tubuhnya dibuang kebawah.

  26. Saya menduga (bisa saja salah) kalau alm David sengaja dibunuh setelah dia menolak sesuatu yg diminta oleh professor, kemudian alm David berusaha melarikan diri dr ruangan itu setelah mendapat serangan dr professor, tp jln keluar satu2-nya yg ada hanyalah jendela, kemudian dy melompat ke atas (yg menyerupai jembatan), bukan lgsg melompat ke lantai 1, tp dy akhirnya terpeleset dan jatuh.
    Kejanggalan2 yg aneh adalah luka di leher dan banyaknya darah di sekitar bokong alm David n menghilangnya gagang pisau yg ditemukan dihall 4 dan percepatan pembersihan TKP oleh pihak sana. Saya rasa ada yg ditutup2i oleh mereka, baik NTU maupun Polisi setempat. Kejanggalan lainnya adl tewasnya yg diperkirakan saksi mata alm David saat melompat ke bawah, Zhou Zheng, yg merupakan asisten dosen disana. Mgkin saja, dy tahu persis saat dimana insiden itu terjadi, maka agar sang professor tetap “bersih” (yg kemgkinan menyerang David), dy mengancam membunuh Zhou Zheng utk tutup mulut, yg akhirnya tewas gantung diri setelah 4 hari setelah alm David meninggal.
    Ini hanya perkiraan skenario menurut saya setelah saya melihat info2 dan foto2 dr alm David disana, yg bisa saja salah, thanks.

    My friend, rest in peace in there, and I’m sure, the truth will appear soon.

  27. Semua data tentang david di situs NTU sudah di hapus… ada konspirasi…Zhou bunuh diri pada 7 maret yang lalu…pasti saling terkait dengan kasus kematian david. Zhou adalah asst officer lab dimana david menyelesaikan tugas akhirnya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s