Kitab Jurus Anti Dikibulin

 

Dalam dunia persilatan, ada yang dinamakan dengan golongan putih dan golongan hitam.

 

Jagoan semacam Wong Fei Hung, Fong Sai Yuk, atau Pendekar rajawali Sakti, Wiro Sableng, Si Buta dari Goa Hantu, termasuk dalam golongan putih.

 

Sedangkan pendekar dengan nama-nama seram misalnya: Pendekar Tengkorak, Nenek Lampir, Pendekar Pencabut Nyawa, Pendekar Penagih Hutang, biasanya oleh pengarang diberikan peran dalam komunitas golongan hitam.

 

Apa sih Golongan hitam- dan apa sih golongan putih?

Golongan putih itu katanya sih para pendekar yang baik-baik, alim, tidak sombong, dan bersumber pada kitab jurus-jurus maut yang mengamalkan perbuatan baik. Intinya kebajikan melulu..

 

Sedangkan golongan hitam kebalikannya.

 

Tapi anehnya, biasanya para pemain film lebih suka meranin tokoh golongan hitam, karena dalam setiap adegan biasanya mereka berakting hura-hura, main cewek, teriak-teriak, meluk sana-sini, ketawa-ketiwi, minum tuak, dan tukang gebrak meja.

 

Sedangkan pendekar golongan putih biasanya kisahnya menyedihkan selalu. Kalau nggak bapaknya meninggal, ya minimal ada bagian keluarganya yang menderita. Ndak ada adegan peluk cewek sana-sini, mukanya harus jaim, tutur katanya sopan, dan dari durasi film 2 jam, biasanya pendekar golongan putih kebagian enak Cuma lima menit, misalnya berduaan sama pacarnya yang baru saja dibebaskan dari tokoh pendekar golongan hitam yang tewas dibunuh oleh pendekar golongan putih.

 

Nah, walaupun begitu, saya lebih suka jadi golongan putih. Kitab yang saya pakai namanya Jurus Anti Dikibulin. Sampul depannya ada tulisan:

“Vote for Nobody, because Nobody keeps his promises”.

;)

6 Tanggapan to “Kitab Jurus Anti Dikibulin”

  1. lama nih gak ngeblog…
    masih asyik merhatiin pas foto entah siapa nangkring di sembarang tempat..

  2. kemana aja Pak…? kirain sibuk ikut kampanye :P

  3. iya kampanye biar kondite tahun ini sesuai kinerja.
    “Mimpi kali yeeeee…”

  4. Hidup golongan putih :P

  5. mas kopdang sibuk kampanye golongan putih :D

  6. ane golongan abu-abu….abu-abuers….tapi kaga mau pake cara contreng..enakan nyoblos pake jarum pentul..murah meriah.. biar KPPSnya bingung cari lubangnye..Hidup abu2ers. Rugi bang kalo kagang dateng nyoblos… trilyunan perak kan sayang..kite kan orang Melayu bukan turunan Flash Gordon…orang Melayu mah kudu suka nyenagin ati orang, kaya orang sujud sambil kentut ..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 491 pengikut lainnya.