Curahan Hati Golongan Putih

Sumpah, saat mendengar caleg yang bunuh diri, atau jadi gila, atau membongkar jalan, atau bangkrut, saya yang tidak menggunakan hak pilih saat pemilu caleg lalu jadi menyesal sepenuh hati.

Kenapa kemarin saya tidak memilih? Saya bisa menyelamatkan nyawa mereka. Dengan suara yang saya berikan, mungkin mereka masih hidup dan waras sampai sekarang. Ya, saya cuma satu suara, tapi saya yakin banyak orang yang seperti saya. Akan tetapi, nasi sudah menjadi bubur. Sudah ada korban.

Semoga orang lain yang golput mendengar curahan hati saya ini, dan sadar bahwa satu suara bisa menyelamatkan jiwa seseorang dan kewarasan seseorang. Lupakan tentang donor darah. Ini lebih penting, mari kita donor suara kita bagi yang membutuhkan.

donate-blood-2

Lima tahun depan, saya akan bertobat. Saya akan menyumbang suara saya untuk caleg yang keadaan emosionalnya paling tidak stabil, yang sudah menghabiskan hartanya untuk jadi caleg, dan yang berpikir bahwa jalan pintas terakhir adalah loncat dari gedung tinggi.

Saya harap banyak golput yang bertobat seperti saya juga. Semoga juga yang terdaftar di DPT semakin banyak, agar kita bisa menyelamatkan lebih banyak jiwa, dan juga ruangan di RSJ bagi yang lebih membutuhkan.

—Koko—-
(www.lplpx.com)

7 Tanggapan to “Curahan Hati Golongan Putih”

  1. Suatu bukti bahwa menjadi caleg diIndonesia, benar-benar memerlukan biaya yang sangat besar, jika kalah/tidak dapat suara, tapi sudah rugi yang sangat besar, tentu siapa yang tidak stress. (jangan harap semua biaya akan kembali)

  2. Golongan putih itu memang menyebalkan. Tidak tahu diri bahwasanya Pemilihan Umum menghabiskan dana dan waktu yang sedemikian berharga. Kok disuruh nyontreng aja ndak mau?

    Mentang-mentang Golongan Putih masih “waras”..!
    :lol:

    Tulisan yang menggugah. Asoy Bos..!

  3. setuju mas koko, saya akan memastikan lima tahun lagi masuk daftar DPT dan nyoblos anggota caleg yg paling kenthir.

    btw, agustus nanti nyontreng presiden kenthir pisan, pora ?

  4. golongan putih akan tetep eksis, selama pemerintahan yg korup, yg hanya mementingkan perut, jabtan dan kekuasan masih eksis juga.
    go ahead indonesia !!!

  5. hehe…
    para caleg yang gagal tu kelakuannya mirip kayak anak kecil aja….

    gimana mau ngasih yang terbaik buat indonesia, kalo untuk dirinya sendiri aja mereka ga bisa ngasih yang terbaik!!!
    istighfar Indonesia….

  6. Niatnya cari untung saja sih para caleg, mknya klo gagal stres berat. Harta kok buat judi merebut kursi roda yang selalu berputar 5th seX !!! Mending sumbangin anak yatim piatu & fakir miskin uangnya, klo benar – benar para caleg kita punya niat baik.

  7. oh walah dalah weleh weleh…

    Koq wong padha kenhtir

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 491 pengikut lainnya.