Menunggu itu enak karena artinya kita masih punya harapan.
Menunggu anak pulang sekolah, menunggu kekasih usai kuliah, menunggu pesawat yang akan membawa kita terbang.
Sekarang, ane pun sedang menunggu. Saat ane tulis postingan ini, ane menunggu untuk dibawa terbang entah kemana. Mencari sesuatu yang lebih baik? Tidak juga.
Seminggu ke depan, ane diminta menghadiri SOMTC ke-9 di Nay Pyi Taw, Myanmar.
Apaan tuh?
SOMTC artinya Senior Official Meeting of Transnational Crime yang wilayah cakupannya se Asia Tenggara di bawah kegiatan ASEAN.
Ngapain aja?
Ane sih cuma kebagian working group untuk Counter Terrorism. Ya, bicara kegaduhan, upaya pemberantasan, dan hal lain termasuk pembiayaan kaum pembuat kerak telor. Eh teror!
Harapan ane sebetulnya ingin jengun Aun Sang Suu Kyi, budhe cantik yang ngeyelan itu. Kali aja dikasih petuah bagaimana bisa sabar menjalani hidup demi suatu tujuan. Apa iya?
Jangan-jangan malah doi yang minta nasihat tentang nusantara. Mungkin ia bertanya apa itu Pancasila, siapa itu Sri Mulyani, Megawati atau Jusuf Kalla.
Gak papa, andaikan pun tak bertemu, setidaknya ane bisa mendapatkan (semoga) sesuatu dari sana. Dari sebuah negara yang masih juga di bawah kungkungan Junta Militer.
Negeri mantan jajahan Inggris yang dikenal dengan daerah Mandalay-nya, dengan sendal jepit dan sarungnya.
Negeri yang dulu, punya bapak bangsa sekelas Bung Karno, dia lah tuan U Nu.
Maka, di saat menunggu, terkandung suatu pengharapan, negeri ane tak setragis Myanmar alias Burma, dan semoga Presidenku presidennya baru!
Budhe Suu Kyi, I’m coming…!
Bandara Soekarno Hatta, 10:04:40 AM
****************************
Rio Wardhanu
Y!M : wardhanu@yahoo.com
gTalk : kopdang@gmail.com
****************************


Juni 28, 2009

Author Info
oleh-olehnya jangan lupa lo yaaaa
visit my blog
http://jerzz.wordpress.com/
http://blackersonic.wordpress.com