Arsip | Agustus, 2009

Surat Terbuka untuk Deddy Mizwar dan Didi Petet

Kepada Deddy Mizwar dan Didi Petet,

Bapak-bapak sekalian, bulan Agustus ini begitu banyak yang pergi meninggalkan kita, dari Mbah Surip, WS Rendra, Corazon Aquino, Bobby Robson, dan John Hughes. Mereka membawa begitu banyak kenangan bagi orang yang ditinggalkannya. Namun pada saat yang bersamaan, terlalu banyak selebritis yang meninggal. Sebulan seharusnya jatahnya tiga atau empat. Oleh karena itu, dengan surat ini saya menghimbau agar bapak-bapak berdua mengubah gaya hidup yang tidak sehat (kalau ada) sekaligus mengikuti anjuran berikut :

  1. Rajin melakukan gerakan fisik ringan, misal melakukan gerak badan ringan tiap hari 2 x 25menit atau 6 jam perminggu dapat meningkatkan daya tahan.
  2. Pilihan makanan dan minuman. Termasuk pemilihan suplemen makanan, hal ini bertujuan agar makanan yang masuk kedalam perut dapat bervariasi, teratur serta seimbang.
  3. Gigi dan Sanitasi. Sehabis makan selalu bersihkan mulut dengan berkumur dan selalu menyikat gigi. Hindari snack atau camilan yang dapat menganggu gigi.
  4. Pengetatan makanan. Makanlah sesusai takaran, kekurangan makanan dapat menganggu data tahan dan kekebalan tubuh, sedangkan berlebihan juga dapat menyebabkan penurunan daya tahan juga.
  5. Jangan merokok.

Untuk lebih lengkapnya baca di sini

Kalau misalnya sempat, di sela-sela waktu bapak-bapak kunjungi juga website ini untuk tertawa sejenak. Dunia tanpa Naga Bonar dan Emon akan sangat tidak menyenangkan. Saya berharap kalian menjaga kesehatan dan berdoa supaya bapak-bapak berdua berumur panjang.

Saling Gendong Antara Media dan mBah Surip

Menurut saya, keunggulan mbah Surip adalah merasa dimiliki semua orang.

Karakter pembawaannya adalah karakter Indonesia, seperti sosok fenomenal lainnya: inul dan tukul.

Ada kesan kepolosan yang tersirat. Suka hahahihi, terlihat enteng menjalani hidup dan yang paling utama: “apa adanya”.

**
Apa adanya tentu saja berbeda dengan sifat semu yang dibikin-bikin (artifisial). Tapi tanpa dapat dipungkiri, melesatnya mBah Surip dikenal oleh hampir semua orang adalah karena media.

Mengapa media?

Media. Tukang cerita, menyampaikan berita, memberi tahu produk belanja.

Media, adalah perempatan jalan. Adalah penyambung tali. Adalah titik bersama.

Tanpa tulisan yang menarik, gambar yang menawan, artikel dalam media sulit muncul.

Mengapa perlu ada media? Karena ia lebih tahu. Ia ingin menyampaikan pesan. Ia ingin menyuarakan pandangannya pada khalayak ramai.

Di sisi lain, ia dibutuhkan. Informasi yang dibawanya adalah informasi yang hangat dan patut diperbincangkan. Karena media adalah kolektor sekaligus suplier. Pengumpul dan penyebar dalam satu tubuh.

Media adalah suara dan cahaya indera penciuman dan penglihatan kita.

***

Mbah Surip sejatinya ya begitu-begitu saja. Luntang-lantung sekenanya. Bernyanyi ala kadarnya. Namun daya pikat, perangsang daya simpatiknya luar biasa.

Secara pribadi, saya kenal ia karena sama-sama sering ber-kenduri cinta di Taman Ismail Marjuki (saya hadir di acara ini kira-kira semenjak akhir 2005). Kenal disini bukan berarti kami saling mengenal, melainkan saya kenal ia, tapi ia tak kenal saya. :)

Lagu bangun tidur, tak gendong, dan lagu-lagu unik lainnya ia bawakan di saat rehat para pembicara kenduri cinta.

Emha, selalu mempersilahkan mBah Surip untuk melantunkan lagu-lagunya.

Jujur, bagi saya, justru penampilan mBah Surip adalah acara utama. Menghibur dan membuat kita berhaha-hihi hingga pagi. Apalagi kalau ia mengajak sobatnya, Endang, yang juga selalu berhaha-hihi. :)

Waktu itu pun semua orang suka ia, tapi tak seheboh dan sedahsyat beberapa bulan belakangan ini.

Si mBah Surip-nya itu-itu saja, tapi karena perlakuan media, yang membuat ia jadi beda. Arti beda di sini adalah posisinya di mata masyarakat luas, dan bukan menjadikan mBah Surip beda tingkah lakunya.

Media menjadikan ia idola kita semua. Persis sama ketika inul baru muncul, dan juga saat tukul mulai melambung di belantika dunia hiburan nusantara.

Jakarta, 10:01:16 PM

****************************
Rio Wardhanu
Y!M : wardhanu@yahoo.com
gTalk : kopdang@gmail.com
****************************

Wawancara Dengan Antonius Koko “Charles Introverts” Wijanarko

Baru saja ane berhasil mewawancarai penggagas blog komik strip yang keren punya. Yap, ia adalah Antonius Koko Wijanarko, author blog kopidangdut juga, yang sedang mengerjakan proyek bersama (dengan istrinya).. Nama blog itu adalah Meet The Introverts. Awalnya di wordpress, yang kemudian segera ia pindahkan ke dot com.

Blog ia yang lain adalah lplpx.com

Inilah kutipan wawancara yang dilakukan via gTalk:

Meet the introverts

me: Ko, alesannya blog d’introvert pindah ke dotkom dr wordpress napa?

akokow: biar bentuknya bisa kayak komik.. gak ada yang sesuai di wordpress themes

me: Itu theme beli?

akokow: enggak tapi harus diunggah dulu

me: Awalnya bikin blog ini inisiatip siapa?

akokow: inisiatif gue. Dari dulu emang pengen punya komik strip, tapi berhubung yang bisa menggambar istri, ya jadinya kolaborasi bareng deh.

me: Kenapa karakternya terkesan menggambarkan “kehidupan berdua” ?  Bukan rekaan..

Atau tema lainnya..2009-08-06-Fish-that-Eating-Your-Leg

akokow: Hmm, gak tahu juga…lebih gampang mencari ide dalam kehidupan sehari-hari daripada mereka-reka…tapi sebenernya banyak juga kejadian yang ada bukan kejadian yang sebenarnya,   maksud gue.. Read more…

Perkenalkan Author blog kopidangdut lainnya: Lolita Moorena

Senang rasanya punya tambahan kawan penulis untuk blog kopidangdut.

Ia pintar, cantik dan cantik. :)

Banget!
(“Halah opo seh..”)

Nama puan itu Lolita Moorena. Teman sekantor yang bertugas di Bandung.

Sebetulnya sudah lama akan saya ajak untuk bergabung menjadi author- bukan sekadar guest blogger- blog ini. Namun karena rasa takut saya ide ini akan mengganggu masa orientasinya, maka yang lebih penting adalah kesabaran saya hingga ia siap untuk dimintai bantuan.

“Terima kasih ya mBak..”

Ingin mengetahui lebih jauh tentang ia?
Googling saja dengan key word : “lolita moorena”.

Tengkyuuuuu…
:)

besar, maka
Sent from my BlogBerry®
powered by blog kopidangdut
http://kopidangdut.wordpress.com/
~dari urusan serius seperti dangdut hingga hal remeh sekadar politik jenaka~

I’m trying to adapt with wordpress

I’m trying to adapt with wordpress

Saya dan Kerudung

lolitamoorenaRasanya hampir semua perempuan sejak kecil menginginkan untuk menggunakan kerudung, hal itu juga saya rasakan. Tetapi perbedaan saya dengan perempuan-perempuan yang telah berkerudung sejak kecil atau yang langsung memakai kerudung pada saat pertama kali memperoleh hidayah adalah:

1. Saya mempertimbangkan terlalu banyak hal
2. Sayangnya, pertimbangan saya salah

Saya berulang kali meminta nasihat kepada orang tua dan orang-orang yang saya hormati mengenai hal ini, tetapi saya belum bisa membulatkan tekad. Dulu saya berpikir bahwa dengan menggunakan kerudung pakaian saya akan terbatas, jika saya pergi ke luar negeri akan menemui kesulitan, dan ruang gerak saya dalam beraktivitas akan lebih terbatas. Read more…

Things You Really Need to Know about Facebook.

Sungguh menarik (setidaknya bagi saya)melalui email yang beredar dan mampir di inbox saya. Entah siapa yang menulis. Terima kasih buat penulisnya.

Intinya sih terkait himbauan dan “wanti-wanti” dengan masalah kewenangan “kepemilikan-dan kebendaan” kita sebagai pengguna akun facebook.

Isi emailnya sebagai berikut:

Things You Really Need to Know about Facebook.

Facebook sudah mendunia dan mewabah!

Blackberry bisa dijual laku keras jugagara-gara Facebook. Facebook menyalip kepopuleran aplikasi sejenis di dunia maya.

Namun berikut ada beberapa hal-hal yang perlu diketahui dan dipertimbangkan:

1.Facebook adalah aplikasi web yang tujuannya untuk komunikasi sosial.

2.Facebook adalah PEMILIK semua isinya( http://www.facebook.com/terms.php?ref=pf )

Nah berikut adalah kekeliruan yang sering kalian pikir benar:

Semua posting saya di Facebook account saya adalah milik saya!
Ini adalah salah besar. Memang kalian bisa mengkontrol siapa yang bisa akses terhadap postingan kalian. Kalian bisa mengatur siapa yang bisa baca blog saya, siapa yang bisa lihat photo saya dan sebagainya. Tetapi apapun yang sudah upload ke Facebook sudah menjadi hak milik (property) dari Facebook.

Facebook berhak melakukan apa saja terhadap isi yang sudah kita upload. Jika kita upload photo anak-anak kita. Maka suatu ketika ada iklan produk bayi yang photonya anak kita ya jangan kaget. Kalau para bajul upload photo bugil dan kinky dan meski hanya diset yang bisa akses diri sendiri, jangan kaget kalau photo itu suatu saat muncul dalam bentuk iklan kondom.

Kok bisa? Ya bisa! Karena Facebook punya hak menjual semua isi Facebook. Makanya, jangan posting sesuatu yang isinya benar-benar private.
Jangan post photo keluarga, photo anak-anak, dsb yang punya nilai kenangan. Jangan post sesuatu yang punya nilai hak cipta milik anda. Misalnya ada yang mengarangbuku lalu post di Facebook. Facebook berhak menjual buku anda! Karena denganpost di Facebook anda menyatakan itu milik Facebook!
Satu hal lagi yang crucial: Kalau anda post sesuatu di facebook lalu menghapusnya, jangan berpikir bahwa anda sudah benar-benar menghapusnya. Apa pun yang sudah di post di facebookitu sudah menjadi milik facebook dan mereka simpan. Kalau anda menghapus,itu hanya menghapus access di account anda saja. Physically, postingan anda still there!

Penasaran sama “terms” dari facebook?
Lengkapnya sebagai berikut:

Sharing Your Content and Information

You own all of the content and information you post on Facebook, and you can control how we share your content through your privacy and application settings. In order for us to use certain types of content and provide you with Facebook, you agree to the following:

1. For content that is covered by intellectual property rights, like photos and videos (“IP content”), you specifically give us the following permission, subject to your privacy and application settings: you grant us a non-exclusive, transferable, sub-licensable, royalty-free, worldwide license to use any IP content that you post on or in connection with Facebook (“IP License”). This IP License ends when you delete your IP content or your account (except to the extent your content has been shared with others, and they have not deleted it).

2. When you delete IP content, it is deleted in a manner similar to emptying the recycle bin on a computer. However, you understand that removed content may persist in backup copies for a reasonable period of time (but will not be available to others).

3. We always appreciate your feedback or other suggestions about Facebook, but you understand that we may use them without any obligation to compensate you for them (just as you have no obligation to offer them).

**
Ini menarik untuk dicermati, terutama bagi “orang hukum”. Apakah upload dapat dikategorikan sebagai “levering” atau “penyerahan” atau peralihan hak atas hak kebendaan subjek hukum?

Coba nanti kita sama-sama menelaahnya.

Sent from my BlogBerry®
powered by blog kopidangdut
http://kopidangdut.wordpress.com/
~dari urusan serius seperti dangdut hingga hal remeh sekadar politik jenaka~

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 491 pengikut lainnya.