coba tengok kulkas. apakah ada botol atau makanan yg disimpan sejak dua tahun lalu? adakah yg diletakkan dan belum disentuh sama sekali padahal sudah berada di sana lebih dari seminggu.
itu baru kulkas.
bagaimana dengan lemari makanan? atau meja makan? juga di atas kompor?
ini hasil dari apa yg saya buka barusan.
di kulkas ada roti kering bagelen yg dibeli saat minggu pertama bulan puasa. juga ada sirup maple dua tahun lalu.
))
lalu di dekat kulkas ada ember berisi tape ketan khas kota kuningan yg dibeli usai lebaran. di dekat kompor di dapur ada penggorengan berisi kepiting adam manis yg dibeli seminggu lalu.
di atas kulkas ada dendeng cabe ino dan ayam pop yg dibeli tadi siang.
lantas saya berhitung. rumah hanya berisi 4 orang. saya, istri, dan dua anak. mengapa selama ini saya membeli makanan seperti saya mengurus panti asuhan yg menampung belasan anak.
sikap berlebihan yg terkadang tanpa sadar saya (kita) lakukan.
padahal,
konon katanya bahan pangan makin sulit diproduksi karen keterbatasan lahan. tapi sepertinya, pangan juga mirip harta kekayaan. lebih mudah dan menumpuk hanya pada sebagian kecil keluarga yg memiliki kemampuan membeli lebih banyak.
saya bukan salah satunya, tapi jika tidak segera disadari dan dihentikan, akan menuju manusia semacam itu.
bagaimana dengan anda?
salam hangat.
kayumanis, malem minggu.