Apa sih yang lebih hebat dari emosi manusia, tentu saja selain urusan ketuhanan lho ya? Mesin bisa diatur setelannya. Rumah bisa dirancang mau jadi apa. Tapi emosi manusia, siapa yang bisa atur? Bahkan dirinya sendiri pun mati-matian menjaga emosi. Ane ga ngerti juga apakah emosi disini sama dengan nafsu, plus alam pikiran, plus sikap batin, … Continue reading »
Filed under Budaya …
Hancock Tetap Tipikal Film Hollywood
Ada yang sudah menyaksikan film Hancock? John Hancock, adalah tokoh dalam film tentang PR (pencitraan), percintaan dan tentu saja kepahlawanan. Baru saja saya tonton filmnya di HBO Hits. Hancock, itu judul filmya. Hancock yang tanpa sengaja bertemu “mantan istrinya”, dan tiba-tiba seluruh kekuatan supernya hilang. Ia menjadi manusia biasa. Menjadi pemuda, menjadi lelaki, menjadi manusia … Continue reading »
Prita, maukah kamu jadi bintang iklan rumah sakit?
Saya cuma iseng. Bayangkan bahwa sekarang perlawanan cerdas sudah darurat dibutuhkan untuk tidak memperdalam masalah. Prita. New york times sudah membahasnya. Kisah perlawanannya melawan omni hospital makin ramai dan tak berkesudahan. Ada cara terbaik, yang win-win solution. Cari saja rumah sakit mahal yang berani menjadikan Prita bintang iklan. Bayarannya cukup Rp204juta. Prita cukup tampil dengan … Continue reading »
Pahlawan Sosial (Media) Budaya
Sudah saatnya kita luruskan arti pahlawan. Bukan lagi kaum ksatria pembela negeri yang memanggul senjata, berlumuran darah, dan berbau milterisme. Ya, memang bukan berarti jajaran “pahlawan” Indonesia melulu dipersepsikan dengan kaum militer, namun setidaknya dominasi dan yang terngiang di benak kita arti kata pahlawan adalah pria berani mati yang bertempur dan menyusun strategi dalam … Continue reading »
Revolusi Sosial Sesungguhnya
Orang Eksakta (bahasa jadul ortu kita) sudah punya karya besar (opus magnum) sehingga kemajuan ilmu pasti mengalami lompatan besar (quantum leap), seperti yang dilakukan oleh Galilei, Newton dan Einstein. Lantas bagaimana dengan Orang sosial?
Prihatin
Ada yang bilang: being corrupt is not just bad for the soul, it also harms the economy. Melihat kenyataan yang terjadi, timbul beberapa pertanyaan: “Apakah kaum pejabat (negara) di negeri ini selalu bisa dibeli?” “Apakah warga peranakan atau etnis tionghoa selalu bermain suap-suapan..?” Ada apakah gerangan? Dan akhirnya kita terjebak pada beberapa stereotip: Etnis Tionghoa … Continue reading »
Summmpe’ Lllo?!
Sumpah pemuda. Dari dulu rupanya anak muda doyan sumpah. Bedanya dulu sumpah altruistik sedangkan jaman sekarang narsistik. Lantas untuk apakah sumpah itu? Meyakinkan diri sendiri? Ucap. Ikrar. Janji. Dengan keyakinan dan kesadaran menerima konsekuensi jika melanggarnya? Bila betul begitu Hebat! Bolehlah kita mengaku satu tanah air. Mengaku bahwa bahasa kita sama. Tapi bila nasib berlainan … Continue reading »