Arsip | Digital RSS feed for this section

Percayakah Anda Dengan Berita detik.com Jika telah dibeli Chaerul Tanjung?

Sesuai dengan tulisan saya di sini: http://forumdigital.web.id/groups/ekonomi-budaya-digital/forum/topic/detik-com-dibeli-ct/

dan diperkuat di sini: http://www.bisnis.com/pojok-kafe/30201-budiono-darsono-jadi-miliarder-baru , masihkah Anda percaya dengan kualitas berita detik.com? (http://detik.com/)

Saya tidak!

Ketika media semakin kentara menjadi mesin publikasi corong pemilik, maka apa bedanya dengan Departemen Penerangan Baru mirip Jaman Harmoko yang selalu menjadi corong pemerintah tanpa ada corong yang lain untuk berkutik.

Okezone, vivanews, RCTI, Media Indonesia, TV One, dan beberapa media baik online maupun media konvensional menjadi alat pengeruh suasana. Pencitraan dipermainkan, pemberitaan dengan form over substance semakin menggejala.

Prihatin.

Saya berduka. Akhirnya saya lebih salut pada Matt (http://ma.tt/)  yang membuat automattic, pengembang platform blog wordpress (http://wordpress.com) di mana blog ini bernaung dengan 30 juta pengguna secara tegas menyatakan bahwa cita-cita mereka, visi mereka adalah:

“perusahaan besar yang tidak akan diakuisi oleh siapapun..”

keren bukan?

Budiono Darsono? agranet? bukan sesuatu yang istimewa. Jika Anda tergiur dengan nilai transaksi 500 Milyar rupiah lebih silakan. Namun bagi saya, itu hanyalah kebetulan bagi para makelar berita. Maaf, saya tidak bangga.

detik.com? http://detik.com/

semakin saya tidak percaya.

:)

Piel Frama untuk iPad2

dijual : piel frama untuk iPad 2. warna tan, magnetik dan dari kulit lembu. bungkus iPad ini dilengkapi fungsi magnetik bikin iPad tertutup rapat. cantik, tapi mahal. mahal tapi cantik. kalau dijual 1,9juta ada yg mau beli enggak kira kira? 20110630-115948.jpg

20110630-115956.jpg

20110701-120004.jpg

20110701-120012.jpg

20110701-120018.jpg

numpang nempel gambar

beragam pilihan memperoleh informasi

Ada lintas berita. Ada juga bataviase. Juga tak kalah menariknya: urbanesia.

Semuanya bagusssss.

Lintas berita, adalah pengumpul informasi dunia sosial media. Sedangkan bataviase lebih sebagai perangkum di ranah media cetak. Sedangkan urbanesia, adalah pencari jejak dunia nyata via mayantara.

:)

Revolusi Sosial Sesungguhnya

Orang Eksakta (bahasa jadul ortu kita) sudah punya karya besar (opus magnum) sehingga kemajuan ilmu pasti mengalami lompatan besar (quantum leap), seperti yang dilakukan oleh Galilei, Newton dan Einstein. Lantas bagaimana dengan Orang sosial?

Read more…

Jwbn Prm: Review

gdgwgd.

Kira- kira judul di atas artinya apa?

Kalau paragraf pertama dengan tulisan “gfgwgd”, apa ya artinya?

Read more…

Onno W Purbo: “Ada Baiknya Kita Memboikot Produk Luar Negeri Yang Tidak Open Source” (Menanggapi Usulan Ane’ Boikot Produk Microsoft)

onno-w-purbo

Keluh kesah Bung Onno terkait keberadaan Microsoft yang makin merajalela, akhirnya ane tanggapin dalam wawancara singkat pagi hari tadi (dari jam 02.00 hingga jam 6.44 WIB). Maksudnya ane kirim doi email, dan jam enam pagi uda dapet balesannya, Bro..!)

:P

Ente kenal kan sama Onno W Purbo ? (Belum kenal juga gak papa kok..!)

Ia lebih senang disebut “Penulis Teknologi Informasi”. Rendah hati dan penuh inspirasi. Beda jauh sama yang sangat terkenal ituh. Pakar Telematika yang jago memperhatikan foto artis lagi mandi dan gosok gigi.

Sang Penulis ane anggep figur yang altruis, sedangkan si Pakar ane rasa cuma narsis.

:D

Bagi ane, Bung Onno sungguh nasionalis dan memberikan semangat juang bagi perkembangan teknologi negeri ini. Maka, ane sampaikan pada ente semua hasil bincang-bincang kami via surat elektronik.

Selamat pagi Pak Onno, Perkenalkan, saya Mas Kopdang, pengelola blog kopidangdut http://kopidangdut.wordpress.com/ dan http://kopdang.com. Saya tertarik dengan keluhan Bapak, dan rencananya akan saya tuangkan dalam blog saya.

Blog saya dibaca oleh kalangan mahasiswa, dan pekerja pemula (tapi juga banyak yang tua..! hehehe). Dapatkah Bapak berkenan menjawab beberapa pertanyaan dari saya, sebagai berikut: Read more…

Keluh Kesah Seorang Onno W Purbo

Pesan elektronik ini beredar di berbagai milis. Datang dari sang Pakar yang mengaku “hanya” seorang penulis. (lha emang penulis bukan pakar?), Onno W Purbo.

Selamat menyimak dan semoga hasil renungannya dapat segera dilakukan demi kemajuan negeri ini.

Jakarta, 2 Maret 2009
Redaksi Yth.

Dengan Hormat,
Microsoft tampaknya melakukan monopoli di Republik Indonesia.

Saya bersama istri saya berkunjung ke Megabazar di JHCC pada tanggal 1 Maret 2009. Kami dengan terpaksa membatalkan niat kami untuk membeli netbook / laptop dengan prosesor Atom. Praktis semua netbook / laptop dengan prosesor Atom yang kami temui telah di bundel / pre-install dengan Microsoft & harga yang harus dibayar sudah termasuk Microsoft di dalam-nya. Artinya, pembeli dipaksa untuk membayar Microsoft bersama netbook tersebut tidak peduli walaupun tidak akan
digunakan.

Paling tidak untuk Netbook, tidak ada toleransi bagi mereka yang ingin menggunakan open source di laptop-nya, kita semua harus membayar sistem operasi Mircosoft yang sudah terbundel. Bayangkan jika terjual ribuan laptop / bulan, artinya bangsa Indonesia harus membayar beberapa milyard rupiah / bulan ke Microsoft padahal tidak digunakan oleh penggunanya. Padahal jelas-jelas Pemerintah Indonesia sudah mencanangkan “Indonesia, Go Open Source!”

Hal ini tampaknya merupakan pelanggaran terhadap UU 5/1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Besar harapan saya teman-teman di redaksi dapat menayangkan hal ini di surat pembaca surat kabar
anda. Semoga dapat menggugah teman-teman di KPPU, Menteri Pedagangan, MENKOMINFO dan MENRISTEK untuk melihat lebih jauh tentang kasus ini.

Jakarta, 1 Maret 2009
Hormat Saya,
Onno W. Purbo, Ph.D
Penulis Teknologi Informasi

Tembusan:
Ketua KPPU
Menteri Perdagangan
Menteri Komunikasi dan Informasi
Menteri Negara Riset dan Teknologi

Data Pribadi / Identitas
Nama : Onno W. Purbo, Ph.D
Alamat : Jl. Swadaya V/20, Jakarta 10640
Telepon : 021 4204701
Pekerjaan : Penulis Teknologi Informasi

 

artikel terkait:

Wawancara dengan Onno W Purbo