Arsip | Internasional RSS feed for this section

Project Harta Bangsa

Berapa sih jumlah harta negeri ini yg dibawa kabur ke luar negeri? iya, misalnya harta hasil korupsi, merampok, penggelapan pajak, pidana lain dan kejahatan lainnya. Coba deh kita bayangin berapa duit itu harta keluar saat koruptor pun kabur ke Luar Negeri?

Atau bisa jadi koruptornya ada di sini, tapi hartanya? ilang entah ke mana?

Bagaimana kalau diskusi tentang semua hal itu. Kita bisa sama-sama diskusi tentang Stolen Asset Recovery initiative yang digagas World Bank, atau kerjaannya UNCAC: The UN convention against corruption, dan jangan kuatir, aku juga belum tahu itu semua, dan kita sama-sama belajar.  Juga mengenai proses penyitaan aset di luar negeri itu bagaimana/ toh kayaknya sampe negeri ini ada dan berdiri, para koruptor satu dua orang  sih masih berkeliaran dan ngumpetin duitnya di Luar Negeri. Gimana?   Tertarik dan Menantang bukan?

Kalo tertarik, komentar di sini aja ntar aku invite sesuai alamat email kamu untuk diskusi lebih lanjut dan semoga menghasilkan sesuatu.

Aku uda bikin sih blog untuk project ini. silakan tengok ke http://hartabangsa.wordpress.com/

Apalagi kalau kamu kerja di PPATK, Kementerian Hukum dan HAM, Deplu, yang punya pengetahuan tentang ini, bisa berkenan untuk berbagi ilmunya.

Sip lah. Makasih ya.

Inggris Yang Arogan

Inggris Yang Arogan: Tanggapan terhadap Artikel Gordon Brown di Harian bendera_britania-554x443Kompas Berjudul  “Pengadilan Memalukan di Burma”

 

Sejak lahir nama ane Kopdang. Suatu saat, oleh temen-temen, ane dipanggil Ganteng (entah kenapa). Lalu ketika ane sadar bahwa ane gak ganteng-ganteng amat, maka ane minta orang-orang manggil ane Kopdang saja. Karena itu memang nama ane. Tapi temen-temen ane sebagian kecil tetep manggil ane Ganteng. Padahal yang punya nama ane. Tapi ia (temen ane itu), tetap bersikukuh memanggih Ganteng buat ane, walaupun ane sudah secara resmi mengumumkan bahwa nama ane adalah kopdang.

:shock:

 

Temen ane itu adalah Negara Inggris. Dan Ane adalah Negeri Myanmar.

Coba deh ente baca koran Kompas pagi ini. Dalam kolom Opini (hal. 6 terbitan 13/8), Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown menulis dengan judul besar: “Pengadilan Memalukan di Burma”.

Tanpa melihat isinya, saya justru mengecam gaya arogan Inggris. Kenapa? Karena nama negara itu adalah Myanmar, bukan Burma lagi.

Burma dulu ada karena Inggris menjajah Myanmar. Burma diambil dari Burmese, suku mayoritas negeri Myanmar. Jadi bayangkan saja Inggris menamakan negeri kita dengan sebutan Indies atau Jawa.

Betapa konyolnya gaya Inggris.

:P Read more…

Siapakah Bomberman JW Marriott (Jilid 2) dan Ritz Carlton

jw marriott jkt

Menilik dari kemungkinan cara para pengebom yang menggunakan teori telor, yaitu menyiasati pertahanan dari luar dan menyerang dari dalam, maka dipastikan jaringan ini memiliki dana yang kuat.

Mengapa?

Karena dengan cara baru yakni pengebom memilih untuk menginap dahulu selama beberapa hari di hotel untuk:

1. Menyiapkan serangan.

2. Melihat situasi.

3. Menyicil bahan-bahan bom

4. Merakit bom

Lalu di hari yang telah dianggap tepat, dengan santai pelaku menghampiri kerumunan untuk meledakkan bom.

Tentu saja dari awal petugas keamanan akan mudah dikelabui, karena “ancaman” datang bukan dari luar, melainkan dari “dalam” hotel itu sendiri.

Ini seperti prinsip firewall dalam dunia IT. Kejadian penyerangan pengrusakan dan segala macam terkait data jaringan bisa dilumpuhkan dengan keamanan memadai bila ancaman itu datang dari luar jaringan alias WAN atau melalui internet.

Namun bila ada satu dua komputer user yang merupakan jaringan dalam, maka pertahanan akan lemah dan mudah untuk ditembus.

Persis seperti telur. Kuat bila digetok dari luar, tapi rapuh di dalam.

Urusan teroris adalah urusan jaringan.

Ya. Network harus diantisipasi (dan diberantas) dengan network.

Kalau antara Presiden, wapres, BIN, Densus 88, KPK, KPU saja tidak kompak dalam urusan lain, bagaimana dalam penanganan bom pasca peledakan…

Ada beberapa hal menarik yang harus dicermati oleh kita semua:

1. Momen peledakkan dilakukan pagi hari! Hari Jumat lagi..

2. Peledakan mirip atau meniru dua cara peledakan bom bali. Yaitu pertama dilakukan dengan cara melakukan peledakan di dua tempat secara bergantian dan dalam jangka waktu yang relatif berderetan. Hal ini dilakukan saat bom bali jilid 1, dengan 2 tempat sasaran yaitu Paddy’s dan Sari club. Read more…

Nay Pyi Taw

Kalau ini berhasil terpostingkan, namanya hebat!

Dari jarak 255 mil utara Yangoon, Myanmar, babat hutan maka muncul ibukota baru yang bernama Nay Pyi Taw (dibaca: napido)

GSM belum ada, internet susah, dan di mana-mana cuma hutan dan kota masih bayi..

Menunggu

Menunggu itu enak karena artinya kita masih punya harapan.

Menunggu anak pulang sekolah, menunggu kekasih usai kuliah, menunggu pesawat yang akan membawa kita terbang.

Sekarang, ane pun sedang menunggu. Saat ane tulis postingan ini, ane menunggu untuk dibawa terbang entah kemana. Mencari sesuatu yang lebih baik? Tidak juga.

Seminggu ke depan, ane diminta menghadiri SOMTC ke-9 di Nay Pyi Taw, Myanmar.

Apaan tuh?
SOMTC artinya Senior Official Meeting of Transnational Crime yang wilayah cakupannya se Asia Tenggara di bawah kegiatan ASEAN.

Ngapain aja?
Ane sih cuma kebagian working group untuk Counter Terrorism. Ya, bicara kegaduhan, upaya pemberantasan, dan hal lain termasuk pembiayaan kaum pembuat kerak telor. Eh teror!

Harapan ane sebetulnya ingin jengun Aun Sang Suu Kyi, budhe cantik yang ngeyelan itu. Kali aja dikasih petuah bagaimana bisa sabar menjalani hidup demi suatu tujuan. Apa iya?

Jangan-jangan malah doi yang minta nasihat tentang nusantara. Mungkin ia bertanya apa itu Pancasila, siapa itu Sri Mulyani, Megawati atau Jusuf Kalla. :)

Gak papa, andaikan pun tak bertemu, setidaknya ane bisa mendapatkan (semoga) sesuatu dari sana. Dari sebuah negara yang masih juga di bawah kungkungan Junta Militer.

Negeri mantan jajahan Inggris yang dikenal dengan daerah Mandalay-nya, dengan sendal jepit dan sarungnya.

Negeri yang dulu, punya bapak bangsa sekelas Bung Karno, dia lah tuan U Nu.

Maka, di saat menunggu, terkandung suatu pengharapan, negeri ane tak setragis Myanmar alias Burma, dan semoga Presidenku presidennya baru!

Budhe Suu Kyi, I’m coming…!

Bandara Soekarno Hatta, 10:04:40 AM

****************************
Rio Wardhanu
Y!M : wardhanu@yahoo.com
gTalk : kopdang@gmail.com
****************************

Selain David Hartanto Widjaja Ternyata Ada Staf NTU Yang Juga Meninggal

 

Kasus kematian David Hartanto Widjaja perlu dicermati secara serius. Selain beliau, terdapat satu orang lagi dari NTU yang uga meninggal.  Terdapat titik terang, bahwasanya dibalik “cerita” masih ada “fakta” lain yang belum terungkap.

 

http://mediacare.blogspot.com
—– Original Message —– 
From: Christovita Wiloto 
Sent: Saturday, March 07, 2009 5:55 AM
Subject: [mediacare] STOP PRESS: Selain David Hartanto Widjaja, ternyata ada staf NTU yg juga meninggal

Rekan2 sekalian,

Kasus kematian David Hartanto Widjaja semakin misterius setelah ditemukannya banyak kejanggalan antara pemberitaan media Singapura dengan bukti-bukti di TKP. 

Selain itu berita ditemukannya mayat seorang staff NTU EEE membuat kasus ini semakin misterius. Beritanya bisa dibaca di bawah ini. 

Kami menghimbau rekan-rekan media untuk lebih dalam lagi melakukan investigasi kasus ini. Selama ini berita-berita di media Singapura yang ada sangat menyudutkan David dengan pola yang diatur seperti ini:

David anak jenius—-> keranjingan game —-> sampai lupa tugas belajar —-> nilainya jeblok —-> beasiswanya di cabut —-> depresi —-> nekad menusuk profesornya —-> kemudian nekad bunuh diri

Mohon bantuan untuk melakukan check and recheck, serta investigasi lebih dalam. Juga perlu dilakukan REPOSISI persepsi publik yang sudah terlanjur buruk terhadap mahasiswa Indonesia ini. Untuk menjaga citra Indonesia dan perlindungan warga negaranya.

Kita berharap agar pemerintah Singapura dapat segera mengungkap kasus ini. Dan pemerintah Indonesia dapat berperan lebih aktif.

Untuk rekan2 yang prihatin dengan kasus kematian David Hartanto Widjaja, bisa bergabung di Facebook di http://www.facebook.com/group.php?gid=67772059154&ref=ts 

Salam hangat

Christovita Wiloto

——————————————————-
http://singaporeenquirer.sg/?p=2500 

NTU officer found hanged
March 7, 2009 

A NANYANG Technological University infocomm project officer was found hanged in a staff apartment at the NTU campus on Friday night.
Mr Zhou Zheng, 24, a Chinese national from the Division of Information at the School of Electrical and Electronics Engineering (EEE) was pronounced dead in his flat at Block 101C Nanyang Heights at about 10.50 pm. Read more…