Arsip tag Gubernur Bank Indonesia

BCA dan Mandiri Akhirnya Gandengan Tangan

SIARAN PERS BERSAMA

Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, menyaksikan transaksi pengiriman dana (transfer) oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini menggunakan Kartu Debit Mandiri di ATM BCA dan transaksi transfer oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, menggunakan kartu ATM BCA di ATM Bank Mandiri, pada acara Launching Interkoneksi Jaringan ATM Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA) yang diselenggarakan pada Senin, 16 Januari 2012 di Bank Indonesia.

Darmin Nasution menjelaskan bahwa “BI, Perbankan dan Industri Sistem Pembayaran Indonesia, akan selalu bekerja untuk menciptakan terwujudnya layanan sistem pembayaran yang handal, efisien dan berkualitas. Sehingga dapat diandalkan menjadi penopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional”. Keterhubungan jaringan ATM ini merupakan komitmen Perbankan Indonesia terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bertransaksi keuangan bagi para nasabah.

Zulkifli Zaini mengatakan “Realisasi interkoneksi ini merupakan upaya kami untuk menguatkan dan memperluas jaringan ATM sehingga dapat memudahkan nasabah melakukan transaksi perbankan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan transaksi melalui jaringan elektronik Bank Mandiri”. Dalam kesempatan tersebut, Jahja Setiaatmadja menambahkan, “Sinergi ini adalah salah satu bentuk implementasi dari komitmen BCA, untuk senantiasa meningkatkan layanan kepada nasabah, mitra kerja dan masyarakat”.

Realisasi interkoneksi jaringan ATM ini merupakan hasil dari MoU yang telah ditandatangani antara Bank Mandiri dan PT Rintis Sejahtera (ATM Prima) mengenai kerjasama jaringan ATM pada 11 Oktober 2011, dimana Bank Mandiri bekerja sama dengan BCA, mengkoneksikan ATM melalui jaringan PRIMA untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan. Direktur Utama Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri yang telah bergabung ke dalam jaringan PRIMA sebagai bank peserta yang ke-49, “Jaringan PRIMA bersyukur dapat memberikan kontribusi terhadap terwujudnya komitmen pimpinan Bank Mandiri dan BCA dalam mewujudkan kolaborasi yang meningkatkan sinergi daya saing perbankan nasional, back-up pelaku sistem pembayaran yang berlapis dan kemitraan yang kuat dalam menghadapi persaingan regional maupun global”.

Melalui kerjasama ini, nasabah Bank Mandiri dapat bertransaksi tarik tunai, cek saldo dan transfer antar bank melalui lebih dari 31.700 ATM yang terhubung melalui jaringan ATM PRIMA, termasuk 8.578 jaringan ATM BCA yang telah terkoneksi dengan jaringan Cirrus yang tersebar di seluruh dunia. Atau secara total penguatan jaringan ATM Mandiri akan mencapai lebih dari 40 ribu ATM, baik yang terhubung melalui Jaringan ATM PRIMA, Link, maupun ATM Bersama yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebaliknya nasabah BCA maupun bank peserta Jaringan ATM PRIMA lainnya dapat melakukan transaksi serupa di 8.993 ATM Mandiri yang telah terkoneksi ke lebih dari 21 ribu jaringan ATM Link, 30 ribu jaringan ATM Bersama dan lebih dari 1,7 juta ATM Visa Internasional yang tersebar di seluruh dunia.

Jakarta, 16 Januari 2012

(diambil dari situs BI:  http://www.bi.go.id/web/id/Ruang+Media/Siaran+Pers/SPB_ATMBankMandiriDanBCATelahTerkoneksi.htm )

Ketua Koperasi Kopidangdut

Esensinya anggota dewan itu wakil rakyat kan mas?

 

Hooh

 

Trus, kenapa kemaren bisa barang pecah-belah yang mendukung Den Bagus dan ada yang menolak?

 

Ya. Rakyat ada yang dukung ada yang nolak.

 

Rakyat yang mana?

 

Yang diwakilinya, donk.

 

Apa sebelum-sebelumnya sudah ditanyain sama anggota dewan itu kepada rakyat yang diwakilinya: Sampean mau nolak apa nerima? Gituh?

 

Ya nggak gituh 

 

Lalu? Gimana mereka bisa tau?

 

Ya. Berdasarkan amanah aja. Kayak sampean dapet surat kuasa ngurus tanah dan suruh jual. Kalo gitu kan dengan harga berapa pun sampean bisa jual. Namun dengan aturan tak tertulis demi manfaat sebesar-besarnya demi pemberi amanah. Best effort gitu loh…

  Read more…

Pledoi BA

BA 

Apakah diam masih menjadi emas, Tuan? Tunjukkanlah bahwa langit jingga yang merapus keemasan itu bukan sekadar tanda terbenam, namun tanda bahwa kebenaran yang bersemayam pada waktunya akan terbit dengan terang- benderang…

Berikut di bawah ini cuplikan pernyataan Burhanuddin Abdullah (BA), Gubernur Bank Indonesia terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seperti kita ketahui bersama, pemberitaan di media hari ini mengenai aliran dana Bank Indonesia termasuk pemberitaan mengenai saya pribadi begitu gencarnya.

Saya merasa sangat terkejut akan hal tersebut, mengingat selama empat tahun perjalanan ini, kita sama-sama meyakini bahwa apa yang telah kita kerjakan dilakukan dengan tulus dan ikhlas untuk mencapai yang sebaik-baiknya.

Tetapi cerita kehidupan tidak seperti itu. Kita tidak merancang masalah-masalah supaya terjadi dan hal ini telah membuat saya merasa masygul.

Namun saya tidak bisa terus-menerus terbawa oleh perasaan seperti itu. Pada akhirnya common sense harus muncul dan kembali dari rasa kemanusiaan kita.

Kalau tadi malam saya tidak tidur sekejap pun, hal ini mungkin merupakan respon tubuh fisik dalam menyikapi apa yang sedang terjadi. Namun saya tetap berusaha untuk mengembalikan common sense saya.  

Read more…