Prediksi Test Tahap II PCPM XXVIII Bank Indonesia Terkait Kemampuan Umum dan Kemampuan Khusus


PENGUMUMAN

(1) Pengumuman hasil seleksi Tahap II (General Aptitude Test) akan dilakukan pada tanggal 4-6 Oktober 2007
 
(2) Terhitung mulai tanggal 24 September 2007 Layanan Call Center sudah dihentikan

Sumber: http://202.182.57.26/index.php/ 

Ada email yang masuk kepada saya dan berbagai komentar yang menanyakan seperti apa Tes Kemampuan Umum dan Kemampuan Khusus. 

Tes Kemampuan Umum dan Tes Kemampuan Khusus itu sama

Ya, karena sama-sama Tes Kemampuan. Yang berbeda adalah keumuman dan kekhususan masing-masing. Hehe. 

Pasti Saudara paham itu umum. Ya, umum berarti semua orang tahu dan paham. Lalu apa yang biasanya diketahui oleh khalayak sehingga semuanya tahu dan paham? Saya menganggap soft skill itu adalah salah satu dari kemampuan umum ini.   Lanjutkan membaca “Prediksi Test Tahap II PCPM XXVIII Bank Indonesia Terkait Kemampuan Umum dan Kemampuan Khusus”

Iklan

Lowongan Kerja PERTAMINA (untuk Fresh Graduate)


Perhatian:

ini update terbaru penerimaan 2008.

klik di sini: http://www.pertamina.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3710&Itemid=858/

selebihnya di bawah (berikut) adalah lowongan tahun 2007 kemarin.

Bila teman Mas Kopdang yang bekerja di Pertamina saja sudah mengumumkan di milis kampus, maka sebaiknya perlu diperhatikan dengan seksama lowongan PERTAMINA bagi para mahasiswa kinyis-kinyis ini. 

Fresh, semoga memang segar. Graduate, semoga memang dengan kelulusan yang baik dan mumpuni. Bila adik-adik berminat, silahkan tengok di kampus masing-masing seperti di:

  • Unsyiah
  • USU
  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Jambi
  • UGM
  • UPN
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Brawijaya
  • ITS
  • Unsoed
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Sam Ratulangi
  • ITB
  • Unpad
  • UI
  • Trisakti

Kemungkinan besar di sudut papan pengumuman tertempel tulisan sebagai berikut:

Lanjutkan membaca “Lowongan Kerja PERTAMINA (untuk Fresh Graduate)”

Paguyuban Patembayan


Paguyuban adalah sistem hubungan masyarakat yang bukan berdasarkan motif ekonomi. Rukun tetangga, rukun warga, perkumpulan ibu-ibu senam aerobik tingkat RW, klub badminton bapak-bapak, kegiatan karang taruna.

Atau mengambil contoh ekstrim: perkumpulan pemuda penggemar vodka dan bir di malam hari, adalah contoh dari paguyuban. 

Patembayan adalah sistem hubungan masyarakat yang justru berdasarkan motif ekonomi. Perseroan Terbatas adalah salah satu contohnya. 

Kalo ibu-ibu arisan, masuk kemana, Mas?

Nah, ini pertanyaan bagus. Arisan memang sejatinya menggunakan uang dan memiliki motif ekonomi, namun justru hal utama dari arisan adalah kebersamaan. Mau bukti? Yang gak dateng, waloupun hasil kocokannya “DAPET”, tapi dianggap batal. Ini menunjukkan bahwa kehadiran lebih diutamakan.  Bukan begitu? 

Nah kalo Koperasi, Mas?

Kalo koperasi masuk ke dalam domain patembayan donk! Walaupun memang untuk dan berazaskan kekeluargaan, namun motif utamanya tentu saja ekonomi. Mensejahterakan anggotanya. 

Nah Kalo Blog ini masuk mana Mas?

Pencuri Berita


Siapa di antara Anda yang kantornya (bagi yang bekerja), di kampusnya (bagi yang masih mencuri ilmu) berlangganan koran dan atau majalah? 

Lalu siapa di antara kantor atau kampus Anda yang nasib koran atau majalah itu hanya berumur sehari di lingkungan kantor? Karena dibawa pulang oleh salah satu oknum pegawainya atau salah satu oknum mahasiswanya.

Dan siapa di antara Anda yang termasuk golongan oknum pegawai atau mahasiswa tersebut? 

Mengaku sajalah …! 

Saya adalah salah satu oknum “pencuri” di lingkungan saya bekerja.  Favorit incaran saya adalah Kompas, Bisnis Indonesia dan Tempo.

Saya tidak bangga, saya memang malu. Atas kemaluan rasa malu itu lah saya ingin menebus dosa-dosa saya dengan cara menyadarkan Anda untuk tidak lagi mencari barang gratis di lingkungan umum, terlebih milik negara. 

Kompas, Republika, Media Indonesia, Bisnis Indonesia, Koran Tempo, Gatra, Majalah Tempo, Suara Karya adalah deretan nama media cetak yang, bila memang sudah waktunya terbit, selalu ada di rak yang telah disediakan oleh pegawai bagian tata usaha kantor saya.

Keesokan harinya tinggal refill. Yang lama diletakkan di gudang, yang baru nongkrong di singgasananya. 

Lanjutkan membaca “Pencuri Berita”

Prediksi Soal Test Tahap I PCPM XXVIII dan MLE Bank Indonesia


Maaf, saya tidak sebaik yang Anda kira. Bahkan saya pun tak menduganya.

Ingin juga sih saat ada komentar yang meminta ”arahan” dan ”petunjuk” mengenai contoh soal, koleksi soal, prediksi soal mengenai prediksi dimaksud, saya langsung mengingat-ingat, mencatat, masukkan dalam blog dan mendapatkan ucapan terima kasih. 

 “Saya ingin, tapi tak mau dan tak mampu.”

Lanjutkan membaca “Prediksi Soal Test Tahap I PCPM XXVIII dan MLE Bank Indonesia”

Persiapan Tes Tahap I PCPM XXVIII Bank Indonesia 2007


Ini bukan bagian daripada yang mana daripada tidak membuat Primbon. Ini sekadar masukkan. Boleh untuk dikeluarkan kembali. Semata-mata merespon 2 email yang intinya menanyakan apa persiapan yang harus dilakukan menjelang tes pertama PCPM dan MLE Bank Indonesia. Semoga bermanfaat …

Setelah Pengumuman TAHAP I Bank Indonesia, email banyak yang masuk ke inbox Mas Kopdang. Bicara perihal “Apa yang harus dipersiapkan untuk mengikuti tes tahap lanjut Bank Indonesia MLE dan PCPM XXVIII- 2007″.  Pertanyaan itu, hampir sama dengan pertanyaan:

“Kira-kira untuk lulus SPMB materi yang dipersiapkan apa ya?” 

Nah, mungkin banyak yang belum pernah ikut tes di Bank Indonesia, tapi kemungkinan besar pernah ikut SPMB kan? Sama. Kedua-duanya sama. Namun bukan jenis dan karakter soalnya. Namun cara kita mempersiapkannya. 

  1. Perlu tekad yang kuat dan semangat.
  2. Persiapan yang matang.
  3. Berdoa

 Perlu tekad yang kuat dan semangat 

Awalnya pun saya angin-anginan. Bukan sesuatu yang perlu dipersiapkan dengan matang. Ah, biasa sajalah. Kalau memang jodohnya dapat posisi itu, ya nanti juga ada jalannya. Kalau tidak, ya ndak apa-apa.  Itu pikiran saya setiap mau tes pekerjaan di masa silam. Tidak terkecuali untuk mengikuti tes PCPM Bank Indonesia. 

Tes pertama sungguh santai. Saya masih ingat waktu itu pakai kemeja lengan pendek, motif hijau muda kotak-kotak yang di sana-sini terutama dekat bagian kancing banyak lobang kecil tanda abu rokok pernah nangkring di sana. Entahlah jumlahnya berapa. Untungnya, tidak ada yang tepat di sisi muka aerola (*). Bisa gawat. 

Namun setelah tes pertama, yang ternyata banyak yang tes berjubel kemana-mana: di STAN Bintaro, LPPI- Kemang, LAN-Pejompongan, LPPM- Cikini, saya jadi berpikir untuk meniatkan secara serius dan mempersiapkan diri.   Lanjutkan membaca “Persiapan Tes Tahap I PCPM XXVIII Bank Indonesia 2007”