Prediksi Soal Test Tahap I PCPM XXVIII dan MLE Bank Indonesia

Maaf, saya tidak sebaik yang Anda kira. Bahkan saya pun tak menduganya.

Ingin juga sih saat ada komentar yang meminta ”arahan” dan ”petunjuk” mengenai contoh soal, koleksi soal, prediksi soal mengenai prediksi dimaksud, saya langsung mengingat-ingat, mencatat, masukkan dalam blog dan mendapatkan ucapan terima kasih. 

 “Saya ingin, tapi tak mau dan tak mampu.”

Tak Mau 

Saya tidak mau membuat Anda menjadi manja. Cobalah untuk berusaha. Cobalah untuk menerka. Bahkan berjudi! Sungguh!  

Soal, akan adil dan berbobot bila akurat dalam mengukur kemampuan para penjawab soal 

Adil 

Adil bisa diartikan macam-macam. Bisa karena soalnya sama, soal berbeda tapi bobot kesukaran sama, atau sama-sama para peserta dalam kondisi yang ”natural”, tanpa ada informasi awal mengenai soal tersebut sehingga tidak ada perbedaan perlakuan dan perbedaan situasi informasi. Inilah yang disebut soal yang adil. 

Berbobot

Berarti secara kualitas, soal berhasil dalam memilah mana peserta yang dapat menjawab dengan baik, mana yang setengah-setengah, dan mana yang menjawab dengan sempurna.  

Berbobot bukan berarti sukar dan pusing untuk dikerjakan. Berbobot berarti ampuh menjadi pisau pemilah panitia untuk menentukan peserta mana yang siap dan tidak siap. Mana yang bisa dan mana yang tidak bisa. Mana yang jujur dan mana yang mencontek. Awas saja kalau mencontek!😉 

Tak Mampu 

Ya, selain karena tak mau saya pun tak mampu. Saya bukan terdidik dalam disiplin ilmu psikologi yang ahli dalam masalah ini. Saya pun belum pernah membikin soal. Lha, wong jadi peserta yang menjawab soal saja baru sekali. Itu pun setengah mati. Sampai saat ini tak tahu mana yang salah mana yang benar. Jawaban yang sungguh tak pasti! 

Juga saya tak mampu untuk menerangkan satu per satu. Seperti apa tes yang mirip Tes Potensi Akademik. Saya mujur saja bisa lolos. Kok bisa? Apa itu tes Bidang Studi? Saya pun sulit untuk mendeskripsikannya. 

Di Komatsu saya ditolak 

Jujur, saya pernah sampai tahap wawancara di komatsu, si pabrik kendaraan besar pengeruk harta alam yang melimpah ruah itu. Saya juga gagal di wawancara minuman dingin berdosa, uppss..! bersoda itu. Rupanya Coca cola tidak cocok buat saya yang lebih doyan wedang jahe bajigur ini. 

Juga BAT. Mungkin karena bahasa Inggris saya hanya dimengerti oleh anak saya si Ciprut, maka pewawancara sangat bingung mendengar jawaban-jawaban saya waktu itu. Atau jangan-jangan karena beliau si bapak pewawancara mengintip saku kiri kemeja saya yang isinya malah Marlboro dan Djie Sam Soe. Bukan Lucky Strike atau Ardath.  

Untung saja, Bank Indonesia mau menerima saya. Mungkin karena saya dianggap warga negara yang jujur dan tidak akan macam-macam dengan jabatan saya. Mungkin juga karena kasihan melihat tampang saya yang serba nanggung. Siapa tahu? 

Kembali ke masalah Soal

Sebetulnya ada yang lebih penting, yakni masalah mental. Persiapkan saja mental yang mumpuni dan tahan uji.  

Sejarahnya Bank Indonesia memproses calon pelamar hingga 2 (dua) tahun. Bahkan bisa tanpa kabar. Beberapa angkatan di atas saya juga mengalami hal yang senada. Dari tes pertama hingga namanya mendapat panggilan wawancara, butuh waktu hingga 1 tahun.  

Dan jangan senang dulu. Setahun itu dirasa kurang bila lulus namun belum mendapat pendidikan yang lamanya 1 (satu) tahun juga.  

Jadi, bila Anda saat ini baru mau menikah, mungkin bila mujur, Anda akan mendapatkan NIP dan tercatat sebagai Pegawai Bank Indonesia setelah anak pertama Anda belajar naik sepeda. Lihat saja!😉 

Perlu Stamina dan Endurance yang Ciamik 

Fisik juga jangan memble. Tidak boleh loyo. Lokasi tes akan berbeda-beda. Bahkan bila di luar pulau, saat wawancara Anda akan diterbangkan ke atas Monas di Jakarta. Turun tepat di pucuknya. Harus pandai flying fox dan minimal berani banji jamping. Lalu berlari dari Monas ke gedung BI, sembari memakai baju kura-kura dan peralatan pemadam kebakaran. 

He-he-he …

Sudah lah. Dari pada saya semena-mena menjawab pertanyaan masalah soal, lebih baik pasrah saja. Belajar yang tekun dan jangan musuhi bos di kantor Anda saat ini. Karena akan butuh waktu cukup lama untuk tidak lagi melihat tampangnya yang membosankan setiap hari. 

Apalagi dengan 17 ribu peserta tahap pertama dengan kans hanya seratus orang saja. Apakah Anda berani memastikan Anda –lah Sang Juara? 

Sekali lagi, cobalah untuk berniat baik dan paripurna. Semoga kebaikan niat Anda dapat mengantarkan kepada suatu keinginan yang Anda cita-cita kan. 

Semoga sukses!   

Berita terkait:+ [Persiapan Test Masuk Bank Indonesia]+ [Tentang Lowongan Bank Indonesia 2007] + [Apa Yang Harus dipersiapkan Dalam Test Tahap Pertama?]

34 Comments

  1. Aku mau sharing Tipe soal Untuk tes 1 (general test)
    Bagian 1. Kepribadian 210 soal
    antara 2 hal mana yg dipilih
    bagian 2. Test kepribadian juga 60 soal
    antara dua hal lebih cnderung kemana
    bagian 3. Sinonim 20 soal
    Bagian 4. Matematika 20 soal
    Bagian 5. Test Analogi kata 20 soal
    Bagian 6 Test Irama bilangan 20 soal
    smua hrs sls 3 jam (jadi waktu musti bisa dibagi2 sndiri)

  2. @ eko
    1. Sebaiknya email jangan dicantumkan dalam komentar, karena akan mengundang “spam”.

    2. soal-soal psikologi yang “up to date?” Bukankah soal psikologi beberapa tahun belakangan ini ya itu-itu saja? [sejauh saya mengikuti tes psikologi]

  3. Mas Kopdang, saya mau tanya nih. Kira-kira untuk tahun 2008 ini BI ada buka lowongan lagi ga ya? Kalau iya kira-kira kapan tuh mas? Trus BI tiap-tiap tahunnya apa menyediakan lowongan mas?Trus dalam penerimaan karyawan BI, masalah tinggi badan dipertimbangkan juga ga mas? kalau iya, untuk cewek berapa tingginya mas? Terima kasih atas perhatiannya.

  4. Mas Kopdang, saya alhamdullillah udah lulus test thp II untuk MLE 2008 kemudian akan berlanjut test tahap III yaitu test bahasa inggris dan test pengetahuan. Nah yg ingin saya tanyain nih mas….kira2 test bahasa inggrisnya itu apa hampir sama kayak test untuk toefl? dan test pengetahuan itu apakah mengenai BI atau mengenai bidang studi yang kita pelajari dibangku kuliah dulu?? Terima kasih infonya ya mas

  5. Pengumuman test tahap III MLE PBP & UMUM BI 2008 yang rencananya 18 September 2008 diundur menjadi tanggal 25 September 2008… Begitu yach….

  6. Mas Kopdang yang baik, ane mo tanya…. Kalo dah jadi pegawe BI, bisa buka usaha ndiri ga, misalnya buka toko, kos2an, jadi penulis, dsb. Coz, selaen bekerja mengabdi pada negara (BI) qta juga pengen mengapresiasikan karya qta di bidang laen kan? Plizz bales yah!

  7. @ Nur..
    gak boleh..!
    bahkan jadi blogger pun gak boleh..
    tapi kan prinsipnya satu:
    “Kalo ketauan..!”

    Kalo gak ketauan sih mau jumpalitan, mau bikin bisnis bom nuklir juga, siapa yang bisa ngelarang…?

    tapi qua aturan jelas dan terang: TIDAK BOLEH…!

  8. NICE Article mas…..Became BI employee may be one of million dream for all of us..congrats mas…hopefully I can be the one of BI employee…due to since I was graduated from university, BI become the most wanted target for me…honestly I was always late to registered..mungkin belum di jodohkan..masih pacaran (kasmaran) dulu dengan BI …😀
    wish me luck ya mas…
    thanks mas..keep up the good work and nice article..

  9. wuih..! makasi motivasinya maz.. saya sabtu besok ikut seleksi tahap satu. mudah2an saya lolos verifikasi dokumen spy bisa lanjut. doakan saya ya.. :))

      1. saya lanjut tahap 2 ni mas.. hadooohh.. deg2an jg kmrn pas tes pengetahuan umum & khususnya gak ngerti bahasa perbankan. tetap doakan saya ya..🙂 btw mas kopdang wong cerbon ya? isun pada bae wong cerbone mas.. hehe..

  10. haduuuu haduuuu!! tesnya bikin gemeterr nihhh.. masa waktu nya cepet bgttttt jadi sisanya nembak dehh, tapi ko ngga ada keterangan ada sistem minus apa ngga ya? gimana nihhh
    toloooong

  11. pengumuman berikutnya 18 februari yah.. semoga saya bisa jadi salah satu yang terbaik. salam perjuangan buat temen2 yang sama berjuang dijalan ini.
    sampai ketemu di bandung 25-26 feb 2012..🙂

  12. bekerja di BI adalah impian banyak orang, namun sedikit yg menyiapkan diri ke arah sana.
    terima kasih Mas Kopdang, motivasi dari Anda penting bagi entitas pencari kerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s