Saran Skripsi Hukum

sarjana

Beberapa komentar dan email menanyakan perihal penulisan ilmu hukum (skripsi hukum). Alih-alih bertanya tentang metodologi penelitian, keselarasan antara rumusan masalah-pembahasan dan kesimpulan (plus saran), Sahabat lebih banyak yang bertanya tentang “judul”.  

Saya sedih.

 Ya. Saya sedih. Seingat saya mencari judul adalah ayunan langkah pertama dalam membuat skripsi. Lha, masalahnya di mana? Bukankan kita bebas membuat judul? Lalu apa hambatannya? Mengapa kebebasan itu tidak didayagunakan? 

Saya curiga para Sahabat bukanlah mendapatkan “hambatan dan tantangan” sejati, namun semata-mata sebuah pembuktian atas apa yang dituduhkan kaum tua kepada kita, kaum muda, yaitu: fenomena “Kemalasan Berpikir Kaum Muda”. 

Untuk lebih jelasnya seperti ini:

Jam berapa Soeharto mangkat? Bagi kita yang tak tahu informasi, maka akan menjawab: Tidak tahu. Dan bertanya pada orang yang memang mengetahui persis informasi tersebut. Itu wajar. Karena untuk menjawabnya memang dibutuhkan akurasi dan jawaban tunggal. 

Nah, kalau ini, dalam hal judul skripsi dan/ atau merumuskan masalahnya, yang namanya mencari dan menentukan judul dan/ atau merumuskan masalah adalah seperti memilih satu dari sekian banyak bintang di hamparan langit semesta yang akan engkau amati. Bila itu pun engkau masih meminta petunjuk, maka menurut saya adalah sebuah kegagalan spiritual dalam proses menuntut ilmu. 

Bagaimana mungkin akan bisa menjadi problem solver, bila mencari “masalah” saja tak mampu. Bahkan bagi saya tak mampu pun lebih baik dibandingkan dengan “ketidakmauan”. 

Perihal das sein dan das sollen bagi seorang yuris, seorang ahli hukum, adalah nyaris mutlak. Dan “hanya” dengan bermodalkan pemahaman sungguh-sungguh tentang konsep inilah seorang yuris berkerja. Bila ini dipahami oleh para sahabat, maka pertanyaan untuk mencari “judul” adalah hal mustahil pertama yang akan diajukan kepada saya. 

Saya bukan sedang bersikap angkuh binti arogan. Ini semata-mata sebuah sikap meluruskan, bahwasanya modal utama seorang sarjana, seorang ilmuwan pada umumnya, dan seorang yuris pada khususnya, membaca sebuah “kenyataan” yang diselaraskan dengan “keharusan ideal” adalah pekerjaan kita sehari-hari kelak. 

Ya, mencari permasalahan, menganalisa, mengupas satu demi satu, kemudian membuat sintesa menjadi sebuah kesimpulan merupakan tahapan sederhana untuk mendapatkan sebuah jawaban atas masalah tersebut. 

Semoga ini dianggap sebuah saran bagi Sahabat, semata-mata atas nama masa depan. 

Itu saja.

#

keterangan: gambar diambil dari sini

22 Comments

  1. Betul Mas..
    tapi masalahnya dalam penulisan skripsi jaman sekarang, untuk memulai, para mahasiswa memang harus mengajukan “judul” kepada dosen pembimbing bahkan sebelum pengajuan proposal Bab 1 yang berisi rumusan masalah dan metodologi penelitiannya.

    Sehingga memang judul dijadikan “gerbang” awal penanda Mahasiswa tersebut memulai skripsi. Argometer sudah mulai jalan saat itu.

    1. salam damai mas mas saya lagi pusing buat bahan skripsi saya karna saya adalah manusia yang berjalan dalam kegelapan HUKUM

  2. pheww.. jadi inget jaman-jaman mau ambil skripsi. Yang pertama diminta emang judul dan latar belakang permasalahan, bukan tema. Kalo disetujui dosen pembimbing, baru boleh bikin proposal… hal yang sama terulang pada saat saya membuat thesis S2…

    1. wahhh..saya juga tuh,,mpe saat ini susah untuk nyari judul..tentang hukum perdata,,yang berkaitan tentang hukum perdata yang harus kita instinbatkan hukumnya..

  3. mas tolongin donk
    aq mo nyusun skripsi nih…
    apa sih yang mungkin mudah diangkat jadi bahan skripsi aku..o iya aku ngambil jurusan pidana
    dan aku kuliah i fakultas hukum di banjarmasin. kalsel..
    mksh ya mas…

  4. oh tuhaaaan, kata-kata berawalan S itu kini menjadi tabu bagi angkatan yang sudah wajib mencantumkannya dalam sks semester ini! rasanya ingin berdangdut..

  5. met malam, boleh minta saran tentang tema yang bagus untuk dijadiin bahan skripsi gak? kita minta yang berhubungan dengan jurusan peradilan. tapi pada dasarnya sy pengen bikin skripsi tentang pembunuhan berencana suatu perbandingan antara hukum positif dengan hukum islam. gimana ya mas?

  6. memang betul apa yG mas ktkan! skrpsi adalah lngKah awal dlm mncari jti dri ideologi seorang mhsswa!but kbnyakan yg trjdi saat ini adalah bnyak kmpus yg sngat menyusahkan mahsswanya dalam hal srkrpsi,trtma ktka kita akan mngjukan jdl,,contohnya saya,,sbgai aktifis kampus mgkin inilah kesulitan yg sering dipertontonkan kpda kita,,jika udah mndekati wisuda!!huukkkh
    smuanya memang adalah bgaimana kita mmperjuangkan,,tapi paling tidak para dosen pun mngerti dan hndaknya mndwasakan diri dng kondisi mhsswa! abilitas ideologi dipertaruhkan dsni!!tapi satu yg trnyata sring dilupakan yaitu kesetiaan hati yg melayani!!yupz!!sprti inilah wacananya mas mnrut persepsi saya!!thanks

  7. hemmmm…stelah baca tulisan mas diatas tadi…
    saya jadi mikir….
    tapi emang sperti banyak juga ditulis diatas…
    judul itu jadi langkah paling awal…
    dan saya termasuk orang yang lambat panas…tapi kalo udah jalan ga mau berhenti..
    skali lagi saya mohon kesediaan mas untuk membantu saya dalam hal penulisan judl yang tepat dan up to date

  8. aq btuh ide ni bwat judul skripsi hukum..bntuin la pliz..
    aq pengen nyah sii yg aq ngerti walopun dikit,kyk haki atow smacam nyah truz data nyah gampang d dapet..
    tolong yaakh..

  9. salam kenal nama saya: iqbanul qasyim, kuliah diperguruan tinggi UNIRA (pamekasan/madura), jurusan hukum, semester 7.
    kalau menurut saran saya sih mas, dalam penulisan skripsi cari masalah hukum yang ada di sekitar lingkungan mas. apakah mengenai penyelewengan yang dilakukan aparat hukum daerah, dan kaitkan masalah-2 tersebut dengan beberapa ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia baik dari hukum pusat atau hukum daerah. saya rasa demikian dulu apabila ada kata-kata yangkurang berkenan di hati mas saya minta maaf, karena maklumlah saya sekarang. jugasekarang judul skripsi.

  10. kalo perlu boleh saudara tau dalam penulisan skripsi saudara harus memperhatikan hal-2 sebagai berikut :
    1. Sebetulnya apa sih skripsi/ penulisan hukum itu?
    Secara sederhana, penulisan hukum ini adalah tulisan ilmiah dengan menggunakan kaidah penulisan ilmiah, yang bertemakan hukum. Mahasiswa diharapkan dapat dengan runut mencari masalah, melakukan pembahasan atas masalah tersebut dengan menganalisanya dan akhirnya mensintesa menjadi sebuah kesimpulan. Kemudian membuat problem solving lewat saran.
    2. Apa sih Judul itu..?
    Judul merupakan cerminan dari rumusan masalah.
    3. Apa sih Rumusan Masalah itu?
    Rumusan masalah adalah topik yang akan kita bahas dalam skripsi ini. Masalah didapat dari fenomena/ fakta yang terjadi di keadaan nyata, sebagaimana BERBEDA dengan teori ideal yang ada. Ada gap antara yang seharusnya (das sollen) dan kenyataan yang terjadi di masyarakat (das sein). Gap itulah yang harus menjadi “TOPIK” dan diangkat menjadi rumusan masalah.
    4. Apakah tema/topik harus “HUKUM” banget?
    Iya. Seperti contoh rumusan no.1 di atas (background kuning), kok saya malah berpikir itu lebih cocok untuk Mahasiswa Sosiologi atau Markom (Marketing Komunikasi) ya. No.1 bercerita tentang carefour dan kawan-kawan, sedangkan no.2 bercerita tentang fek yang ditimbulkan yakni pada Pasar Tradisional.

  11. ia mAs…saya juga setuju dengan mas. tapi bener loh untuk dosen-dosen yang sekarang tuh nyebelin,,,segala sesuatu dibikin ribet ampe stresss nyari judul juga,,hhehehe…btw aku gie nyari judul juga tentang pengeboman israel terhadap bantuan yang diberikan kepada palestin bagus ga tuh? aku jurusan Hk.intel…tolong yah,,,

  12. mohon maaf kepada seluruh sahabat dimanapun berada khususnya mahasiswa hukum kalo masalah judul masih dipertanyakan rasanya gimana gitu loh. sebenarnya yang sulit itu dalam penulisan skripsi mencari bahan-bahan yang ada kaitan relepansinya terhadap hukum baik yang berada dalam masyarakat ataupun maupun hukum positif yang berlaku sekarang. kalau boleh saran banyak masalah yang terjadi disekitar kita yang sering kita alami coba sahabat cari. trims buat Mas Kopdang yang membuka pikiran instan kami.

  13. kk saya mau tanya nih,…. sebenarnya kalau saya temukan suatu masalah yang berpotensi bisa dijadikan kasus itu apakah bisa dibuat menjadi skripsi sih?….. misalnya kalau ada kasus di koran atau internet? lalu saya coba buat masalahnya sesuai dengan jalan pemikiran saya yang seadanya

  14. mas,,tolong cariin judul skripsi hukum acara pidana yang lagi in saat ini donx,,,tentunya yang mudah pembahasannya dan bahannya yang mudah di cari..
    makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s