Fakta Terbaru Dari David Hartanto Widjaja

Berita meninggalnya David Hartanto Widjaja atau biasa dipanggil Ming-Ming terus berkembang. Hal ihwal sebab kematiannya masih terus diselidiki.

Dari obrolan mantan teman-temannya semasa sekolah dulu via facebook terungkap fakta baru:

  1. Dari pihak keluarga menangkis berita yang beredar bahwa ada luka di pergelangan tangan Ming-ming.
  2. Di bagian leher terdapat bekas luka yang cukup panjang, walaupun dari cara jatuhnya menurut saksi mata tertelungkup.
  3. Barang pribadi milik Mingming masih tertinggal di kantor sang Dosen, seperti : botol minum, baju, dan handuk

Maka, spekulasi dan berbaai teori sebab-musabab kematiannya semakin panjang.

Tak adanya saksi mata, tak ada kamera CCTV, membuat fakta sulit terkuak. Secara politis kasus ini dapat mempengaruhi masyarakat Indonesia pada sistem pendidikan di Singapura.  Dari aspek biaya, prosedur pemberian beasiswa, proses coaching and counseling dosen-mahasiswa, fasilitas bimbingan kesiswaan, hingga problematika yang mengarah pada isu rasial.

Berikutnya adalah tekanan kepada pihak Kepolisian Negeri Singa untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya. Kepentingan citra pendidikan tinggi di Singapura, akan sangat berpengaruh pada proses penyelidikan.

Apapun yang terjadi, kita kehilangan salah satu putra terbaik  bangsa Indonesia. Semoga hal ini tak terulang di kemudian hari.

tulisan terkait:

David Yang Bukan Musuh Goliath: https://kopidangdut.wordpress.com/2009/03/02/david-yang-bukan-musuh-sang-goliath/

Andaikan Saya Presidern Indonesia (terkait Penaganan kasus David)   https://kopidangdut.wordpress.com/2009/03/07/andaikan-saya-presiden-indonesia/

55 Comments

  1. kalo singapore mau mempertahankan citra baik dunia pendidikannya,dia harus mengungkapkan fakta kematian David dg sejujur2nya,dan tdk boleh menyembunyikan atau melindungi siapapun yg bersalah.entah itu david atau sang profesor,kebenaran harus diungkapkan God bless u David.

  2. Seorang teman dekat David Hartanto membeberkan bahwa tak ada luka apapun di pergelangan tangan mahasiswa Indonesia yang menikam profesor di Singapura. Padahal pemberitaan media Singapura menyebutkan David mengiris pergelangan tangannya usai menikam Profesor Chan Kap Luk di kampus Nanyang Technological University (NTU).

    Dalam kolom komentar di harian Straits Times, Rabu (4/3/2009), Edwin Lesmana yang mengaku teman dekat David, menyebutkan bahwa Dekan Mahasiswa NTU Lok Tat Seng mengumpulkan semua mahasiswa Indonesia di International Student Center pada malam setelah insiden Senin, 2 Maret lalu.

    Dekan tersebut mengatakan, ada saksi di lokasi kejadian yang melihat tubuh David tergeletak di tanah, tewas. Dekan tersebut tidak mengatakan bahwa saksi mata itu melihat David melompat dari balkon.

    Menurut Edwin, satunya-satunya pernyataan resmi dari polisi adalah: David ditemukan tewas di tempat kejadian, mereka tidak menyebutkan apakah dia melakukan bunuh diri. Dalam komentarnya Edwin menuliskan link berita Straits Times yang memuat statemen kepolisian tersebut: http://www.straitstimes.com/STI/STIM…20at%20NTU.pdf

    Polisi juga cuma menyebutkan ‘Profesor diyakini ditikam’. Polisi tidak mengatakan ‘profesor ditikam’. Edwin pun mempertanyakan dari mana asumsi ini berasal?

    Dalam tulisannya, Edwin juga membantah beberapa asumsi seputar pemberitaan mengenai David.

    1. David menikam profesor.
    Bagaimana Anda tahu? Lokasi kejahatan merupakan ruangan tertutup, hanya David dan profesor itu di dalamnya. Tak seorang pun melihat apa yang terjadi. Saksi mata hanya melihat David lari keluar ruangan itu.

    2. David melakukan bunuh diri.
    Bagaimana orang yang bunuh diri menjatuhkan dirinya ke atap kaca dan bukannya langsung ke tanah.

    3. David mengiris pergelangan tangannya.
    Saya tidak tahu dari mana asalnya berita ini.

  3. Hemmm apakah ini merupakan sebuah profokasi atau hanya sekedar untuk membersihkan diri dari segala tuduhan…?
    I don’t know

  4. 2. David melakukan bunuh diri.
    Bagaimana orang yang bunuh diri menjatuhkan dirinya ke atap kaca dan bukannya langsung ke tanah.

    sebelum bunuh diri naik ke atap dulu merenung sebentar
    di atap juga tak bisa dicegah orang lain
    napa ga bilang org yg mau bunuh diri dgn melompat dari gedung ga langsung lompat? musti sampe polisi datang? orang2 rame menonton baru lompat?

    3. David mengiris pergelangan tangannya.
    mgkn pernyataan salah karena orang2 melihat darah di tangan nya

  5. Billy Koesoemadinata Berkata:
    Maret 5, 2009 pukul 11:58 am

    ada yang bilang, david sebenernya ngelindungin profesornya dari serangan orang laen.. nah loh, gimana tuuh?

    ada juga yang bilang sebenar nya profesor yg serang david.. tapi kedua nya salah, karena jika salah satu nya benar, kenapa david naik ke atap, bukan minta tolong?

  6. David tidak naik keatap
    polisi bilangnya cuma jatuh dari lantai lima
    bukan dari atap

    Keluarga David berstatement
    David tidak ada masalah
    dengan psikologi maupun beasiswanya

    Sebelum meninggal David juga masih sempat
    main game bersama temannya

    Seperti apa kejadiannya
    masih misteri. Pertanyaannya sekarang adalah
    “maukah pemerintah membantu warga negaranya untuk mendapatkan kebenaran?”

  7. Keluarga telah menyatakan akan menyelidiki perilaku seksual sang profesor. Siapa tahu dia memiliki kelainan. Keluarga menduga dia menyerang David secara seksual kemudian membunuhnya.
    Satu hal lagi. Sang profesor konon biasa menyimpan pisau dalam lemari di ruangan kerjanya untuk memotong buah-buahan. Nah, bukankah sangat memungkinkan pisau itu milik si profesor sendiri?
    Hal lainnya. Terbuka kemungkinan pelakunya bukan hanya satu orang. Mungkin saja ada orang lain bersama sang Profesor Chan menganiaya David.
    Lantaran itu, pihak Nanyang Technology University (NTU) harus terbuka mengenai hal ini. Bukankah Singapura negeri kaya raya dan canggih secara teknologi? Apakah di ruangan itu tidak ada CCTV yang merekam peristiwa itu? Apalagi NTU adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan mengenai teknologi2 semacam itu.
    Bila tidak ada rekaman CCTV, bisa jadi pihak universitas ikut bersekongkol untuk mengubur kasus ini dan menganggap selesai pada kesimpulan David bunuh diri setelah menyerang sang profesor.
    Oh ya, satu lagi, atas inisiatif siapa jenazah David buru-buru dibakar? Apakah atas inisiatif pihak NTU atau pemerintah Singapura? Mengapa tidak dibawa ke INdonesia dahulu untuk diautopsi di sini juga?
    Sungguh disayangkan juga. Karena bukti sudah menjadi abu. Apalagi yang bisa kita lakukan, selain memaksa sang profesor menceritakan yang sebenarnya?

  8. saya merasa sedikit aneh dan merasa ada kejanggalan juga, mana mungkin NTU tidak memiliki CCTV.

    apakah NTU juga berusaha menutupi kebenaran? Semoga Tuhan YME dapat memberikan keadilan.

  9. @diazhandsome Berkata:
    Maret 5, 2009 pukul 4:23 pm

    david siapa om?? aduhh… ketinggalan berita jadi gini nih…

    WADUH,,,KEMANA AJA NIH OM!!!!!!!

    BALIK KEJAMAN BATU YA

  10. Hari ini Media Spore telah meralat bahwa David bunuh diri , tidak ada luka ditangan dan yang ada LUKA di leher memanjang.
    Mudah2an TUHAN akan membukakan mata hati Prof supaya memberikan pengakuan yang terus terang , jadi terbuka tabir kematian David.
    Buat Keluarga carilah keadilan seadil adilnya , Saya tidak percaya seorang David yang pintar sekali akan melakukan hal yang sebodoh ini.
    Semoga terkuak keadilan….

  11. kita semua mengharapkan dari pemerintahan Indonesia menekan pemerintah Spore untuk menangani kasus ini dengan adil dan jujur tanpa menutup nutupi.

  12. saya bnr2 kecewa dgn pernyataan NTU dan polisi singapur yg menyudutkan david dan berusaha melindungi NTU. pisau yg ditemukan dinyatakan hilang gagang pegangannya jd hny ada ujung pisau saja. kan tdk msk akal!! bahkan pd saat keluarga datang utk melihat jenazah david, polisi hny membolehkan melihat dr leher atas sampai kepala.

    mau marraaah!!! apalg stlh banyak komen2 di straitstimes singapur yg bnr2 memojokkan david dan rasis menyudutkan bangsa indonesia. keterlaluan!!

  13. edwin2026
    Today, 02:37 PM
    I am one of David Hartanto’s close friend and I am here to give you
    some facts, assumptions, possibilities about this case

    Facts:

    1. Lok Tat Seng: Dean of Student of NTU gathered all Indonesian students in
    International Student Center on evening after incident and
    he just said there was witness on the spot who saw David’s body lying on the ground,
    dead. Dean did not said that witness saw David jumped from balcony.
    And that is, according to him, all he has saw.

    2. The only official statement from police is: David was found dead at
    the crime scene, they did not mention whether he commited suicide.

    The link: http://www.straitstimes.com/STI/STIM…20at%20NTU.pdf

    They also just mention ‘The professor was believed to be stabbed’. The police
    did not say that ‘the professor was stabbed’. Where this assumption come from? Why
    they did not say about it?

    3. I and some Indonesian students gather tonight, 3 March 2009, at 8 pm,
    at International Student Center and talked to David’s parent.
    They have seen his body. There was NO WOUND whatsoever on his wrists
    and police also has confirmed it.
    I assumed that his parent would not lie it means that all media news about
    ‘David slashed his wrist’ was FAKE.

    4. The wounds found on David’s body, according to his parents,
    were on his head (It is assumed due to fall injury),
    and slash wound on his neck. The wound on his neck is very suspicious, in
    my opinion. How he received that wound?? Again, according to his parent,
    police guessed that it may be happened when the bottom part of his head smashed
    the ground. In that case, his chin will have broken and it did not.
    My question is: WHERE DOES THAT SLASH WOUND ON HIS NECK CAME FROM?

    Assumptions:
    1. David stabbed professor. How did you know? The crime scene is closed room,
    only David and that professor. No one see what has happened.
    Eye-witness only saw David run out from that room.

    2. David commited suicide. How could someone who commited suicide drop himself
    into glassed roof, instead of directly drop himself to ground.

    3. David slashed his wrist. I do not know where this news came from…

    4. David’s motivation.

    4.1. He pissed off since his prof did not give satisfactory grade

    The grade has not been released and he even has not submitted the report.
    It is also NTu policy not to inform the student about the grade which they got
    before release of the result.

    4.2. He has mental problem

    No record in Student Counselling Centre about his attendance. For bright student
    as him, I did not believe that he did not attend counseling if he has some
    problems. Also, he still brought bag with usual daily stuff, on incident day,
    such as drink bottle, towel, etc. If David planned to kill someone why would
    he prepare to bring such things. It is easier for him to just bring one knife
    and stab his prof on spot.

    4.3. He pissed off because his scholarship has been revoked

    I knew David since I was his roommate for 2 consecutive
    years during Mathematical Olympiad training camp. He almost did not
    qualify for IMO, only managed to get at 14th rank from 15 people selected.
    He still joked and laughed to me at that time. He also did not get anything
    from IMO and still fine, not seemed depressed whatsoever, and according to his
    parents, he said ‘At least, I managed to represent Indonesia at IMO’
    He also still play Hammerfall game in Facebook at 2 am on the incident day. My friend
    saw his Facebook account online. How come
    a murderer played game in the night before incident? If I was him,
    I will seriously think how would I prepare myself tomorrow

    Possibilities:
    1. Professor attacked David. I deduced this thing for several key points.
    According to many reports, David’s cloth was soaked on blood. If the blood is
    the result from slashing his wrist, it should not soak his cloth since wrist is
    far from body. If the wound is from neck, it is easier.

    2. David tried to run from Professor. After he realized that he was attacked,
    he resisted and run from that room, with wound on his neck.

    3. David falled because of unconsciousness. He became panic and probably lose
    his common sense because of terrible bleeding, drop himself down into glassed roof
    to escape from his Professor.

    I am responsible for what I have written here, and contact me at kaminari.no.me@gmail.com if you need any clarification.

    link asli nya: http://comment.straitstimes.com/show…=17387&page=13

  14. saya juga dulunya pernah sekolah di singapore selama 3 tahun. dan saya mengerti banget, di sg itu rasis banget ma bangsa indonesia. padahal yah, uang sekolah kita aja 10x lipet lebih mahal dr anak2 sg sendiri. uda gt mo masuk skul aja, sumbangan wajib nya gede banget.. kita uda banyak kasi pemasukkan (uang) ke sg, knapa sih kok masih rasis aja? apa karna anak indo tuh pinter2? di sekolah gw dulu, yang pegang juara rata2 pasti foreigner, kalo gak indo, yah dr cina.. apa karna itu jadi rasis banget??? saya juga turut sedih dan prihatin banget denger tragedi ini.. moga2 gak keulang lagi deh,, NTU jangan tutupin apa2 yah, katanya negara adil, tp ko terkesan tutup2in fakta??

  15. hm.. g juga penasaran banget neh ama fakta kematiannya David..
    Prihatin banget! Sejak awal g ngerasa kurang setuju kalo jenazah David dikremasi terlalu awal, soalnya kemungkinan bukti2 yang lebih akurat ada pada tubuh David sendiri..
    Emang kalo semakin diselidiki semakin banyak kejanggalan yang terlihat. G rasa bener2 sangat jauh dari kemungkinan kalo seseorang yang pada dini hari masih asyik2 maen game eh trus pagi harinya melakukan tindakan brutal kalo bukan karna dia itu psikopat yang anteng2 aja untuk melukai orang lain atau karna terpaksa.
    G dukung banget kasus David diselidiki sampe tuntas! Meski David sendiri sudah ga ada, tapi kebenaran tetep harus dibukakan.. Jangan takut sama negeri orang, kalo memang ada yang janggal ya tetep harus dibukakan donk.
    Oya 1 lagi.. kalo semasa hidup David disanjung2 karna dianggap membuat harum nama bangsa, seharusnya sampe pada kematiannya pemerintah juga harus mendukung penyelidikan kasus David.. Jangan hanya pada saat dia masih idup doank dipantau perkembangannya.. :. Tapi emang agak rancu juga sih, pemerintah sepertinya serba salah untuk bertindak karna kebijakan negri orang berbeda2.. mungkin takut memicu menjadi masalah lain antar negara kali ya?
    But, buat keluarga Hartanto.. ayo! jangan menyerah..

  16. Aneh sungguh aneh, klo si David mau bunuh diri dengan lompat mah ga perlu pake menyayat nadi tangannya. Jadi menurut saya sih kemungkinan memang David dibunuh..

  17. MARI BUNG KITA BELA ANAK BANGSA YANG TELAH MENGHARUMKAN NEGARA KITA.
    USUT SAMPAI KE AKAR2NYA KENAPA BISA BEGITU ???
    KELUARGA HARTANTO PUSH TERUS VISUM SUPAYA CEPAT DIKETAHUI, JGN ADA YG DITUTUP2I.
    SEMOGA ADA GHOST DAVID YANG MEMBURU SUPAYA PROF BUKA SUARA , KALAU PERLU PAKAI ALAT DETEKSI KEBOHONGAN.

  18. – Memang banyak sekali kejanggalan yg terjadi atas kasus ini, semoga pemerintah kita tidak lepas tangan atas kasus ini ( tapi nampaknya sampai sekarang gak ada tindakan yg menekan pemerintah singapura ato NTU untuk membuka secara jujur tabir pembunuhan ini, semoga pemerintah lebih pro aktif.. semoga)
    – Mengapa Prof. Chan terasa sangat di lindungi oleh pihak singapura ? sampai sekarang belum ada keterangan apa2 dari prof Chan ? katanya udah keluar dari RS ? ini aneh apa bener2 hebat dokter singapura ? seseorang yg di katanya ditikam sampai kritas bisa keluar RS hanya dalam 2 minggu ? Andaikan bener di lokasi kejadian tidak ada saksi mata, tetapi mengapa Prof Chan tidak mati karena kehabisan darah ? benerkah sedemikian parah luka tusukan pada diri Prof Chan ?
    Semoga Tuhan Maha Adil bisa membuka tabir ini apapun hasilnya… dan buat keluarga Alm. David agar di beri kekuatan dan perjuangkan terus kasus ini hingga Jelas.. Amin

  19. Ada kemungkinan David dihabisi karena dengan kepiawaiannya utak-atik komputer secara tak sengaja dia menembus jaringan top secret mafia yg melibatkan tokoh2 penting

  20. Saya merasa pemerintahan Spore & telah menutup-nutupi apa sebenarnya yang terjadi tapi itu hal2 yang wajar mengingat tidak mungkin membuka borok diri sendiri. yang paling penting adalah pemerintah indonesia dalam mengambil tindakan, jangan cuman diam…jago kandang, klo perlu dilarang untuk kuliah kesana !!!masih bnyk Univerisiti lain yang bermutu.Kepolisian indonesia slidiki dong..jangan ngraung2 dari kandang.

  21. Saya merasa pemerintahan Spore & NTU telah menutup-nutupi apa sebenarnya yang terjadi tapi itu hal2 yang wajar mengingat tidak mungkin membuka borok diri sendiri. yang paling penting adalah pemerintah indonesia dalam mengambil tindakan, jangan cuman diam…jago kandang, klo perlu dilarang untuk kuliah kesana !!!masih bnyk Univerisiti lain yang bermutu.Kepolisian indonesia slidiki dong..jangan ngraung2 dari kandang.

  22. Pertama2, saya turut berduka yg sedalam – dalam nya…
    Opini saya, saya lihat banyak sekali kejanggalan dlm kasus ini, tp saya tdk tahu pastinya, coz saya hanya membaca “dibalik kematian almarhum” yg ditulis oleh temannya. Saya bs yakin (entah kenapa), almarhum Ming2 ga bersalah n smoga aja keadilan bisa ditegakkan, & yg pasti, saya percaya “karma” itu ada, jadi tinggal tggu aja tanggal mainnya…
    RIP my friend…

  23. Pemerintah RI harus mendesak diadakannya penyelidikan internasional untuk mengungkap kasus ini. jangan memble sama singapur. disogok dikit udah manggut-manggut.Lindungilah warganegaramu..

  24. tambahan satu kejadian lg, zhou zheng ( wn china )

    yg lulus thn lalu dan baru saja bekerja sbg infocomm

    project officer mulai tgl 2 mar, ditemukan tewas

    tergantung di balkon oleh teman kamarnya, 2 kematian

    yg tdk wajar dlm waktu 1 minggu, apalagi terjadi di

    daerah yg sama, ini bukan lg kebetulan … menurut

    saya polisi harus menekan si prof utk mengatakan yg

    sebenarnya ttg insiden ini, sekalian ditahan saja di

    kantor polisi krn sapa tahu yg mati berikutnya

    adalah dia, kl si prof jg mati ya susah utk

    menuntaskan kasus ini.

  25. misteri kematian David Hartanto. Pls sebarkan!
    Share
    Today at 6:58pm
    guys,,gue mencopy ini,,gue minta tolong kalian untuk bantu menyebarkan ya, apalagi, temen2 media, semoga kita bisa membuktikan bahwa memang david ngga bersalah,,dia cuma korban guys.. demi membersihkan nanyang dari nama jelek tp mengkambinghitamkan seseorang.. semoga ini tidak terjadi diuniversitas diindonesia.

    salam,

    Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.

    Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya.

    Kejanggalan-kejanggalan yang ada:

    1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?

    2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran luka.

    Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?

    3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?

    4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

    5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

    6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di ICU?

    7. Saat keluarga ingin bertemu dengan “saksi mata” yang melihat David melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun dijatuhkan orang?

    8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?

    9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?

    10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau Chan Kap Luk?

    11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?

    12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang, dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum jelas.

    Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut klarifikasinya:

    1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.

    2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post edwin.

    3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

    4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

    Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media adalah:

    1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran darah.

    2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan foto apakah dia terluka atau tidak.

    3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.

    4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.

    Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:

    Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.

    Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?

    Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?

    Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!

    Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?

    Kita tidak juga tahu.

    Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja disana.

    RIP, ming.

    Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook/friendster anda.

    Salam.

    Klemens A.

  26. Nih untuk memperkuat apa yang Vincent nyatakan bahwa data Project yang dikerjakan David telah dihapus..
    Terbukti memang benar bahwa tidak tercantum data mengenai DAVID HARTANTO WIDJAJA…
    Sangat aneh!!!! Masa sampe segitu radikalnya tindakan pihak NTU yang menganggap David sebagai tersangka??? padahal kebenaran belum terbukti… at least, seperti pendapat diatas.. kalo emang ga da kaitannya dengan tugas akhirnya David, ngapain dihapus??? terkesan sangat tidak menghargai….!!!!
    Ayo kita semua rame2 bantu keluarga David untuk terus menelusuri kasus ini, meski ga bisa membantu langsung tapi mungkin bisa membantu membukakan beberapa kemungkinan sebab – akibat kematian David!
    Jangan biarkan David pergi dengan sia-sia jika memang banyak yang merasa dia tidak bersalah…

    Beberapa info yang didapat dari beberapa forum

    Mungkinkah ini konspirasi tingkat tinggi ??

    1. Projek ini berharga 500 ribu dollar

    http://www3.ntu.edu.sg/home/eklchan/fund.htm

    2. Nama Projek David sudah dilenyapkan dari website NTU
    coba tolong dicek,

    http://www3.ntu.edu.sg/eee/FYP/fyp0809s1/proj_list.asp

    di alamat di atas, nama project yg bersangkutan udah gak ada / udah diupdate. take note “last modified” nya. tgl 6 Mar.

    di bwh ini adalah alamat google cache dari page yg tersebut di atas:

    as it appeared on 1 Mar 2009 23:00:13 GMT

    http://72.14.235.132/search?q=cache:…/proj_list.asp

    liat project no. 208 A3026-081

    pertanyaan saya, kenapa project itu harus langsung di-delete dari list
    final year project yg ada di website NTU misalkan project ini tidak ada
    sangkut pautnya dengan insiden?

    surveillance system”

    3. David dan Zhou Eng berasal dari lab yang sama di Electrical Engineering

    imo, “Multiview acquisition from multi-camera configuration for person
    adaptive 3D display” alias 3D reconstruction dr cctv itu bisa jadi
    merupakan requirement plg penting utk mendukung “Intelligent video

  27. sy setuju, banyak banget tuh sesuatu yang janggal
    logika simplenya buat apa anak yang pernah masuk IMO, yang udah pasti g terlalu ssh dpt kerja bunuh diri?
    lagian meskipun beasiswanya dicabut toh tinggal balik aja ke indo msh banyak lah yang mau nampung anak jenius seperti david y gak?palagi dia tgl skripsi
    100% janggal abis
    mudah2an kebenaran segera terungkap

  28. Another berita yg jarang di expose media/milis kebanyakan (dapet dari milis SMPK1) :

    >>Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan? Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA. Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.

    >> Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air).. Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang entah milik siapa).

    >>Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk diakal.

    >>David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!

  29. untuk mengusut kematian David sampe tuntas bisa ngak ya minta bantuan Roy Suryo(doi kan ahli komputer,buat ngelacak data2 projek David yg dihapus)dan satu lagi minta bantuan Tommy Rafael(doi bisa dong hipnotis si chan kap luk biar dia ngomong kejadian sebenarnya).
    Apa gue ngelantur ya….?????
    Moga2 kasus ini cepat terungkap,buat David RIP…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s