UU No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan


semboyan

  

 

 

 

Mumpung bentar lagi Agustusan, yang biasanya dari desa, kampung, kota, dusun sampai puncak gunung dimeriahkan dengan berbagai acara, maka sengaja saya tampilkan tempelan di atas. Lanjutkan membaca “UU No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan”

Iklan

Privatisasi


privatization

Mas, privatisasi, washington concensus, dan neo liberalisasi itu opo tho?

Mana nih yang ditanya? Privatisasi apa neolib nya?

Privatisasi deh.. Apaan tuh?

Gini, ndul. Awalnya ada pemikiran di Barat sono bahwa BUMN harus “dikomersialisir” dan dibuat layaknya perusahaan swasta.

Barat? Siapa tuh?

Ya, itu. Mereka yang menghuni Downing Street. No 10. Mereka mulai mengkaji soal “korporatisasi” BUMN.

Wah, berarti negara Barat ya yang pertama gagas?

Hooh. Tapi beberapa orang penting seperti Margaret Thatcher dan Keith Joseph justru beranggapan itu saja belum cukup. Pengelolaan BUMN secara profesional, berorientasi profit, dan dikelola dengan baik bukan itu yang dituju. Lanjutkan membaca “Privatisasi”

Ganti Desain Ah..


Bosan dengan yang dulu dan coba untuk cari theme untuk blog yang simpel tapi powerful.

Untuk sementara pilih “treba” seperti sekarang ini.

Temanyanya warna coklat redup, suram, kayak suasana Mega Kuningan hingga sekarang.

“Turut prihatin dengan peristiwa pemboman JW Marriot dan Ritz. Mbok yao daripada main sebom, mending main pluncur, ster atau kuda..”

🙂
Sent from my BlogBerry®
powered by blog kopidangdut
https://kopidangdut.wordpress.com/
~dari urusan serius seperti dangdut hingga hal remeh sekadar politik jenaka~

Wangi Di Buntut


Kalau diminta bagian mana dari pesawat yang menjadi favorit ane, maka jawabannya bagian belakang alias buntut.

Iya buntut.

Lebih ke belakang lagi dari letak lavatory. Isinya bahan makanan dan minuman, tapi yang terpenting: wangi.

Tentu saja wangi para pramugari yang kinyis-kinyis mental mentul itu.

Di sana ane bisa minum red wine ditemani cekikikan mbakyu pramugari. Syukur-syukur dapat nomor telepon, jadi bisa dilanjut untuk kopi darat.

Yap! Benar-benar kopidarat. Sungguhan kopidarat! Lanjutkan membaca “Wangi Di Buntut”