Pahlawan Sosial (Media) Budaya

 

Romo_Mangun_by_lasigared

Sudah saatnya kita luruskan arti pahlawan. Bukan lagi kaum ksatria pembela negeri yang memanggul senjata, berlumuran darah, dan berbau milterisme. Ya, memang bukan berarti jajaran “pahlawan” Indonesia melulu dipersepsikan dengan kaum militer, namun setidaknya dominasi dan yang terngiang di benak kita arti kata pahlawan adalah pria berani mati yang bertempur dan menyusun strategi dalam perlawanan fisik.

Pahlawan lahir juga dari kaum sipil. Diplomasi tiada henti, mendidik anak negeri, pemrakarsa cipta rasa karsa dalam budaya yang mengisi kemerdekaan, juga dapat dikatakan pahlawan.

Mari kita ingat-ingat siapa sajakah pahlawan dari latar belakang sosial budaya ini? WR Supratman? Ismail Marzuki, lantas siapa lagi..?

Susah ya untuk menemukan pahlawan yang tak berkaitan dengan dunia perlawanan fisik? Karena memang alur pikir kita sengaja dibentuk oleh dominasi kaum militer jaman dulu untuk mengiyakan militerisasi kepahlawanan.

Bagi saya “Manusia Pelaku” seperti Tan Malaka, Chairil Anwar, Affandi, Sudjojono, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, Ismail Marzuki, Soedjatmoko, Sumitro Djojohadikusumo, Nurcholis Madjid, Romo Mangun, Umar Kayam, Pramoedya Ananta Toer, Budi Darma, Toto Sudarto Bachtiar, bahkan Gombloh pun dapat dikatakan sebagai pahlawan. tentunya dengan caranya yang berbeda-beda.

Pengertian pahlawan perlu diperluas dalam hal memperkaya batiniyah rakyat Indonesia. Mengagungkan jiwa, menambah kepercayaan diri, meningkatkan martabat bangsa dan menciptakan keselarasan hidup bagi kebanyakan orang, juga disebut “berjasa kepada negara”.

Mereka membawa pengaruh yang luar biasa!

Pengaruh patriarki yang melebih-lebihkan gaya heroisme dalam persepsi yang “jantan-maskulin-berotot-dan berjuang secara fisik” bukan berarti dihilangkan, namun ada baiknya upaya-upaya yang telah dilakukan orang-orang “besar” sebagaimana yang saya sebutkan di atas juga memiliki “pengaruh” kebangsaan, membangun karakter, dan mengutuhkan jiwa raga dan tumpah darah rakyat Indonesia, sehingga rasa nasionalisme, rasa patriotisme dan rasa altruisme menjadi makin kokoh dan diamalkan dalam keseharian kita.

Selamat hari pahlawan.

🙂

 

 

Iklan