Inul dan Gus Dur

Entah kenapa, setiap inget Gus Dur, otomatis ane inget sama si goyang ngebor, Inul.

Dua-duanya lucu. Gus Dur lucu karena kepinterannya, dan Inul lucu karena kepolosannya. Dua-duanya dari Jawa Timur. Dua-duanya dekat dengan masyarakat “bawah” seperti ane. Makanya, waktu Gus Dur diberitakan telah kembali, ane merasa merugi.

tebak siapa dia?
inul-ku

Gus Dur itu kocak. Bikin terhibur. Semua hal adalah banyolan. Justru itu ane demen banget dah! Sudut pandang yang indonesia banget. Love melulu. Mangan-ora mangan sing penting haha-hihi.

Setiap orang pasti punya kesan sendiri-sendiri tentang beliau.

Begitu pun dengan Inul. Entah mengapa ia sekarang jarang muncul. Kisah nyata bagaimana puan polos yang menarik hasrat sebagian pria saat berlenggak-lenggok menghibur kita semua.

Saya yakin ia bukan mengutamakan liukan tubuh. Tapi semangat dan enerjiknya yang begitu serta-merta. Mantap! Bukan syahwat yang ane dapat, tapi sekadar hiburan semata. Sungguh.šŸ˜€

Gus Dur dan Inul adalah fenomena. Mereka Indonesia banget, tak didapat dan ditemukan di negeri lain. Sama halnya seperti Waljinah, atau Sudjiwo Tedjo. Mereka begitu khas.

Mungkin memang begitulah jalan yang harus ditempuh oleh Indonesia. Harus dijalani lewat jalan sendiri. Bukan jalan barat, jalan penuh arus modal, sosialisme, komunisme, islam, atau yang lainnya.

Pola pikir modern yang ngendonesya. Kekuatan modal kerakyatan yang juga ngendonesya. Jiwa sosialis altruisme yang sewajarnya. Keadilan yang merata, namun bukan komunal tegas laiknya komunisme. Islam yang selaras dengan denyut nadi bangsa. Bukan Islam arab, bukan islam lainnya. Cukup islam yang ngendonesya. Islam yang membumi. Bukan islam dar-der-dor penuh kepedihan dan berasa pedas.

Gus Dur, di luar puja-puji yang disematkan padanya, seluruh kebajikan yang ada padanya, adalah figur Indonesia.

Pemimpin kelas satu, yang tetap lucu.
šŸ˜€

Cirebon, 2:31:47 PM , Fri, Jan 1, 2010

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s