Debat Cagub


Saya endak bisa lihat debat cagub beberapa jam yang lalu antara Jokowi Vs Foke. Kebetulan saat itu saya masih dalam penerbangan Jakarta – Palembang. Tapi untunglah, YouTube telah sudi menampung video tersebut.


Pertama yang saya lihat: soal Transportasi. Foke terlihat sekali watak dan karakter birokrat jadul. Gak bisa diskusi. Pertanyaan dari Najwa dan perhatian Najwa dianggap batu sandungan. Semprul.

Sedangkan Jokowi mengandalkan otoritas transportasi dan pendekatan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan DKI.

Lantas soal 2: Banjir dan permukiman.

Djokowi mau geser perumahan. 24 Milyar katanya.

nanti saya update. streaming di sini agak lelet.

Iklan

Kasus Century Vs Kasus Antaboga.


GUGATAN PERDATA/PIDANA PT BANK MUTIARA/ANTABOGA
No Jenis Kasus Pelapor/Penggugat Eksposur Proses Keterangan
1 ANTABOGA
Kasus Pidana Antaboga dengan pelapor nasabah
 
1) Robert   Tantular (Pemegang Saham) Nasabah Antaboga dengan 3 LP di   Surabaya dan 1 LP di Bareskrim P19 Info Bareskrim
2) Lila   Komaladewi Gondo Kusumo (Direktur Marketing) PN/PT/MA (Inkracht)
3) Gantoro   (Kepala Cabang Surabaya Kertajaya) PN
4) Julius   Syahbana (Koordinator Wilayah Surabaya) PN
4) Siti Aminah   Al Mimin (Kepala Cabang Surabaya Sungkono) PN
Kasus   PERDATA Antaboga (Bank tergugat dengan Pelapor Nasabah
PN Surabaya Wahyudi Prasetyo,dkk              92,171.6 PN
George Fredy                 7,630.0 PT
George Maria                    510.0 PT
PN Jakarta Cahyadi, dkk              12,474.0 PT
YOGYA Veronica L, dkk                 5,400.0 BPSK
BN Gunawan, dkk              33,382.8 PN
PN Surakarta Ziput, dkk.              41,112.7  MA Inkracht
Kasus PERDATA Non Antaboga
(Bank tergugat dengan Pelapor
Nasabah & pihak lainnya)
Jakarta A. Rustan 24,000 MA Inkracht
West LB London USD 26juta PT
Nomura Int’l London USD 14,85jt Proses Mandatory Convertible Bond
USDA USD 22 jt Proses
Makassar A. Rustan Proses Pengembalian dana rekening
(Bank  sebagai Penggugat)
Gugatan pada TellTop Holdings Bank Mutiara USD 156juta di Pengadilan Zurich, Swiss
(Gugatan kepada Pemerintah RI)
Gugatan Kepada   Pemerintah RI oleh eks Pemegang saham PT Bank Century Hesham & Rafat Ali Pembuktian di Int’l Centre for Investment   Disputes
2 A. Kasus Tindak Pidana Perbankan
 
A.Robert   Tantular (Pemegang Saham) : Bank Indonesia Inkracht A. Pemberian Kredit yg tdk sehat   kpd 3 debitur
B. Pencairan dana milik Boedi Sampoerna tanpa izin pemilik.
C. Pelanggaran komitmen  Letter of   Commitment /LOC  (dikaitkan dengan   Surat-surat berharga Bank)
Proses PN JakPus A. LC Fiktif;                                      B.   Biaya Fiktif;                                 C. Rekayasa PenjualanAYDA;                                                    D. NCD 247 Bilyet
B. Hermanus H.   Muslim (Dirut) Bank Indonesia Inkracht Menjaminkan   Surat-surat berharga ke FGAH Ltd, rekayasa pembelian obligasi, pemberian   kredit tanpa melalui prosedur yang benar, dan rekayasa pencatatan keuangan
C. Laurence Kusuma (Direktur ) Bank Indonesia Inkracht Menjaminkan   surat-surat berharga sebesar USD 50 juta,    Menjual SSB sebesar USD 15 juta tanpa realisasi pembayaran, dan   Mengeluarkan dana sebesar Rp 60 milyar untuk membeli obligasi namun tidak   terealisasi
D. Hesham Al.   Warraq & Rafat Ali Rizvi (Pemegang Saham) Inkracht In-   Absentia – Tipikor                  Pelanggaran komitmen  Letter of Commitment /LOC  (dikaitkan dengan Surat-surat berharga   Bank)
E. Hamidy   (Direktur Operasional) Bank Indonesia Biaya Fiktif dan AYDA
F. Dewi   Tantular (Kepala Divisi Int’l) Bank Indonesia PN 18jt US, Biaya Fiktif dan AYDA
G. Linda   Wangsadinata (Kepala Cabang KPO), Arga Tirta Kirana (Kadiv Legal), Joko Indra   (Kepala Divisi Treasury dan Operasional), dkk Bank Indonesia PN LOC, Kredit, 18 jt US, LC   Fiktif, Biaya Fiktif, AYDA, NCD 247 Bilyet
B. Kasus Pidana Lainnya dengan
pelapor nasabah
Erwin Prasetyo   dan Ahmad Fajar (Dir Operasional dan Dir ) Amiruddin Rustan P19 Suspend Rekening A. Rustan
(di Jakarta dan Makassar)
C. Kasus Pidana   lainnya Bank sbg pelapor
Rekayasa Kredit PT Animablu Bank Mutiara Penyidikan
Jika data di atas keliru/ salah/ atau ada perkembangan baru, mohon kiranya dapat menyempurnakan dengan mengisi kolom komentar.

Terima kasih.

Data di atas semata-mata sebagai data statistik dan dalam rangka keterbukaan informasi.

Apabila data di atas dianggap merugikan pihak tertentu, dapat ajukan keberatan.