Menjadi Pembicara

Fraud

itu tidak mudah tapi juga tidak susah. terkadang bukan soal jam terbang. ini soal talenta.

pagi ini saya menjadi pembicara di hadapan hakim, jaksa dan polisi. mereka takzim mendengarkan saya. kira-kira begitu. atau mungkin prakiraan saya. bisa jadi mereka malah tertidur pulas. merasa didongengi oleh saya. atau bicara saya terlalu cepat.

ini masih perlu diklarifikasi.🙂

saya menyukai hal-hal berbau panggung. ketika bicara di khalayak umum, saya merasa menjadi artis dadakan. mungkin jangan-jangan emang seharusnya saya menjadi guru saja. manggung setiap hari di hadapan murid. tidak.

saya masih lebih menyukai kerja lapangan. bertemu orang baru. bicara pada kenalan yang ditemui dalam perjalanan dari satu kota ke kota lain, di ruang tunggu bandara, hingga di seberang meja.

menjadi pembicara paling mudah adalah berbicara tentang apa yang kita kuasai dan penuh percaya diri. audiens sudah sejak awal diberi beban psikologis bahwa saya memang pantas bicara tentang itu. hal ini adalah yang terjadi pagi ini. saya bicara tipibank. tindak pidana perbankan. hakim, jaksa dan polisi mengangguk-angguk tanda percaya. atau jangan-jangan mereka hanya menghormati saja?

apapun itu yang terpenting adalah tujuan saya tercapai. menanamkan filosofi dasar bank dan mengapa ada tipibank.

tayangan saya buat sendiri. setiap gerakan, setiap gambar saya hapal di luar kepala.

demikian.

 

 

 

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s