Pidato Gubernur Bank Indonesia di Acara Perpisahan dengan Pegawai Bank Indonesia Yang Ditempatkan di Otoritas Jasa Keuangan

SAMBUTAN GUBERNUR BANK INDONESIA UPACARA KHUSUS DALAM RANGKA PENUGASAN PEGAWAI BANK INDONESIA KE OTORITAS JASA KEUANGAN
20 Desember 2013
Yang Kami hormati,
Deputi Gubernur Senior dan Anggota Dewan Gubernur
Asisten Gubernur
Para Pimpinan Satuan Kerja di Kantor Pusat dan di Kantor Perwakilan
Dalam Negeri
Para Pegawai Bank Indonesia yang kami cintai dan kami banggakan,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera
untuk kita semua.
1. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena hanya atas perkenan-Nya kita semua bisa hadir dalam kesempatan dan suasana yang baik ini. Pada pagi hari ini, kita tidak hanya akan meneguhkan tekad kita untuk membangun Indonesia yang lebih baik, namun juga menyampaikan rasa bangga kepada para pegawai yang akan mengemban tugas khusus membangun perekonomian dan sistem keuangan Indonesia yang lebih tangguh.
Anggota Dewan Gubernur dan Para Pegawai yang kami cintai,

2. Sebagaimana lembaga pemangku kebijakan publik lainnya, Bank Indonesia memiliki keunikannya tersendiri dalam keseluruhan
kontinuum kebijakan publik di negeri kita. Bank Indonesia adalah salah satu lembaga utama penyedia tiga pilar stabilitas yang menjadi penopang dan elemen-elemen penyinambung (elements of continuity) proses pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

3. Tiga pilar stabilitas tersebut adalah: (a) stabilitas nilai rupiah, (b) industri perbankan yang sehat dan tangguh sebagai penopang
stabilitas sistem keuangan, dan (c) sistem pembayaran modern yang lancar, aman, cepat dan murah untuk mendukung kegiatan transaksi dalam perekonomian.

4. Kami dapat mengatakan bahwa upaya untuk mewujudkan berbagai aspirasi yang terkandung dalam mandat tadi telah membuahkan hasil-hasil yang sangat penting, yang telah turut menjaga momentum kesinambungan pembangunan perekonomian nasional. Hasil-hasil tersebut telah diperoleh dalam semangat kemandirian pelaksanaan tugas, sesuai arah dan langkah yang selaras dengan kepentingan masyarakat.

5. Oleh karenanya pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan apresiasi pada seluruh jajaran di Bank Indonesia, yang telah
memberikan kerja dan karsa terbaiknya, serta menunjukkan kualitasnya sebagai first rate professionals yang mandiri dalam
berpikir, dan senantiasa mengambil keputusan yang mendahulukan kepentingan masa depan rakyat dan negerinya.
Anggota Dewan Gubernur dan para pegawai yang kami banggakan,

6. Perwujudan kongkrit dari hasil dharma bhakti dan profesionalisme yang terus dipupuk di jajaran Bank Indonesia antara lain tampak pada kinerja sistem perbankan yang membesarkan hati. Hari ini, tigapuluh tahun sejak era perbankan modern dimulai, Indonesia sudah memiliki sistem perbankan yang dapat dipersandingkan dengan negara-negara lain di Asia. Indonesia kini memiliki bank-bank yang memiliki ketahanan tinggi dan mampu mendukung perekonomian nasional dengan pembiayaan yang beragam, untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi dan bisnis di semua lapisan masyarakat.

7. Kita bersama-sama juga menyaksikan bagaimana lembaga perbankan secara efisien mengalirkan likuiditas kepada kegiatan produktif dan masyarakat hingga di pelosok pedesaan. Itu semua adalah bukti nyata dari pengabdian para pemeriksa dan pengawas bank, serta para cendekia perumus kebijakan perbankan, sebagai putera-puteri terbaik
Bank Indonesia.

8. Namun demikian, kita tidak boleh berhenti hanya sampai disini dan berpuas diri serta terlena dengan segala pencapaian tadi. Pengabdian masih harus terus berlanjut. Masih banyak yang harus dilakukan untuk memperbaiki modal dasar perekonomian, agar akselerasi pembangunan ekonomi dapat direalisasikan. Sebagai pengawal sistem perbankan nasional, masih banyak kerja yang harus kita lakukan untuk perumusan strategi pengembangan sistem, produk, teknologi, jaringan dan layanan perbankan serta sistem keuangan lainnya.

9. Keahlian pegawai Bank Indonesia untuk melakukan pengaturan dan pengawasan bank tidak ada yang meragukan lagi. Berbagai
pengakuan dari komunitas bank sentral dan lembaga keuangan internasional telah membuktikan prestasi dan keunggulan itu. The
Asian Bankers pada tahun 2012 telah menobatkan Bank Indonesia sebagai The Best Systemic and Prudential Regulator . Bahkan hasil Financial Sector Assesment Program yang dilakukan World Bank dan IMF di tahun 2012 menyimpulkan bahwa Bank Indonesia telah secara efektif melakukan perbaikan pada sistem perbankan paska krisis 1997/1998.

10. Selain keberhasilan dan pengakuan dunia internasional diatas, kita pernah pula mengalami peristiwa dan catatan yang kurang
menggembirakan, ketika harus melakukan penutupan maupun penyelamatan bank bermasalah. Namun demikian, kami meyakini
bahwa hal ini bukanlah karena sistem pengawasan yang kurang tertata. Tidak ada satu sistem pengawasan pun di dunia ini yang
dapat menjamin tidak adanya bank bermasalah. Pengawasan bank oleh Bank Indonesia adalah garda kedua, sementara faktor manajerial dan governance serta komitmen pemegang saham merupakan garda terdepan, sekaligus faktor penentu kelangsungan usaha bank. Anggota Dewan Gubernur dan Para Pegawai yang kami cintai,

11. Beberapa hari lagi kita akan bersama-sama menyaksikan hari bersejarah bagi Republik Indonesia, khususnya di sistem keuangan. Pada 31 Desember 2013 nanti, fungsi, tugas, dan kewenangan pengaturan dan pengawasan mikroprudensial bank akan beralih dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan.

12. Disini ada dua tantangan yang mengemuka. Pertama, bagaimana agar proses pengaturan dan pengawasan bank dapat terus berjalan baik dan tidak menjadi terganggu dengan adanya pengalihan tersebut. Kedua, bagaimana agar fungsi, tugas, dan kewenangan Bank Indonesia lainnya tetap dapat berjalan efektif paska pengalihan diatas.

13. Ketika pengalihan sudah efektif dilaksanakan, tentunya kita tidak menginginkan sistem pengawasan yang selama ini dibangun dan diakui oleh dunia internasional menjadi tidak optimal, karena tidak tertangani dengan baik. Putera-puteri terbaik Bank Indonesia harus turun tangan mengawal dan menjaga kelangsungan pengawasan bank, serta mengembangkannya untuk menjadi lebih baik lagi, dan terintegrasi dengan pengawasan sektor jasa keuangan lainnya.

14. Selain itu, putera dan puteri terbaik Bank Indonesia yang mengemban tugas di Otoritas Jasa Keuangan juga diharapkan dapat memfasilitasi sinergi kerjasama antar otoritas, untuk memastikan masing-masing lembaga dapat menjalankan fungsi, tugas, dan kewenangannya secara efektif. Termasuk dalam hal ini adalah kelancaran koordinasi pengawasan makro-mikroprudensial antara Bank Indonesia dengan Otoritas Jasa Keuangan.

15. Ibarat sebuah permata yang akan tetap berkilau dimana pun permata itu berada, kami meyakini hal tersebut juga akan tampak pada pegawai Bank Indonesia yang akan bertugas di Otoritas Jasa Keuangan. Etos kerja, kompetensi, dan keahlian mengawasi bank yang selama ini ditempa, merupakan modal utama yang melekat kepada setiap pengawas bank dan akan terus menjadi kilau yang bersinar dimana pun mengabdi dan bertugas. Para Pegawai Bank Indonesia yang kami cintai dan kami banggakan,

16. Dimana pun kita mengabdi dan melaksanakan tugas, ingatlah bahwa pada akhirnya kita masih anak bangsa yang sama, dengan cita-cita kebangsaan yang juga sama. Dimanapun kita mengabdi, kita tetap melangkah di bumi Indonesia yang sama, menghirup udara Indonesia yang sama, menghidupkan spirit satu Indonesia yang sama, dan mempersembahkan pengabdian kepada rakyat dan bangsa yang sama.

17. Oleh karena itu, kepada para pegawai yang dipercaya untuk mengawal kelangsungan pengaturan dan pengawasan bank, serta
mereka yang berkontribusi di shared function Otoritas Jasa Keuangan, kami berpesan untuk terus menunjukkan kualitas terbaik
dalam bekerja. Tidak perlu ragu, bimbang, dan ada kekhawatiran mengenai penugasan ini. Laksanakan dan jalankan tugas di Otoritas Jasa Keuangan sepenuh hati dan dengan tekad bulat, membawa nama baik Bank Indonesia.

18. Bawalah rasa kebanggaan lembaga ini, sebagai bekal keyakinan untuk membuktikan keutamaan keahlian putera dan puteri terbaik Bank Indonesia di tempat tugas yang baru. Kerja keras dan kerja cerdas untuk membuat sistem perbankan dan keuangan yang efisien, sehat, dan govern, tidak boleh berhenti.

19. Bank Indonesia akan berbesar hati jika kemudian ada pegawainya yang dalam penugasan merasa terpanggil dan memilih untuk terus memberikan kontribusi terbaik kepada negara, bangsa, dan masyarakat melalui Otoritas Jasa Keuangan. Kami juga akan merasa bangga dan tersanjung jika ada pegawai dalam penugasan yang mendapatkan kepercayaan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan dan diminta untuk melanjutkan pengabdian di lembaga tersebut. Hal ini merupakan pengakuan atas kredibilitas, kompetensi, dan keahlian sebagai pengawas yang sudah terbangun selama ini di Bank Indonesia.

20. Akhir kata, kami atas nama Dewan Gubernur dan seluruh pegawai Bank Indonesia mengucapkan selamat kepada Saudara/Saudari yang akan menunaikan tugas negara di Otoritas Jasa Keuangan. Kami percaya kehormatan dan nama baik Bank Indonesia akan senantiasa dijaga dalam setiap kerja dan karsa, dimana pun berkarya. Mudah-mudahan semua yang kita lakukan untuk kemajuan negara, bangsa, dan masyarakat diridhoi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kita semua diberikan kekuatan untuk menjalaninya. Amiin.
Billahittaufik WalHidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh.
Gubernur Bank Indonesia
Agus D.W. Martowardojo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s