Bingkisan indah sebelum pindah


Iklan

mata uang pecahan baru


No. 18/ 75 /DKom

SIARAN PERS

BI akan Keluarkan Uang NKRI dengan Desain Baru

Bank Indonesia akan menerbitkan uang Rupiah NKRI dengan desain baru sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), dengan ciri sebagaimana diatur dalam UU tersebut. Salah satu ciri uang sebagaimana Pasal 7 UU Mata Uang adalah memuat gambar pahlawan nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Penetapan gambar pahlawan nasional tersebut dilakukan berdasarkan koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Sekretaris Kabinet, Kementerian Hukum dan HAM, termasuk dalam pengurusan persetujuan penggunaan gambar pahlawan nasional oleh ahli waris.

Sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bank Indonesia akan mengeluarkan tujuh pecahan uang Rupiah kertas dan empat pecahan uang Rupiah logam dengan gambar Pahlawan sbb:

a. Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah)

b. Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah);

c. Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp20.000,00 (dua puluh ribu rupiah);

d. Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah);

e. Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp5.000,00 (lima ribu rupiah)

f. Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);

g. Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah);

h. Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah);

i. Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp500,00 (lima ratus rupiah);

j. Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp200,00 (dua ratus rupiah); dan

k. Gambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp100,00 (seratus rupiah).

Penggunaan dua belas gambar pahlawan nasional tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan pahlawan nasional kepada masyarakat, menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan, kejuangan, serta sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara.

Dengan telah dikeluarkannya Keputusan Presiden tersebut, Bank Indonesia akan segera mempersiapkan penyusunan desain dan penerbitan yang waktu pelaksanaannya akan dilakukan dan diumumkan pada tahun 2016. Untuk mempermudah identifikasi ciri keaslian uang Rupiah oleh masyarakat serta mempersulit upaya pemalsuan uang, Bank Indonesia akan melakukan penguatan unsur pengaman pada uang Rupiah yang akan diterbitkan tersebut.

Apabila uang Rupiah kertas dan logam tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan pada waktunya, uang Rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) di wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

Jakarta, 14 September 2016
DEPARTEMEN KOMUNIKASI

Arbonas Hutabarat
Direktur from my iPhone

Lowongan PCPM XXXII Bank Indonesia


PENGUMUMAN SELEKSI PENERIMAAN
CALON PIMPINAN BANK INDONESIA MASA DEPAN (PCPM)

“MARI BERGABUNG MENJAGA STABILITAS EKONOMI INDONESIA”

Bank Indonesia membuka kesempatan pada putra-putri terbaik bangsa untuk ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi negeri. Mari bergabung menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan (makroprudensial) serta sistem pembayaran dan pengelolaan Rupiah di Indonesia.

PERSYARATAN UMUM
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan masa studi jenjang pendidikan S1/S2 dengan melampirkan ijazah; 3. IPK minimal 3,00 (skala 4,00);
a. S1: maksimal 26 tahun
b. S2: maksimal 28 tahun
4. Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan/atau sosial kemasyarakatan merupakan nilai tambah; 5. Pendidikan:
a. Ekonomi (Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan/Akuntansi/Manajemen/Keuangan/ Perbankan/Syariah) b. Sosial Ekonomi Pertanian/Agribisnis
c. Administrasi Niaga/Bisnis
d. Hubungan Internasional
e. MIPA Statistik dan Matematika
f. Teknik
g. Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
h. Ilmu Hukum
i. Ilmu Komunikasi
j. Psikologi

KETENTUAN SELEKSI
1. Penerimaan lamaran hanya melalui aplikasi online http://www.ppm-rekrutmen.com/bankindonesia;
2. Periode registrasi online mulai tanggal 8 September 2016 (pukul 08.00 WIB) s.d 14 September 2016 (pukul 23.59 WIB);
3. Hanya kandidat dengan kualifikasi terbaik yang akan mengikuti tahapan seleksi;
4. Tidak dipungut biaya apapun dalam proses seleksi calon pegawai Bank Indonesia; 5. Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan final;
6. Panitia tidak berkewajiban untuk mengembalikan dokumen peserta seleksi.

INFORMASI SELENGKAPNYA DAN PENGIRIMAN APLIKASI ONLINE:
• Website http://www.ppm-rekrutmen.com/bankindonesia;
• Call Center: 021-2300313 #2427 #2423 #2418 #2410 #2406
Senin-Jumat Pukul 07.30-18.00 WIB

Website : http://bit.ly/2c8kxNW