Mau Dibawa Kemana BPR dan BPRS

Jika ingin bermain bola harus sedia kocek modal Rp. 6 Miliar. Apalagi jika belum sampai pada tahap itu semua berpuasa. Ndak boleh menikmati dividen. Hingga 2024 nanti.

Padahal BPR/BPRS cita-citanya buat rakyat bawah. Buat modal dagang bakso. Buat beli pot dan berjualan tanaman hias.

JIka konsolidasi dilakukan untuk memastikan BPR dengan modal kuat saja yang boleh bermain, ya ndak-papa. Toh ekonomi kita adalah ekonomi kerakyatan berbasis kapitalis liberal. Ahahaha.

Dengan KPMM dan Modal inti yang semakin besar dipersayaratkan, maka penguatan permodalan menjadi lebih jelas. Bagaimana dengan pemilik bank? Mereka akan berpikir ulang, apakah bank memang sebuah investasi yang menjanjikan?

[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s