Demo Aksi Berbeda dengan Demokrasi?

Sebulan lalu, tepatnya 4 November, demo masak terjadi. Juga dua hari lalu. Demo lanjutan. Menu masakannya sama.

Maka jangan salahkan orang dulu yang bilang bahwa agama dan politik di negeri ini memang sulit dipisahkan. Untuk kepentingan politik boleh bawa-bawa agama. Dan demi kepentingan agama juga sebagian besar bawa urusan politik.

Sebagai seorang birokrat, maka saya pribadi ini adalah sebuah hal biasa. Mesin birokrasi harus jalan terus. Dia apolitis. Siapapun dirijennya, lagu harus terus diputar.

 

Iklan

Kategori:Academy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s