Iklan
 

Konyol

Mei 3, 2019

“Pokoknya” adalah tanda hubungan yang tidak begitu baik. Sebuah pemaksaan kehendak. Lalu muncul sebuah paksaan. Sebetulnya banyak cara untuk tidak meluncurkan kata “pokoknya”. Sepanjang saling percaya, jauh dari arogansi, dan menyayangi sesama.

Pokoknya harus ada. Pokoknya aku mau kesana. Pokoknya harus ada di meja saya. Pokoknya aku mau kesana di mana matahari terbit dari Barat.

Lalu kita akan bertanya-tanya, apa gunanya memaksa. Toh hidup masih panjang. Tidak musti semuanya harus. Sesekali hidup diberi warna apa adanya. Kecewa itu bagian dari doa. Karena katanya, hidup adalah doa yang panjang. Bertahan adalah doa. Sedih adalah doa. Semua adalah doa. Bahkan doa, justru sejatinya bukan doa. Doa orang kebanyakan adalah pemaksaan. Pokoknya aku harus lulus. Kalau Tuhan sayang aku, maka kabulkan semua pintaku.

Tak perlu doa semacam itu. Tuhan sudah bosan. Berikan kesempatan doa muncul dari keringat kerja. Biarkan doa muncul dengan sendirinya dari duka lara. Biarkan doa hinggap dari manusia-manusia yang tak pernah kenal lelah.

Bagaimana?

Iklan

BI Award 2018

November 27, 2018

Daftar_Penerima_BI_Award_2018.pdf


11.15.18.Paket Kebijakan Ekonomi_XVI edit MENKO asof 06.40 FINAL.docx

November 16, 2018

buat catatan aku aja
11.15.18.Paket Kebijakan Ekonomi_XVI edit MENKO asof 06.40 FINAL.docx


Tentang Bantuan

September 22, 2018

Apakah membantu itu?  Jika yang dibantu malas, apakah perlu dibantu? Jadi ceritanya beberapa waktu lalu aku dimintain bantuan untuk mencari berkas putusan, surat kuasa dan lain-lain. Menurut aku itu mudah. Pertanyaannya, kalau masih mahasiswa sudah sulit menggerakkan diri mencari bahan, apakah itu bukan sebuah kerugian?

 


[PODCAST] Kenapa Kita perlu bilang QNTL?

September 8, 2018

 

Ini adalah podcast dengan topik kenapa kita perlu mengumpat.

Bekson lagu yang ditampilkan dalam episode kali ini:

  1. Awesome Call,
  2. Smooth Lovin,
  3. Off to Osaka, yang kesemuanya dibuat oleh Kevin MacLeod. Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License

 

Untuk ide topik bahasan dalam episode podcast selanjutnya, atau komentar tentang topik kali ini bisa rekam suara kamu dan kirim ke email  atau mention saya di @Roysayur

 

Terima kasih

 

 


Lowongan Kerja Bank Indonesia PCPM XXXIII 2018

September 1, 2018

[image1.png]


P2

Agustus 24, 2018

Akhirnya ambil kesimpulan lebih baik pake theme P2 buatan temen2 automattic aja deh.


Tentang Dunia Kerja: Talent Scouting

Agustus 18, 2018

Beberapa hari yang lalu kantor saya mengumumkan adanya talent scouting buat mahasiswa Universitas Indonesia yang ingin dan berminat ikut berkarya.

Saat gurauan diperbincangkan, justru tercetus kalimat bahwa hasil dari talent scouting adalah anak songong-songong.

Saya tak menganggapnya serius, namun kalimat itu sebetulnya ada benarnya.

Kecenderungan pegawai yang masih fresh bahkan belum pernah kerja dimanapun menjadikan dirinya merasa lebih unggul dan lebih pandai. Jika pembawaan ini tidak segera dinetralisir, kejadiannya akan berakhir dengan: kurang diterimanya anak talent scouting dalam pekerjaan sehari-hari.

Apakah anda punya pengalaman yang sama?

 


Dunia Penelitian

Agustus 13, 2018

Barista-400x300

Adalah dunia yang jauh dari hiruk pikuk serba instan. Bisa jadi para peneliti mengikuti jejak masyarakat dan warga awam untuk berbagi lewat twitter dan instagram. Bisa juga mereka senang kumpul-kumpul, makan-makan, dan foto-foto. Namun mereka akan tetap bersahaja dalam emngenukaan pendapat soal dunia profesional mereka.

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti workshop di Cambridge, Inggris. Bertemu dengan banyak peneliti dari berbagai belahan dunia. Ada yang meneliti tentang isu keamanan, sosial politik, ekonomi, fintech, isu kesehatan dan banyak isu lainnya.

Satu hal yang saya rasakan di tengah-tengah para peneliti tersebut adalah fokus mereka dalam hidup untuk mengabdi atas apa yang sudah mereka pilih. Mereka meneliti tentang sedikit hal secara mendalam. Dari dasar hingga melambung tinggi.

Lantas peranyaan saya adalah, apakah para peneliti dengan gelar PhD ini senang berbagi instagram dan twitter. Ternyata iya! namun bedanya mereka tak sesering “kita” dan jarang sekali bicara “opini”. Bisa jadi hal ini karena mereka sadar berargumentasi dan memberikan pendapat di internet itu menimbulkan banyak konsekuensi baik positif maupun negatif.

Bagaimana dengan anda?

Sudahkah anda berbagi tanpa dengan banyak mengeluarkan emosi?

salam,

MK


Lama

Agustus 12, 2018

Saya sudah lama ndak menjalankan blog ini.


Test PodCast

April 18, 2018

silakan dengarkan


PERMA_03_2018.pdf

April 6, 2018

PERMA_03_2018.pdf


IEQ-March2018-presentation.pdf

April 5, 2018

IEQ-March2018-presentation.pdf


lama

Maret 21, 2018

ndak update


none of your business

September 24, 2017


random

September 19, 2017

pagi ini kaka dan dede fieldtrip


Hai

Agustus 26, 2017

Lama ndak ngeblog disini.


Aqua x Eko Nugroho

Juli 27, 2017