Iklan
 

Gencar Hutang

November 30, 2012

ccccApakah kamu merasakan hal yang sama dengan saya, bahwa untuk mengajukan kartu kredit semain mudah, semakin murah dan semakin mewah?

1. mudah:

bahkan hanya dengan fotokopi identitas, dan fotokopi kartu kredit yang sudah ada di bank lain, dan mengisi aplikasi, kamu sudah dianggap memenuhi syarat, untuk selanjutnya dilakukan proses klarifikasi.

2. murah:

kartu kredit ditawarkan dengan tanpa iuran tahunan, bahkan hingga seumur hidup.

3. mewah:

sekarang, yang ditawarkan minimal platinum. betul?

inilah kecanggihan para pemasar. melihat kesempatan terakhir di tahun ini bahwasanya (jika tidak salah) pengguna kartu kredit akan dibatasi maksimal hanya 2 kartu di tahun 2013, maka berlomba-lombalah dibuat 3 hal tadi. mudah, murah dan mewah.

ada yg berani menampik?

Iklan

Bank Indonesia di Persimpangan Jalan

Juli 4, 2011

Saya kerja di Bank Indonesia. Gede, sayang enggak ada ATM-nya. 🙂

Persimpangan jalan? Iya, karena BI akan disunat dengan melepaskan kewenangan pengawasan perbankan yang siap-siap dilebur bersama Bapepam-LK untuk mengawasi lembaga keuangan bank dan non bank, yang meliputi industri asuransi, bank, pasar modal, hingga pasar becek semacam perusahaan leasing.

Central Banker yang akan Menjadi Ojekers.

Bagi saya, status central banker begitu membanggakan. Central Banker itu bergengsi. Apa buktinya? ya buktinya saya, yang merasa (terlalu) bangga dengan ke-central banker-an saya. Sayang-seribu sayang status ini harus dilepas. Pengawas bank diharapkan bergabung dengan OJK, otoritas jasa keuangan. Siapa yang mau?

Saya? tidak mau.

Ada yang bilang Bank Indonesia itu negara dalam negara, terlalu pongah dengan menerbitkan uang yang beredar, mengatur laju inflasi, mengatur kestabilan rupiah, juga ngurusi sistem pembayaran, dan terakhir ngurusi bank. Kebanyakkan!

Ah, siapa bilang.

Jika ada bank kolaps, apa iya masalah ditimpakan pada pengawas? tentu tidak!

Pihak yang paling bertanggung jawab atas kelangsungan hidup bank adalah seluruh pengurus bank itu sendiri. mereka harus mati-matian menjaga kelangsungan usaha. Buat siapa?

Buat MASYARAKAT dong! yang rela menyisihkan uangnya untuk ditabung alih alih buat foya-foya. Uang itu lah yang selanjutnya diputar bank untuk investasi dalam bentuk kredit dan surat-surat berharga.

Bank yang benar yaitu bank yang amanah, yang tidak lupa kucing akan kumisnya. Tahu bahwa uangnya adalah hasil jerih payah masyarakat. Tahu kalau uang itu adalah uang yang harus dikembalikan saat pemilik membutuhkan. Jadi, bank harus menjadi penjaga amanah yang baik. Jika ada yang beranggapan bahwa bank berguna untuk menyalurkan kredit, tidak sepenuhnya benar. Toh, renternir pun boleh memberikan kredit.

Bank menjadi istimewa karena ia boleh menghimpun dana masyarakat.

__

Kembali ke masalah OJK. Siapa yang akan percaya pada OJK jika lembaga itu tidak jelas juntrungannya mau berjenis kelamin apa? Lelaki, waria, atau nenek nenek setengah tua?

Tarik ulur kepentingan, menjadi pangkal-ujung-pangkal-badan-ujung dan  mbuhlah *ruwet*

Otoritas Jasa Keuangan katanya dipicu oleh kegagalan Bank Indonesia dalam menata industri perbankan. Siapa bilang? Lantas mengapa Pemerintah juga ngebet banget ingin ikut dalam proses penerbitan uang rupiah? dipicu oleh apa?

Apa ndak sekalian aja fungsi “lender of the last resort” diambil pemerintah. Eh tunggu dulu pemerintah yang mana ya? Apakah bisa dibuktikan saat ini kita memiliki pemerintah, misalnya lembaga eksekutif dan legislatif yang eksis dan dihayati benar oleh warga? saya rasa tidak, dan saya semakin ragu soal ini. :p

Urusan bank itu urusan rumit namun juga mudah. Asal kompeten dan berintegritas, semuanya lancar. Sayangnya bank banyak dihuni para banker yang “greedy”, mau gampang kaya, mau terkenal, mau ikut mencicipi tampuk kekuasaan, misalnya dari Dirut jadi Menkeu lah gitu. 🙂

Bank jika dihuni para petualang yang semuanya serba numpang, ya susah deh. Bank yang benar-benar menjalankan proses intermediasi dengan menyalurkan secara konsekwen dana masyarakat untuk kepentingan masyarakat? emang ada?

Saya jadi bertanya-tanya, sebetulnya pemerintah ingin mengubah konstelasi industri perbankan dan sistem stabilitas keuangan itu atas desakan siapa?

Untuk apa sesuatu yang sedang tumbuh berjalan sesuai dengan rel-nya harus dikulik dan diutak-atik demi kepentingan sesaat.

Sesaat? iya sesaat dan sesat!

Banyak bank hanya menjadi korban mesin politik memperebutkan kue durjana bernama kekuasaan. Bank Bali, Bank century, bank global, dan bank-bank lainnya selalu bermasalah manakala pemilihan umum akan dilangsungkan.

__

Ada baiknya Bank Indonesia juga berbenah diri. Jangan terlalu asik bermasturbasi dengan teori-teori tak membumi yang diimpor dari swiss sana. Juga dengan banyakanya orang pinter yang mau sekolah, padahal cuma cari uang saku tambahan dan enak mengenyam pendidikan luar negeri. Bank Indonesia harus bekerja. Jangan hanya numpang hidup. Jadi assets dan hindari bersikap malas yang menjadikannya liabilities.

Apakah pegawai Bank Indonesia baik-baik semua? Tegas saya jawab tidak!

Namun saya yakin dan percaya, bahwa itupun sudah sangat baik dibandingkan dengan institusi lainnya yang warnanya serba abu-abu. Bukan berarti suka korupsi, tapi kekembungan menenggak minuman penuh konspirasi. (opo tho iki?).

Selamat malam,

Jika tersinggung jangan diambil hati. Cukup diambil hikmahnya saja.

Hihihihi..


Karir88: tanpa hoki, karir hanyalah mimpi?

April 26, 2011

Berdasarkan hail survey atas tulisan di sini: https://kopidangdut.org/2011/04/20/artikel-lowongan-pekerjaan/ yang ditanggapi secara jernih dan konsekuen oleh pembaca sejumlah 567 suara, terutama oleh Sdr. Maula di sini: https://kopidangdut.org/2011/04/20/artikel-lowongan-pekerjaan/#comment-27931

Ya. saya juga suka agak bingung kalau blog makin campur aduk. Makanya perlahan-lahan soal lowongan pekerjaan akan saya alihkan, termasuk tips-tips terkait karir.

Nah, kebetulan pas ada rejeki, saya coba beli lagi akun domain baru dan sekaligus jasa webhostingnya. Belum jadi sih, tapi proses buatnya boleh juga kok disambangi, jika perlu sekalian kasih komentar dan jadi anggota ya?  GRATIS!  🙂

Domain ini akan saya khsuskan sebagai forum diskusi terkait karir. Bisa dimulai pembagiannya berdasarkan kronologi seseorang: misal: Fresh Graduate, Social Climber dan terakhir Self Esteem kali ya. Ya terserah juga sih mau kasih pembagiannya bagaimana.

Atau bisa juga bikin thread khusus terkait bidang karir yang teman-teman geluti, misal: Perbankan, IT, Oil company, PNS 🙂 atau terserah lah apa lainnya.

Rencananya sih seluruhnya pakai konsep Generated User Content, yang mana isinya dari kita oleh kita dan untuk kita. Ya, mirip kaskus gitu lah. Forum. Fora, malah. Fora artinya banyak forum. Jamak.

Ya, yang penting mah eksekusi dulu deh, soal konsep bisa bareng-bareng dikembangin berdasarkan masukkan dan perkembangannya.

Siiip lah.

Oiya, ini alamat forum dimaksud, termasuk seluruh informasi terkait kesempatan lowongan kerja akan saya limpahkan ke sana.

ini alamatnya:

karir88.com

Satu lagi, ada yang bisa atau jago desain grafis gak? bikin logonya karir88 sebagai proyek baru, lucu juga kan ya? 🙂


Investasi dan Asuransi Lewat Bank.

April 25, 2011

Aku suka kalau bank menulis misalnya seperti contoh di bawah ini, dengan jelas, untuk mengedukasi masyarakat bahwa produk investasi dan asuransi itu tidak dijamin oleh lembaga penjamin dan penuh risiko.

Ini contoh dislaimer yg tercantum pada situs bank of america. http://bankofamerica.com//

Investment and insurance products:

•Are Not FDIC Insured •Are Not Bank Guaranteed •May Lose Value •Are Not Deposits •Are Not Insured by Any Federal Government Agency •Are Not a Condition to Any Banking Service or Activity

© 2011 Bank of America Corporation. All rights reserved.

FDIC itu mirip LPS kalau di sini. Pengumuman model seperti ini penting untuk mengetahui secara pasti risiko yang dihadapi masyarakat.

Hanya tabungan dan deposito yang dijamin pemerintah, itu pun tidak seluruhnya, hanya jumlah tertentu dengan ketentuan pendapatan bungan tertentu pula. Batasan ini berubah-ubah, sesuai dengan ketentuan LPS.

Produk perbankan banyak, juga termasuk produk jasa perbankan yang seolah-olah adalah murni dari bank, yang sesungguhnya hanya lah program kerjasama dengan pihak ketiga. Misal “Bancasurance, Investasi dana pendidikan dan asuransi”.

Para pemilik dana, ada baiknya berhati hati. Jangan sampai, saat untung ada diem, saat buntung anda baru sibuk kesana kemari.  ke semua pihak.

Menabung itu baik. Jauh lebih baik lagi jika untuk investasi. Namun jangan lupa: hati-hati.

🙂


Berita di Detikcom: Hampir 80% Pegawai Bank Indonesia Menolak OJK

Desember 2, 2010

Wah apakah benar?
http://www.detikfinance.com/read/2010/12/02/170106/1507815/5/hampir-80-pegawai-bi-tolak-gabung-ojk?f9911023
tulisan dari Herdaru Purnomo – detikFinance
Jakarta – Mayoritas pegawai Bank Indonesia (BI) menyatakan penolakannya untuk bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) mengungkapkan dari 473 responden pegawai BI, 76,98% menyatakan menolak bergabung dengan OJK.

“Hasil survei dengan responden sebanyak 473, dimana 61% responden-nya dari jumlah pengawas bank di Kantor Perwakilan, yang menyatakan untuk menolak bergabung di OJK sebanyak 76,98%,” ujar Ketua IPEBI, Agus Santoso kepada detikFinance di Jakarta, Kamis (02/12/2010).

Agus juga mengungkapkan, hanya sebanyak 14,3% bersedia untuk ditempatkan di OJK dan sisanya 9,89% lebih memilih untuk pensiun.

“Survei ini dilakukan sejak bulan Maret 2010,” tambahnya.

Agus menyampaikan, hasil survei ini disampaikan secara resmi kepada Tim Panitia Khusus RUU OJK DPR-RI ddalam pertemuan pagi tadi di Hotel Aryaduta, Jakarta.

“Kami IPEBI merasa datang kerumah rakyat dan mendapatkan perhatian dan kasih sayang luar biasa. Semoga harapan-harapan itu tidak saja didengar namun dapat dipahami dalam proses penyusunan bentuk koordinasi yang tepat dalam membangun kestabilan sistem keuangan nasional kita,” ungkapnya.

Agus menambahkan, menyatakan karyawan BI bukan menolak OJK namun yang ditolak adalah bila OJK disusun tidak sesuai kebutuhan.

“Dimana bila OJK disusun bukan atas dasar kebutuhan nyata yang urgensinya jelas maka kita tolak,” tukasnya.

Aspirasi Karyawan Bank Indonesia ini diterima langsung oleh Ketua Tim Pansus OJK Nusron Wahid pada pukul 09.00 sampai pukul 10.00 di Hotel Aryaduta.


Privatisasi

Juli 25, 2009

privatization

Mas, privatisasi, washington concensus, dan neo liberalisasi itu opo tho?

Mana nih yang ditanya? Privatisasi apa neolib nya?

Privatisasi deh.. Apaan tuh?

Gini, ndul. Awalnya ada pemikiran di Barat sono bahwa BUMN harus “dikomersialisir” dan dibuat layaknya perusahaan swasta.

Barat? Siapa tuh?

Ya, itu. Mereka yang menghuni Downing Street. No 10. Mereka mulai mengkaji soal “korporatisasi” BUMN.

Wah, berarti negara Barat ya yang pertama gagas?

Hooh. Tapi beberapa orang penting seperti Margaret Thatcher dan Keith Joseph justru beranggapan itu saja belum cukup. Pengelolaan BUMN secara profesional, berorientasi profit, dan dikelola dengan baik bukan itu yang dituju. Baca entri selengkapnya »


TURUNKAN HARGA BBM…!

Oktober 10, 2008

semuanya lagi meranggas...kering! termasuk juga kantong Anda..?

semuanya lagi meranggas...kering! termasuk juga kantong Anda..?

 

 

Maka, ketika iklim investasi sedang ambruk, maka semua orang berduyun-duyun kena getahnya, terpaksa atau dipaksa. Semua kena imbas. Seperti saat ini.

 

Harga saham turun. Semua jadi panik. Bursa saham dihentikan sementara. Tapi pas lihat harga minyak dunia juga turun, kok harga BBM kita gak ikut turun ya. ..?

Temen ane di email bilang begini:

 

“TURUNKAN BBM sekarang juga jangan nunggu deket Pemilu Pak SBY….minyak udah US$ 84/barel.. Asumsi APBN US$ 90/barel…Jangan moneter mulu yang dikejar-kejar…”! Baca entri selengkapnya »


Antara Anggun, Piyu, Kua Etnika dan Mulan Jameela

Juni 30, 2008

Knowledge Economy
Ekonomi berbasis pengetahuan. Sumber penghidupan yang berasal dari kemampuan mengolah gagasan, kesadaran, keterampilan dan kreativitas, budaya suatu individu maupun komunitas.

Sejatinya, gagasan ekonomi sebagai suatu idea, sebagai satu sikap dan sebagai suatu gaya hidup adalah bukan hal baru bagi manusia Indonesia.

Berangkat dari kelompok manusia proto melayu. Meluruh dan saling melengkapi ketika menetap di gugusan nusantara. Manusia-manusia tangguh yang hidup berburu. Perkakas-perkakas diciptakan. Lalu masa berburu tergantikan dengan kebiasaan menetap lebih lama. Bercocok tanam mulai dilakukan. Terciptalah berbagai alat rumah tangga hingga perhiasan yang tercipta di masa perundagian.

Konon katanya baru di abad keempat salah satu kelompok kecil manusia nusantara sudah masuk dalam masa sejarah. Penandaan dari baca tulis. Engkau baca-engkau tulis. Aku baca dan aku tulis. Engkau baca kembali dan engkau tulis lagi. Maka menjelmalah kita menjadi manusia sejarah. Manusia segala zaman yang akan terus terkenang. Baca entri selengkapnya »


Temasek Kopidangdut

Februari 28, 2008

hot 

Ada yang tau Temasek?  

Asal katanya sih diambil dari “Negeri Tumasik”. Perusahaan milik negara Singgapur yang menjadi pemilik ultimate Telkomsel maupun Indosat. Juga yang dulu membeli saham mayoritas SinCorp-nya Thailand, yang membikin PM Thaksin mundur karena dituduh menjual perusahaan yang dapat membahayakan kepentingan Thailand terkait kerahasiaan negara? 

Kalau belum tau juga ya ndak papa..toh gak semua hal harus kita ketahui.. 😉 Konon katanya memiliki dana keloaan sebesar 108 Milyar Dolar Amerika. Didirikan sejak tahun 1974. 

Lalu apakah sampean ngerti Khazanah Nasional BHD? Ini miliknya Negara Malaysia. Yang memiliki Bank Niaga dan satu bank lainnya yang saya lupa. Dana kelolaannya sebesar 17, 9 Milyar Dollar Amerika. Didirikan tahun 1993. 

Mas, mau ngomongin apa to? 

Baca entri selengkapnya »


Mediasi Perbankan

Juni 18, 2007

JENGKEL dengan bank? Pernah ada masalah dengan bank? Misalnya: kartu ATM hilang dan jumlah uang dalam rekening anda jadi berkurang, transfer salah alamat, dan segudang problem lainnya yang terkait dengan bank?

 nasabah.jpg 

Saat kita membaca koran, di surat pembaca seringkali tertera surat yang menyuarakan aduan betapa lemot-nya bank, nggak becus mengurus rekening kita sehingga kita kehilangan uang, atau sekadar salah-paham yang menimbulkan kerugian materiil bagi kita. 

Eittss, jangan stres dulu, apalagi putus asa! Langkah paling mudah adalah kita mengadukan langsung ke bagian layanan bank tersebut. Setiap aduan secara lisan, baik via telpon atau datang langsung, itu memang aturannya dan bank wajib memberikan keterangan atau jawaban paling lambat 2 hari setelahnya. Itu aturannya. 

Baca entri selengkapnya »


>> Risalah tentang Pro-Kontra RUU Investasi

Juni 15, 2007

images-garuda.jpg

Selamat siang sembari menanti Sholat Jumatan, 

Entah kenapa, tiba-tiba saya diminta orang kedua di kantor saya untuk membuat kajian masalah RUU Investasi. Disposisi disampaikan tadi pagi jam 08.15 WIB dan harus selesai sebelum Jumatan. Gileeee..!

Tapi untungnya saat menuliskan tulisan ini, kajian tsb sudah saya serahkan baik-baik (tanpa menggunakan kaki, muka dilipet ataupun senyum kecut!) kepada Beliau.

Sebagai bahan bacaan dan menambah wawasan kita sebagai bagian dari pejuang kehidupan di bumi pertiwi, maka saya sertakan tulisan ini (sebetulnya bukan tulisan tapi pointers).

Selamat mencicipi…

RUU Investasi (sebutan khalayak ramai untuk RUU Penanaman Modal) telah menjadi Undang-Undang No.25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. 

1. Latar Belakang:

·         Membenahi iklim investasi di Indonesia (market friendly). Baca entri selengkapnya »