Iklan
 

Perkembangan Blog

Juni 12, 2016

Apakah blog dan pembacanya tergilas oleh media sosial? Bisa jadi. Namun seharusnya tidak. Blog yang masih bertahan adalah blog niche yang mengutamakan kedalaman, keintiman, dan keleluasaan dalam berdiskusi secara personal.

Blog bisa jadi akan tergoda menjadi sebuah media, misalnya Rama Mamuaya dengan dailysocial.net nya. Atau Mashable.

Tapi blog akan terus bertahan karena sifatnya yang personal dan jarang memperhitungkan soal komersil. Keputusan tetap bertahan atau tidak lebih kepada minat dan niat dari blogger itu sendiri.

Kopidangdut telah berusia 9 tahun. Yipppppy!

🙂

salam,

Kopdang

Iklan

Kapurung Karo Edy

Maret 3, 2012

Maaf, untuk posting kali ini saya gunakan bahasa cirebon pasar. 🙂

Jadi ceritae kuh mengkenen. Isun ditugasnang ning sulawesi, tepate sih ning Makassar. eh beli ding, dudu Makassar. Masih adoh sing Makassar. Ari beli salah sih aran kotae kuh Palopo. Nah ning kana makanan khase dudu nasi jamblang. Arane apa ya, isun rada kelalen. Nasi lengko tah? dudu. empal gentong? dudu.

Oh iya, arane kapurung. isie kaya lem. kiyen sih jare isun sih gampang pisan gawee. tingal aci dipai bayem karo terong, garem, karo pecin. Tapi ternyata beda. kuwen digawe e sing sagu. tapi rasae sih pada bae karo lem glukol. 😛

Nah, sing rada kaget kuh pas isun dolan eh, ternyata ana wong tuwa, logate logat wong cerbon. Pas ditakon aslie wong endi, deweke njawab: cerbon! kita wong pancuran. DUAR!! padahal isun kan pas ning cerbon suwe ning kedawung karo cangkring siji..

palopo kuh 8 jam sing makassar, lah bisa bisae nemu wong cerbon kesasar nih kampung palopo. ya wis, kaya sedulur bae, isun langsung dipai minum, teh, anak wadone.. eh beli ding. minum karo jaburan bae.

jadi ceritae kuh, Pak Edy pengsiyunan pulisi. deweke wis pindah ning sulawesi awit tahun 63. hahaha! terus tugas ning palopo, makassar, pokoke mah pindah pindah. terus kepincut nokayu asli palopo, ya wis… kawin.

la lah, beli disangka pisan. deweke seneng udubilah. pas arep dipoto deweke beli gelem. dikira isun kuh beli gelem kenapa, eh ternyata deweke arepan salin dikit. kayae sih klambi lebaran sing dinggo. hihihi.

cekrek!


ngeblog

Februari 9, 2012

kemarin saya bertemu dengan banyak kawan lama. sembari sarapan, kami berbincang-bincang soal remeh temeh, dan salah satunya adalah perihal ngeblog.

blogging. ngeblog.

apakah remeh?

bagi sebagian menganggapnya begitu, termasuk saya. ngeblog bukan urusan yang penting dan perlu didahulukan. ia dilakukan saat tak ada pekerjaan lain.

dahulu anjar priandoyo, adik kelas smp  rutin ngeblog.  sekarang? silakan saja tengok blognya disini. Juga oktavianus sinaga yang baru pulang dari sekolahnya di seattle sana. ia malah mengubah setting blog-nya menjadi private. hanya yang ia invite yang dapat membaca blognya. 🙂

sepertinya pandangan sebagian orang ini salah, termasuk saya, bahwa ngeblog itu tidak penting. ini dikatakan istri saya. ngeblog ini penting, karena ia sudah dapat menghasilkan uang dari blognya tersebut.  hahaha.

padahal karena blognya jualan. bukan blog tulisan, tapi blog komersil!

🙂


Patembayan

Januari 21, 2011

Beberapa waktu lalu, saya coba mengamati data statistik pengunjung. Salah satu yang mengherankan saya adalah bahwa posting tentang “Patembayan” dan “Paguyuban” sangat banyak. Adapun yang saya maksud ini postingan ini: https://kopidangdut.org/2007/09/26/320/

Lantas saya jadi berpikir, jika Anda mengetik kata “patembayan” di search engine seperti google dan bing, maka yang pertama kali muncul dan di daftar paling atas adalah blog ini, maka kajian mengenai paguyuban maupun patembayan sangat sedikit.

Atau jangan-jangan Anda pun tak tahu artinya? 🙂

Paguyuban itu sejatinya ya memang seperti banyak perkumpulan di belahan Nusantara. Nuansa kekeluargaan tanpa melibatkan urusan materi. 

Sedangkan Patembayan merupakan kegiatan, aktivitas dari kelompok masyarakat dengan motif dan mengikutsertakan materi.

Contohnya Apa? 

Paguyuban: Kelompok Pengajian, Kelompok Sepakbola di Kampung, Karang Taruna, Kelompok Pecinta Alam.

Patembayan: Perusahaan, Perkumpulan MLM, Asosiasi Pedagang Ketoprak Wilayah Tebet.

Jadi? Sudah Pahamkan?

Kalau tak ada aral merintang, saya akan kupas deh perihal paguyuban dan patembayan ini dengan lebih mendalam. Kenapa? Karena ini begitu khas Indonesia.

🙂

Terima kasih.

credit: http://www.flickr.com/photos/adamjackson/4198765687/sizes/s/in/photostream/


8 Blogger Bicara Tentang “Dunia Berbagi”

Maret 26, 2010

Selamat Datang Di Dunia Berbagi

 

 

Apa yang anda bayangkan dengan dunia saat ini? Apakah sesuatu yang penuh materi, dengan sifat banal, dipenuhi pendaki karir, dan melupakan sifat yang ilahiah?

Tentu tidak salah. Berbagai aspek kehidupan menunjukkan kecenderungan itu.

Tapi apa salahnya bila berbagi adalah suatu kebutuhan. Tentu saja berbagi dalam hal yang baik-baik saja. Kalau berbagi keburukan malah nantinya kita terjerumus dalam kehidupan nerakawi. Bahaya! Hihihi..

Nah, berikut ini adalah beberapa penggalan pendapat mereka beberapa narablog tentang ngeblog. Sebuah kebiasan, pekerjaan, hobby, atau kelakuan yang bikin kecanduan? Namun yang jelas, ngeblog bagi mereka adalah suatu media untuk berbagi.

Mereka terdiri dari sosok manusia yang tak pernah tinggal diam. Jiwanya selalu gelisah. Geli-geli basah? Ah, ndak juga. Saya yakin, andaikan pun blog tak pernah diketemukan, mereka punya caranya sendiri untuk memberoikan sesen-dua sen pencerahan, baik lewat guyon, tulisan ringan, berbobot, puitis, ndakik-ndakik, hingga penuh gejolah proggresif revolusioner.. halah! Bisa jadi bila blog tak ditemukan, mereka akan menjadi vandalis yang melukis jalanan dengan tulisan indah dan penuh makna.

Selamat menikmati. Baca entri selengkapnya »


Privatisasi

Juli 25, 2009

privatization

Mas, privatisasi, washington concensus, dan neo liberalisasi itu opo tho?

Mana nih yang ditanya? Privatisasi apa neolib nya?

Privatisasi deh.. Apaan tuh?

Gini, ndul. Awalnya ada pemikiran di Barat sono bahwa BUMN harus “dikomersialisir” dan dibuat layaknya perusahaan swasta.

Barat? Siapa tuh?

Ya, itu. Mereka yang menghuni Downing Street. No 10. Mereka mulai mengkaji soal “korporatisasi” BUMN.

Wah, berarti negara Barat ya yang pertama gagas?

Hooh. Tapi beberapa orang penting seperti Margaret Thatcher dan Keith Joseph justru beranggapan itu saja belum cukup. Pengelolaan BUMN secara profesional, berorientasi profit, dan dikelola dengan baik bukan itu yang dituju. Baca entri selengkapnya »


Ganti Desain Ah..

Juli 17, 2009

Bosan dengan yang dulu dan coba untuk cari theme untuk blog yang simpel tapi powerful.

Untuk sementara pilih “treba” seperti sekarang ini.

Temanyanya warna coklat redup, suram, kayak suasana Mega Kuningan hingga sekarang.

“Turut prihatin dengan peristiwa pemboman JW Marriot dan Ritz. Mbok yao daripada main sebom, mending main pluncur, ster atau kuda..”

🙂
Sent from my BlogBerry®
powered by blog kopidangdut
https://kopidangdut.wordpress.com/
~dari urusan serius seperti dangdut hingga hal remeh sekadar politik jenaka~


SBY itu Seperti Fernando Torres, JK itu Sama Seperti Raul Gonzales

Maret 1, 2009

torres-kb3Susilo Bambang Yudhoyono

Cuy…
Ente pada suka nongton sepak bola kan? Pastinya kenal donk ye ama Fernando Torres, Raul Gonzales, Beckham, Ronaldo atau Anelka..

Mereka pinter banget giring bola, ada juga yang jago ngumpan, ada yang jago cetak gol, tapi juga jangan lupa, mereka pun tak segan-segan menjegal kaki lawan. Gedebruk..klontang-klontang..!

Ente pastinya juga paham di mana mereka bermain. Entah di Liverpool, Madrid, Inter, Milan, MU, Chelsea, atau Arsenal.

Nah, ente juga mestinya paham, mereka punya pelatih di klub masing-masing. Ada Benitez, ada Maurinho, ada si Wenger, dan lainnya. Terkadang pelatih terlihat elegan, pandai membuat strategi namun juga seringkali terlihat arogan.

Mereka membela klub mati-matian. Sikap professional. Biar bisa ngangkat pila kejuaraan, biar ndak dipecat dan biar bisa (tetep) jadi jutawan.

“Lah hubungannya sama SBY dan JK apaan, Boy..?”

Sabar…

Ente juga tentunya suka nongton sampe pagi pan? Begadang, ditemenin kacang, kopi, kemulan sarung, atau bagi yang berduit tentu saja lebih maknyuss kalau dibarengi taruhan duit. Persis kaya kelakuan Herjunot Ali di film “Gara-gara Bola”.

Penggila bola bisa jadi termotivasi kalau timnya menang, atau setidaknya pemain idolanya mencetak gol. Syukur=-syukur malah dapet menag taruhan. Cihuy abizzzz..!

Tapi apakah kita setelahnya terus merasa seneng? Toh esok harinya, paling banter jadi obrolan pagi (hingga berbusa-busa dan beraoma jigong!) dengan teman sekantor, rekan kerja, teman kuliah atau bahan obrolan dengan calon mertua.

Seminggu kemudian?
Sudah lupa…

Begitu pun politik. Baca entri selengkapnya »


BlagBligBlugBlegBlog

Desember 11, 2008

Boleh ndak sih kalau kita ngeblog itu tujuannya buat pamer kepintaran kita merangkai kata? Biar masyarakat luas ngerti dan kenal bahwasanya bukan cuma Goenawan Mohamad, Bondan Winarno, Seno Gumira Adjidarma atau Mahbub Junaedi yang jago bikin essay , tapi juga “saya”. Atau setidaknya orang menyadari bahwa GM sudah punya calon penerus.

 

Eitss, bukan saja boleh dikatakan pandai merangkai kata, malah hendak disebut intelektuil sekaligus filsuf. Juga dapat bonus berniat menjadi orang yang tulisannya “berpengaruh” dan dapat “menggerakkan” pembaca. Pokoknya dasyat lah..! Boleh gak sih..?

 

Boleh-boleh saja khan? Toh siapa sih yang tahu apa motif kita repot-repot menulis, bayar sewa akses, menunggu komentar, hingga berharap syukur-syukur ditautkan dalam tulisan blogger lainnya.

 

Atau justru kita adalah pengidap altruisme akut. Pro bono. Non profit. Cuma berbagi. Titik. Bukan mau cari iklan, SEO, statistik sampai efek keartisan. Jiwanya separuh malaikat-setengah lagi nabi. 

 

Ah, saya ndak seperti itu. Saya tergolong orang seperti yang saya paparkan di awal itu kali ya? Suka bicara banyak, bahas ini-itu, pamer analisis A-B sampai Z, sok penyair hingga pengamat politik gadungan. Jangan-jangan itu hanyalah salah satu penyaluran dari sifat latah saya yang sudah terjangkiti penyakit “ingin terkenal-ingin dikenal”.

 

Sama halnya seperti artis film, seperti pejabat negara, atau seperti pelawak.

😛

 

Sampai pajang foto, tulis profil, hingga pengalaman potong kuku pun disampaikan, kejadian kepleset di kamar mandi diceritakan, lobang telinga gatel pun merasa penting diketahui banyak orang.

 

Atau malah menjadi hamba statistik, yang mendompleng isu paling hot dan banyak diperbincangkan orang. Ada kasus artis si A sedang bermasalah, maka dipostinglah urusan itu. Ada cerita mengenai perhelatan akbar yang bikin banyak korban jiwa dan sudah disampaikan harian berita nasional  sehingga bikin heboh masyarakat luas, pun ditulis untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

 

Blog menjadi arena pacuan kuda. Persis kaya pembagian rapor jaman dulu. Siapa yang peringkat pertama. Siapa yang menjadi murid tauladan. Siapa yang selalu mendapat juara.

 

Toh blog memang masih merupakan “barang relatif baru” yang ujudnya masih terus dibentuk, dan belum ketahuan, pada akhirnya akan “lebih kuat” untuk menjadi apa bagi siapa dan bagaimana bisa?

 

Mumpung blog masih jadi barang “serba bisa”, maka saya sangat senang memperlakukannya dengan semena-mena., tergantung pada  mood berdasarkan tanggal: Tua atau Muda…

 

😛

 

>>> Nah, kalau anda, para blogger, apa sih yang ingin anda capai dari blog anda?

images


Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

September 27, 2008

contoh diskusi

contoh diskusi

Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

FGD Test alias Focus Group Discussion atau lebih dikenal dengan (“Ujian Diskusi Kelompok(Selanjutnya disebut FGD”)adalah salah satu tahap ujian dalam proses seleksi penerimaan calon pegawai/karyawan pada sebuah perusahaan atau instansi yang sedang trend saat ini.

Apa sih FGD itu..?

FGD adalah sebuah pengkondisian situasi dimana para peserta FGD dikelompokkan dengan jumlah tertentu (antara 4-10 orang) dengan diberikan satu atau lebih pokok tema bahasan.

Bagaimana FGD berlangsung..?

Biasanya Panitia atau tim penguji akan memberikan informasi secukupnya baik lisan maupun tertulis yang berisi sebuah Cerita dengan suatu inti masalah dan pilihan-pilihan yang dapat dipilih oleh peserta.

Kemudian peserta diskusi diminta untuk memulai diskusi untuk memecahkan masalah tersebut bersama-sama dengan teman diskusi dalam satu kelompok. Perserta diharapkan dapat memberikan pendapat, pertanyaan, sanggahan dan solusi pemecahan masalah atas tema bahasan yang diberikan panitia.

Apa biasanya yang didiskusikan dalam sebuah FGD..?

Tema yang biasanya diberikan adalah:Berita terkini mengenai suatu isu, seperti isu politik, ekonomi atau pendidikan. Dimungkinkan juga mengenai situasi dengan perumpamaan para peserta merupakan korban suatu bencana dengan diberikan pilihan-pilihan solusi. Setiap peserta diharapkan dapat memberikan pendapat atas pilihannya dan dapat ditanggapi oleh peserta lain.

Apa yang dinilai dari FGD..?

FGD dimaksudkan untuk dapat menilai masing-masing peserta dalam menghadapi simulasi masalah. Bagaimana peserta dapat memebrikan pendapat, sangghana atau pertanyaan dan solusi yang diambil. Cara komunikasi yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan dalam FGD ini.

Baca entri selengkapnya »


Antara Anggun, Piyu, Kua Etnika dan Mulan Jameela

Juni 30, 2008

Knowledge Economy
Ekonomi berbasis pengetahuan. Sumber penghidupan yang berasal dari kemampuan mengolah gagasan, kesadaran, keterampilan dan kreativitas, budaya suatu individu maupun komunitas.

Sejatinya, gagasan ekonomi sebagai suatu idea, sebagai satu sikap dan sebagai suatu gaya hidup adalah bukan hal baru bagi manusia Indonesia.

Berangkat dari kelompok manusia proto melayu. Meluruh dan saling melengkapi ketika menetap di gugusan nusantara. Manusia-manusia tangguh yang hidup berburu. Perkakas-perkakas diciptakan. Lalu masa berburu tergantikan dengan kebiasaan menetap lebih lama. Bercocok tanam mulai dilakukan. Terciptalah berbagai alat rumah tangga hingga perhiasan yang tercipta di masa perundagian.

Konon katanya baru di abad keempat salah satu kelompok kecil manusia nusantara sudah masuk dalam masa sejarah. Penandaan dari baca tulis. Engkau baca-engkau tulis. Aku baca dan aku tulis. Engkau baca kembali dan engkau tulis lagi. Maka menjelmalah kita menjadi manusia sejarah. Manusia segala zaman yang akan terus terkenang. Baca entri selengkapnya »


Industri Irrasional Nusantara

Juni 19, 2008

INDUSTRI KREATIF NUSANTARA

Saya pikir masalah indutri kreatif sebagai perwujudan ekonomi berbasis pengetahuan sudah lama dilakukan oleh bangsa ini.

Memang betul, untuk menuju nilai ekonomis sebesar-besarnya, kita belum terlalu mengarah ke sana, walaupun sudah banyak dilakukan.

Salah satu contoh nyata dan terlupa dalam paguyuban kreativitas [dan bukannya patembayan kreatifitas] adalah sebagai berikut:

Pojok kanan, aktor kondang dalam kesempatan \

Kelompok sandiwara, ludruk, teater kampung sudah mengurat akar sedari dulu. Mungkin, semenjak sungai Bengawan Solo belum mengalir sampai jauh.

😛

Untuk hitung-hitungan ekonomis, aktivitas paguyuban ini memang tidak dapat dikatakan baik, namun sebagai sebuah gaya hidup sekaligus kultur budaya masyarakat, posisi sandiwara tradisional, ludruk, teater kampung mutlak adanya.

Baca entri selengkapnya »


Pagi Ini Ada Yang Baru?

Juli 5, 2007

Ya..! 

Avatar:  

Bagi blogger pada WordPress.com (WP) yang senang menampilkan wajah atau gambar yang “menyerupai” dirinya, WP telah memberikan fasilitas kolom avatar pada widget “Recent Comments” (versi blog ini: # Komentar TAMU (side bar kiri)).

Asyik, karena size dapat diatur sedemikian rupa. Cobalah..! 

Daerah Banjir:

Bila kemarin Mas Kopdang memperkenalkan fitur baru berupa Data Inflasi dari BPS, maka semenjak sore kemarin, blog ini sudah dilengkapi juga informasi mengenai kawasan yang “rawan-banjir”. Hati-hati pilih rumah, tempas kost dan apartment, carilah di kawasan “kering kerontang” saat musim penghujan. 

Baca entri selengkapnya »


4 Blog Favorit

Juni 22, 2007

Kemarin adalah hari yang bersejarah bagi blog ini.  

Dalam sehari, sudah dapat menembus 200 penge-klik. Tepatnya 243 hits. Mungkin bagi sebagian blogger sudah biasa, tapi bagi saya yang sebetulnya baru awal Mei 2007 ini bergabung dalam keluarga besar wordpress, merasa bahagia setara. 

Kalau dirunut, blog sudah saya kenal bertahun-tahun lalu. Tahun 2000 awal. Namun dulu hanya sebatas kontributor, bukan founder atau Administrator. Blog “hanyakata” yang ngekos di blogspot, blog “savouco” (Save Our Country) yang numpang di tempat yang sama, pernah saya sumbang. Kedua blog tersebut digawangi oleh Astrid Reza, mantan pemred on/off, terbitan AKY-Jogja sekaligus cerpenis handal. Waktu itu dia masih “orang baru” di Jogja sepulangnya dari Armidale-Australia.  

Sekarang, saya mulai ikut berinteraksi dengan blogger kawakan yang sudah malang-melintang sampe keplintir di jagad blog Indonesia. 

4 Blogger yang saya harus sampaikan terima kasih adalah: Baca entri selengkapnya »