Iklan
 

Diproteksi: QA Tanya Jawab Seputar Lowongan Bank Indonesia 2009 (PCPM BI)

Oktober 18, 2009

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan

Selingkuh Dari Kacamata Psikolog

Maret 5, 2009

Berikut adalah tulisan Sylvia Damayanti Amril, Guestblogger Blog Kopidangdut. Selamat menikmati.

 

Seputar Selingkuh

Selingkuh adalah kilasan blitz jepretan paparazzi yang menyilaukan, menjadi sorotan sesaat, serasa selebritas sejagad, indah namun sementara, efeknya gemerlapan namun membutakan. 

Penghayatan

Topik yang asyik untuk diulik-ulik. Selingkuh. Saya coba browsing di Internet. Banyak kepanjangan yang kreatif. Selingan Indah Keluarga Utuh, Selingan Indah Keluarga Runtuh. Lazimnya berarti :

        hubungan romantis dengan yang bukan pasangan/pacar resmi.   

        melakukan sesuatu tidak dalam koridor komitmen.

Sedangkan se.ling.kuh menurutversi  KUBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) keluaran 1991 berarti:

        tidak berterus terang;

        tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri;

        curang;

        serong.

Selingkuh memang nikmat kalau ia tidak mengikat dan tidak berhasil diungkap. Hidup jadi lebih berwarna dan bekerja juga lebih giat. Demikian pengakuan salah seorang penikmat perselingkuhan.  Ia mengaku sudah memiliki istri, dan pernikahan yang baik-baik saja meski sedikit bosan”, ia mengimbuhkan. Baca entri selengkapnya »


Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

September 27, 2008

contoh diskusi

contoh diskusi

Perihal Tes Diskusi Kelompok (FGD)

FGD Test alias Focus Group Discussion atau lebih dikenal dengan (“Ujian Diskusi Kelompok(Selanjutnya disebut FGD”)adalah salah satu tahap ujian dalam proses seleksi penerimaan calon pegawai/karyawan pada sebuah perusahaan atau instansi yang sedang trend saat ini.

Apa sih FGD itu..?

FGD adalah sebuah pengkondisian situasi dimana para peserta FGD dikelompokkan dengan jumlah tertentu (antara 4-10 orang) dengan diberikan satu atau lebih pokok tema bahasan.

Bagaimana FGD berlangsung..?

Biasanya Panitia atau tim penguji akan memberikan informasi secukupnya baik lisan maupun tertulis yang berisi sebuah Cerita dengan suatu inti masalah dan pilihan-pilihan yang dapat dipilih oleh peserta.

Kemudian peserta diskusi diminta untuk memulai diskusi untuk memecahkan masalah tersebut bersama-sama dengan teman diskusi dalam satu kelompok. Perserta diharapkan dapat memberikan pendapat, pertanyaan, sanggahan dan solusi pemecahan masalah atas tema bahasan yang diberikan panitia.

Apa biasanya yang didiskusikan dalam sebuah FGD..?

Tema yang biasanya diberikan adalah:Berita terkini mengenai suatu isu, seperti isu politik, ekonomi atau pendidikan. Dimungkinkan juga mengenai situasi dengan perumpamaan para peserta merupakan korban suatu bencana dengan diberikan pilihan-pilihan solusi. Setiap peserta diharapkan dapat memberikan pendapat atas pilihannya dan dapat ditanggapi oleh peserta lain.

Apa yang dinilai dari FGD..?

FGD dimaksudkan untuk dapat menilai masing-masing peserta dalam menghadapi simulasi masalah. Bagaimana peserta dapat memebrikan pendapat, sangghana atau pertanyaan dan solusi yang diambil. Cara komunikasi yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan dalam FGD ini.

Baca entri selengkapnya »


Saran Skripsi Hukum

Februari 10, 2008

sarjana

Beberapa komentar dan email menanyakan perihal penulisan ilmu hukum (skripsi hukum). Alih-alih bertanya tentang metodologi penelitian, keselarasan antara rumusan masalah-pembahasan dan kesimpulan (plus saran), Sahabat lebih banyak yang bertanya tentang “judul”.  

Saya sedih.

Baca entri selengkapnya »


Pidana Perbankan: Antara Asas Kolegial dan Vicarious Liability

Desember 28, 2007

Penanganan kasus dugaan tindak pidana di bidang perbankan (tipibank) dalam suatu bank yang berbentuk badan hukum berupa Perseroan Terbatas (PT), perlu dipahami oleh penegak hukum mengenai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing organ PT, sehingga batasan tanggung jawab di dalam suatu perbuatan hukum yang memenuhi unsur tipibank dapat dipahami secara tepat dan memudahkan di dalam menentukan para pelaku dugaan tipibank.

Ada perbedaan pandangan para penegak hukum terkait penerapan hukum di dalam penanganan suatu kasus, misalnya dalam hal perbuatan hukum yang dilakukan oleh direksi, dengan beberapa direktur di dalamnya, asas dalam hukum pidana yang menyatakan bahwa setiap individu bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya akan kontradiktif dengan asas kolegial dalam hukum perusahaan yang termaktub dalam UU No.40. tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Bagi ahli hukum pidana kecenderungan bahwa hanya pelaku yang secara langsung melakukan “kesalahan” yang akan dipidana dan tidak dapat dialihkan atau dibebankan kepada orang lain. Sedangkan dalam hukum perusahaan, secara jelas dan tegas, setiap pihak memiliki kewenangan dan tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat dimungkinkan bahwa karena kewenangannya, suatu pihak, misalnya direksi, harus bertanggung jawab atas nama PT. dalam suatu perbuatan hukum yang telah dilakukan.

Berkembangnya wacana pemberlakuan vicarious liability yang menjadi perhatian sekaligus kekuatiran praktisi perbankan, merupakan kajian menarik dan penting dalam penanganan kasus tipibank. Doktrin yang diadopsi dari common law tersebut menyatakan bahwa

 

“Korporasi/ perusahaan bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan oleh pegawai-pegawainya, agen/perantara atau pihak lain yang menjadi tanggung jawab korporasi. Dengan kesalahan yang dilakukan oleh salah satu individu tersebut, kesalahan itu secara otomatis diatribusikan kepada korporasi. Dalam hal ini korporasi dapat dipersalahkan meskipun tindakan yang dialakukan tersebut tidak disadari atau tidak dapat dikontrol (Prof. Dr. Bismar Nasution, “Kejahatan Korporasi dan pertanggungjawabannya”-2006).  

  Baca entri selengkapnya »


Tentang Skripsi Hukum Lagi

Agustus 10, 2007

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat email dari Geri yang menuliskan sebagai berikut: 

Nama saya geri… ambil jurusan hukum… berhubung saya liat blognya mas kopdang dan ngeliat latar belakang mas yang hukum juga… saya mau share sedikit mengenai skripsi saya. Btw skripsi saya mengenai masalah BLBI (perjanjian MSAA yang memuat klausul release n discharge dihubungkan dengan pasal 1320 KUH Perdata) tapi identifikasi masalah (IM) saya ditolak dosen pembimbing karena katanya terlalu mudah buat dianalisis. Yang mau saya tanyain :” kira-kira mas ada alternatif IM lain ga buat skripsi saya tadi (berhubungan dengan masalah keperdataannya)? atau mas ada saran judul buat saya terutama dibidang perbankan atau pasar modal… Nuhun pisan buat jawabannya. Jawaban mas menyelamatkan hidup saya… He…he…”. o ya mas ketinggalan, saya bisa minta UU PT yang baru??? skali lagi Nuhun pisan…. 

Komentar saya:

Coba baca ini dulu (silahkan klik).

Dan ini RUU yang baru disahkan oleh DPR. pjlsruuptfinal.pdf

Dan berhubung, mBak Putri yang pernah saya jawab atas pertanyaannya di blog ini juga telah menulis reply atas jawaban saya dalam postingan ini, maka akan saya muat juga email beliau yang isinya begini: 

Baca entri selengkapnya »