Iklan
 

Skripsi Hukum Internasional

Oktober 3, 2008

Teman kita Diki menulis demikian dalam kolom komentar blog di sini, sebagai berikut:

 

assalamualaikum…mas…
saya mhsswa hukum internasional…maw curhat bout skripsi nih…
rencananya saya mo kasih masuk judul: Tinjauan Hukum Internasional Pengaruh deklarasi Uni Eropa dalam kasus Munir terhadap Diplomasi Indonesia.
kira2 bagaimana mas? perlu dirubah? mohon masukannya…
oya…kalau mamang relevan..apa rumusan masalahnya yah…
1. bagaimana dampak deklarasi Uni Eropa dalam kasus munir terhadap diplomasi Indonesia ?
2. bagaimana sikap diplomasi Indonesia dalam mengahdapi deklarasi Uni eropa?
skali lg mohon arahannya mas… thenx..
piss..

 

Tanggapan ane’: Baca entri selengkapnya »

Iklan

Saran Skripsi Hukum

Februari 10, 2008

sarjana

Beberapa komentar dan email menanyakan perihal penulisan ilmu hukum (skripsi hukum). Alih-alih bertanya tentang metodologi penelitian, keselarasan antara rumusan masalah-pembahasan dan kesimpulan (plus saran), Sahabat lebih banyak yang bertanya tentang “judul”.  

Saya sedih.

Baca entri selengkapnya »


Pidana Perbankan: Antara Asas Kolegial dan Vicarious Liability

Desember 28, 2007

Penanganan kasus dugaan tindak pidana di bidang perbankan (tipibank) dalam suatu bank yang berbentuk badan hukum berupa Perseroan Terbatas (PT), perlu dipahami oleh penegak hukum mengenai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing organ PT, sehingga batasan tanggung jawab di dalam suatu perbuatan hukum yang memenuhi unsur tipibank dapat dipahami secara tepat dan memudahkan di dalam menentukan para pelaku dugaan tipibank.

Ada perbedaan pandangan para penegak hukum terkait penerapan hukum di dalam penanganan suatu kasus, misalnya dalam hal perbuatan hukum yang dilakukan oleh direksi, dengan beberapa direktur di dalamnya, asas dalam hukum pidana yang menyatakan bahwa setiap individu bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukannya akan kontradiktif dengan asas kolegial dalam hukum perusahaan yang termaktub dalam UU No.40. tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Bagi ahli hukum pidana kecenderungan bahwa hanya pelaku yang secara langsung melakukan “kesalahan” yang akan dipidana dan tidak dapat dialihkan atau dibebankan kepada orang lain. Sedangkan dalam hukum perusahaan, secara jelas dan tegas, setiap pihak memiliki kewenangan dan tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat dimungkinkan bahwa karena kewenangannya, suatu pihak, misalnya direksi, harus bertanggung jawab atas nama PT. dalam suatu perbuatan hukum yang telah dilakukan.

Berkembangnya wacana pemberlakuan vicarious liability yang menjadi perhatian sekaligus kekuatiran praktisi perbankan, merupakan kajian menarik dan penting dalam penanganan kasus tipibank. Doktrin yang diadopsi dari common law tersebut menyatakan bahwa

 

“Korporasi/ perusahaan bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan oleh pegawai-pegawainya, agen/perantara atau pihak lain yang menjadi tanggung jawab korporasi. Dengan kesalahan yang dilakukan oleh salah satu individu tersebut, kesalahan itu secara otomatis diatribusikan kepada korporasi. Dalam hal ini korporasi dapat dipersalahkan meskipun tindakan yang dialakukan tersebut tidak disadari atau tidak dapat dikontrol (Prof. Dr. Bismar Nasution, “Kejahatan Korporasi dan pertanggungjawabannya”-2006).  

  Baca entri selengkapnya »


Skripsi Hukum dan Skripsi Pada Umumnya Serta Permasalahannya

Agustus 6, 2007

Inbox gmail Mas Kopdang kedatangan sepucuk surat dari Putri, Mahasiswi Hukum, yang menuliskan pertanyaan sebagai berikut: 

nama saya putri… ambil jurusan hukum… berhubung saya liat blognya mas kopdang yang kayanya enak kalo diajak share dan saya liat latar belakang mas yang hukum juga… saya pengen tanya kira2 topik/kasus apa yang bisa dijadikan bahan skripsi yah… saya lagi binguuung banget untuk menentukan judul skripsi padahal deadline bentar lagi..saya ambil jurusan hukum ekonomi bisnis dan tertarik sekali dengan persaingan usaha dan perusahaan/hal2 yang berbau PT kira-kira mas bisa membantu saya untuk berbagi ide dan kalo dipake sama saya, saya akan banyak2 terima kasih sekali…                                                                   

sebelumnya saya ucapkan terima kasih dan mohon kiranya dibalas 

wassalam 

Komentar Mas Kopdang: 

Pertama: Maaf, baru saya sempat balas  hari ini. (Surat masuk tanggal 31 Juli).

Kedua: Menurut saya, Putri sebaiknya lebih terfokus pada “rumusan  masalah” terlebih dahulu. Carilah situasi, fenomena, topik di mana ada gap / jurang antara das sein dan das sollen suatu keadaan. Pilihlah topik yang mudah, mampu dibuat dan bermanfaat bagi Putri. 

Mengenai topik, judul dan permasalahan yang akan diambil, silahkan Putri menganalisa keadaan yang paling dekat atau yang sedang nge-trend saat ini. Sehingga akan mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dilakukan. Karena Sebetulnya menurut saya, Skripsi itu Cuma terdiri dari 3 hal: 

  1. Menentukan masalah (pertanyaan yang harus dijawab dalam Bab Pembahasan Skripsi) dengan penyesuaian judul terhadap masalah.
  2. Membahas (mencari tahu) tentang aturannya- dan kenyataannya tentang masalah tersebut.
  3. Menyimpulkan hasil pembahasan sesuai rumusan masalah. Sehingga antara masalah, pembahasan dan kesimpulan segaris lurus dan “nyambung”. Sedangkan bonus bagi skripsi itu adalah “saran”, yakni uraian singkat untuk menambal jurang antara qua aturan dan yang terjadi dalam kenyataan sehari-hari [solusi sederhana]

  Contoh paling sederhana, bila diselaraskan dengan hukum ekonomi bisnis adalah: Baca entri selengkapnya »