Iklan
 

Patembayan

Januari 21, 2011

Beberapa waktu lalu, saya coba mengamati data statistik pengunjung. Salah satu yang mengherankan saya adalah bahwa posting tentang “Patembayan” dan “Paguyuban” sangat banyak. Adapun yang saya maksud ini postingan ini: https://kopidangdut.org/2007/09/26/320/

Lantas saya jadi berpikir, jika Anda mengetik kata “patembayan” di search engine seperti google dan bing, maka yang pertama kali muncul dan di daftar paling atas adalah blog ini, maka kajian mengenai paguyuban maupun patembayan sangat sedikit.

Atau jangan-jangan Anda pun tak tahu artinya? 🙂

Paguyuban itu sejatinya ya memang seperti banyak perkumpulan di belahan Nusantara. Nuansa kekeluargaan tanpa melibatkan urusan materi. 

Sedangkan Patembayan merupakan kegiatan, aktivitas dari kelompok masyarakat dengan motif dan mengikutsertakan materi.

Contohnya Apa? 

Paguyuban: Kelompok Pengajian, Kelompok Sepakbola di Kampung, Karang Taruna, Kelompok Pecinta Alam.

Patembayan: Perusahaan, Perkumpulan MLM, Asosiasi Pedagang Ketoprak Wilayah Tebet.

Jadi? Sudah Pahamkan?

Kalau tak ada aral merintang, saya akan kupas deh perihal paguyuban dan patembayan ini dengan lebih mendalam. Kenapa? Karena ini begitu khas Indonesia.

🙂

Terima kasih.

credit: http://www.flickr.com/photos/adamjackson/4198765687/sizes/s/in/photostream/

Iklan

Privatisasi

Juli 25, 2009

privatization

Mas, privatisasi, washington concensus, dan neo liberalisasi itu opo tho?

Mana nih yang ditanya? Privatisasi apa neolib nya?

Privatisasi deh.. Apaan tuh?

Gini, ndul. Awalnya ada pemikiran di Barat sono bahwa BUMN harus “dikomersialisir” dan dibuat layaknya perusahaan swasta.

Barat? Siapa tuh?

Ya, itu. Mereka yang menghuni Downing Street. No 10. Mereka mulai mengkaji soal “korporatisasi” BUMN.

Wah, berarti negara Barat ya yang pertama gagas?

Hooh. Tapi beberapa orang penting seperti Margaret Thatcher dan Keith Joseph justru beranggapan itu saja belum cukup. Pengelolaan BUMN secara profesional, berorientasi profit, dan dikelola dengan baik bukan itu yang dituju. Baca entri selengkapnya »