Catatan Kecil

Januari 3, 2017

Ramai soal dugaan uang NKRI dicetak oleh swasta?

Sebetulnya dengan membaca ketentuan di bawah ini, akan paham bahwa uang akan selalu dicetak oleh Peruri, kecuali dalam keadaan tertentu.

UU No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang

Bagian Ketiga

Pencetakan

Pasal 14

(1) Pencetakan Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia.

(2) Pencetakan Rupiah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan di dalam negeri dengan menunjuk badan usaha milik negara sebagai pelaksana Pencetakan Rupiah.

(3) Dalam hal badan usaha milik negara sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyatakan tidak sanggup melaksanakan Pencetakan Rupiah, Pencetakan Rupiah dilaksanakan oleh badan usaha milik negara bekerja sama dengan lembaga lain yang ditunjuk melalui proses yang transparan dan akuntabel serta menguntungkan negara.

(4) Pelaksana Pencetakan Rupiah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus menjaga mutu, keamanan, dan harga yang bersaing.

Penjelasan:

Pasal 14

Ayat (1)

Untuk menjaga kualitas keamanan Rupiah, dalam Pencetakan Rupiah, Bank Indonesia meminta masukan dari badan yang mengoordinasikan pemberantasan Rupiah Palsu.

Ayat (2)

Yang dimaksud dengan “badan usaha milik negara” adalah badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang pencetakan Rupiah.

Ayat (3)

Yang dimaksud dengan “tidak sanggup melaksanakan Pencetakan Rupiah” adalah ketidaksanggupan yang disebabkan oleh keadaan kahar (force majeure) dan bencana sosial.

Ayat (4)

Yang dimaksud dengan “harga yang bersaing” adalah harga yang batasannya ditentukan berdasarkan peraturan perundangundangan mengenai pengadaan barang dan jasa.

Bagaimana membuktikannya?

Tinggal mintakan saja kontrak kerjasama antara BI dan Peruri. Termasuk seluruh korespondensi dan risalah rapat rencana pencetakan uang baru.

Juga minta bukti pengadaan kertas oleh Peruri.

Sedangkan di sisi BI dapat membuktikan dari banyak sisi. Semenjak desain akan dibuat, juga rencana pencetakan dan proses kerjasama.

Oleh karena itu, ndak perlu iseng untuk menuduh bahwa uang NKRI dicetak oleh swasta dan merugikan negara atau  memperkaya pihak tertentu.

-=-


hari pertama kembali

Januari 3, 2017

seperti baru lulus kuliah terus dapet kerja. hari pertama kerja itu akan selalu akan jauh lebih menyenangkan.

semoga kita semua sehat selalu.


Kaka dan Dede

Desember 8, 2016


Boleh Juga Liburannya Diperpanjang

Desember 4, 2016

Boleh juga usulan untuk menambah liburan di hari kemerdekaan. Supaya kita merasa jadi warga yang diberi hadiah oleh negara.

🙂

 

 


Demo Aksi Berbeda dengan Demokrasi?

Desember 4, 2016

Sebulan lalu, tepatnya 4 November, demo masak terjadi. Juga dua hari lalu. Demo lanjutan. Menu masakannya sama.

Maka jangan salahkan orang dulu yang bilang bahwa agama dan politik di negeri ini memang sulit dipisahkan. Untuk kepentingan politik boleh bawa-bawa agama. Dan demi kepentingan agama juga sebagian besar bawa urusan politik.

Sebagai seorang birokrat, maka saya pribadi ini adalah sebuah hal biasa. Mesin birokrasi harus jalan terus. Dia apolitis. Siapapun dirijennya, lagu harus terus diputar.

 


Dering Hape

Desember 2, 2016

Beberapa hari yang lalu hape saya berdering di waktu jam makan siang. Saya tengok dan nomor yang tidak saya kenal. Saya diamkan. Berhenti sendiri. Lalu berdering lagi. Begitu terus berulang kali.

Esok harinya saya mengikuti sebuah rapat di pinggiran kota jakarta. Saat meeting hape saya berdering dengan nomor yang sama kemarin. Saya angkat. Ternyata yang menelpon adalah orang yang duduk dua korsi di sebelah saya.

“Oh kirain hapenya rusak. Bisa diangkat juga toh”.

Saya ndak paham maksud dia. Dia menganggap bahwa kewajiban bagi setiap insan untuk angkat telpon demi sopan santun. Saya malah lebih menjaga privasi. Jika memang hendak menghubungi saya, kenapa tidak sms dahulu dan perkenalkan diri. Sehingga jika saya tahu itu siap, saya dapat pertimbangkan untuk angkat telpon atau tidak.

Hingga saat ini saya tidak tahu nama Bapak itu.

 

salam,

 


Talenta Terbaik Tidak Ada Hubungannya Dengan Politik

November 29, 2016

Karena talenta terbaik bicara cukup dua saja, plus satu. Integritas dan kompetensi, plus reputasi. Jika mau mendapatkan darah segar yang mumpuni, maka darah itu ndak perlu dipertaruhkan dengan kelanggengan jabatan atau institusi. Pureblood.

Maka, untuk dapatkan terbaik, jika kebetulan juga kuat secara politik, maka menjadi wajar.

  • Dia hebat, eh ternyata juga rendah hati banget. Ponakan Bu Mulyani Lho.
  • Lulusan Inggris dia. Beasiswa chevening. Ga taunya dia mantunya Pak ini lho.

Bedakan dengan:

  • Apaan, dia lulus juga karena dapet sms dari Pak Bos.
  • Selain dia, ada sepupunya tiga orang lagi. Iyah, rombongan Komisi XXX.

Selamat berkarya.


Mau Dibawa Kemana BPR dan BPRS

November 28, 2016

Jika ingin bermain bola harus sedia kocek modal Rp. 6 Miliar. Apalagi jika belum sampai pada tahap itu semua berpuasa. Ndak boleh menikmati dividen. Hingga 2024 nanti.

Padahal BPR/BPRS cita-citanya buat rakyat bawah. Buat modal dagang bakso. Buat beli pot dan berjualan tanaman hias.

JIka konsolidasi dilakukan untuk memastikan BPR dengan modal kuat saja yang boleh bermain, ya ndak-papa. Toh ekonomi kita adalah ekonomi kerakyatan berbasis kapitalis liberal. Ahahaha.

Dengan KPMM dan Modal inti yang semakin besar dipersayaratkan, maka penguatan permodalan menjadi lebih jelas. Bagaimana dengan pemilik bank? Mereka akan berpikir ulang, apakah bank memang sebuah investasi yang menjanjikan?

[]


Kolam Ikan

November 28, 2016

Bayangkan bahwa kita memiliki kolam ikan yang berbatasan dengan laut lepas. Kolam yang bagian paling tepinya bercampur alir asin dari laut dan beraneka ragam ikan hidup di dalamnya. Ada ikan teri, ikan mas koki, ikan mujaer, ikan nila, ikan bandeng, ikan hiu, sampai ikan paus.

Ikan paus bebas bermain ke pinggir kolam yang menjorok ke daratan. Ikan hiu juga boleh bermain di tepi kolam. Anehnya ikan hiu juga makan plankton berebut dengan teri.

Jika ikan itu adalah bank, bayangkan jika semua bank boleh bercampur dalam kolam yang sama.

 


Budaya Kerja OJK

November 14, 2016

Ketika dua lembaga saling bertemu, misalnya Bank Indonesia dan Bapepam LK, maka salah satu menu favorit yang bisa menjadi aplikasi pemersatu adalah “budaya kerja”. Hal ini terjadi di OJK, ketika eks pengawas bank dari BI dan eks Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan dari Kemenkeu bersatu dan bekerja dalam satu atap. Budaya kerja menjadi semacam “american dream” bagi OJK.

Kemudian dibentuklah sebuah satuan kerja khusus yang mengurusi soal ini. Manajemen Perubahan. Mengubah dari A menjadi Z. Baik jika mereka secara menyeluruh membudayakan karakteristik OJK. Keren. Tak ada lagi mental institusi lama. Terbitlah budaya lembaga baru.

Tapi ada baiknya perlu secara akurat mendengar karakteristik masing-masing satker. Ada beberapa satker yang menjadi krusial untuk dinomorsatukan disatukan. Misal satuan kerja yang berada di wilayah abu-abu bernama manajemen strategis. Dalam satu satker mereka bertemu. Eks BI dan eks bapepam. Seharusnya di satker-satker seperti ini diberlakukan khusus dengan tambahan budget, perhatian dan menjadi pilot project.

Kenapa?

Di komperatemen perbankan, secara alamiah sudah terbentuk karakter homogen. Begitu juga Pasar Modal. Termasuk dalam hal ini juga Pengawas Asuransi dan lembaga keuangan nonbank lainnya.

Tapi coba tengok departemen hukum, SDM, logistik, keuangan dan satuan kerja “shared function” lainnya. Begitu heterogen. Disinlah tantangan OJK sesungguhnya. Satuan kerja yang mengurusi budaya kerja, manajemen perubahan dan pembentukan identitas OJK perlu mau bekerja lebih teliti menilik dan mengajak satuan kerja tersebut diatas untuk lebih giat.

Dalam tubuh departemen hukum misalnya. Pertemuan langsung antar eks BI dan eks bapepam. Perlu ada resep jitu dan dana lebih untuk membuat kegiatan bersama yang dapat memberikan pemahaman sama dan visi bersama demi dan untuk atas nama OJK kedepan.

Jika perlombaan menjadi tolok ukur, maka ada sedikit keliru. Garis start yang berbeda kompartemen pasar modal, perbankan dan lembaga keuangan lainnya (homogen), dengan kompartemen shared function (hukum, keuangan, logistik, sdm) yang berbeda latar belakang antarkaryawan menjadi tak seimbang.

Perlu kiranya satuan kerja yang mengurusi ini menggenjot program di satker tertentu yang “kritis”. Mulai dari mana? Atas. Coba tengok seberapa besar keadaran dan pemahaman, serta aplikasi dalam keseharian dari para pejabat atas di satker ini terhadap budaya kerja. Apakah mereka rela anak buahnya ikut aktif membuat acara yang berkaitan dengan mitra perubahan? Apakah rela jika jam kerja digunakan untuk acara semacam ini?

Coba cari tahu.

salam anget,

 


kerja di 4 november

November 4, 2016

kita mah kerja aja. dan ini suasana kantor jumat pagi ini. yang demo mungkin uda banyak duit jadi ga kerja.


Tetap

Oktober 26, 2016

Pada akhirnya pengumuman penempatan itu resmi disampaikan. Mulai 1 Januari 2017 saya kembali aktif berkarya untuk dan atas nama Bank Indonesia melalui Departemen Hukum.

Senang.


Tantangan

Oktober 8, 2016

Ketika menjadi sebuah lembaga publik, maka soal “kewajaran” dan “tata kelola yang baik” menjadi syarat utama menyelenggarakan tugas keseharian.

Buka sekadar proyek cari nama, namun mengakar hingga pertanyaan mendasar: berguna?

 


Oleh-oleh dari Kendari

Oktober 7, 2016


Bingkisan indah sebelum pindah

September 24, 2016


mata uang pecahan baru

September 15, 2016

No. 18/ 75 /DKom

SIARAN PERS

BI akan Keluarkan Uang NKRI dengan Desain Baru

Bank Indonesia akan menerbitkan uang Rupiah NKRI dengan desain baru sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), dengan ciri sebagaimana diatur dalam UU tersebut. Salah satu ciri uang sebagaimana Pasal 7 UU Mata Uang adalah memuat gambar pahlawan nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Penetapan gambar pahlawan nasional tersebut dilakukan berdasarkan koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Sekretaris Kabinet, Kementerian Hukum dan HAM, termasuk dalam pengurusan persetujuan penggunaan gambar pahlawan nasional oleh ahli waris.

Sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bank Indonesia akan mengeluarkan tujuh pecahan uang Rupiah kertas dan empat pecahan uang Rupiah logam dengan gambar Pahlawan sbb:

a. Gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah)

b. Gambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah);

c. Gambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp20.000,00 (dua puluh ribu rupiah);

d. Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp10.000,00 (sepuluh ribu rupiah);

e. Gambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp5.000,00 (lima ribu rupiah)

f. Gambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp2.000,00 (dua ribu rupiah);

g. Gambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah);

h. Gambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp1.000,00 (seribu rupiah);

i. Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp500,00 (lima ratus rupiah);

j. Gambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp200,00 (dua ratus rupiah); dan

k. Gambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan Rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp100,00 (seratus rupiah).

Penggunaan dua belas gambar pahlawan nasional tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan pahlawan nasional kepada masyarakat, menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan, kejuangan, serta sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara.

Dengan telah dikeluarkannya Keputusan Presiden tersebut, Bank Indonesia akan segera mempersiapkan penyusunan desain dan penerbitan yang waktu pelaksanaannya akan dilakukan dan diumumkan pada tahun 2016. Untuk mempermudah identifikasi ciri keaslian uang Rupiah oleh masyarakat serta mempersulit upaya pemalsuan uang, Bank Indonesia akan melakukan penguatan unsur pengaman pada uang Rupiah yang akan diterbitkan tersebut.

Apabila uang Rupiah kertas dan logam tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan pada waktunya, uang Rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) di wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

Jakarta, 14 September 2016
DEPARTEMEN KOMUNIKASI

Arbonas Hutabarat
Direktur from my iPhone


Lowongan PCPM XXXII Bank Indonesia

September 8, 2016

PENGUMUMAN SELEKSI PENERIMAAN
CALON PIMPINAN BANK INDONESIA MASA DEPAN (PCPM)

“MARI BERGABUNG MENJAGA STABILITAS EKONOMI INDONESIA”

Bank Indonesia membuka kesempatan pada putra-putri terbaik bangsa untuk ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi negeri. Mari bergabung menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan (makroprudensial) serta sistem pembayaran dan pengelolaan Rupiah di Indonesia.

PERSYARATAN UMUM
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan masa studi jenjang pendidikan S1/S2 dengan melampirkan ijazah; 3. IPK minimal 3,00 (skala 4,00);
a. S1: maksimal 26 tahun
b. S2: maksimal 28 tahun
4. Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan/atau sosial kemasyarakatan merupakan nilai tambah; 5. Pendidikan:
a. Ekonomi (Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan/Akuntansi/Manajemen/Keuangan/ Perbankan/Syariah) b. Sosial Ekonomi Pertanian/Agribisnis
c. Administrasi Niaga/Bisnis
d. Hubungan Internasional
e. MIPA Statistik dan Matematika
f. Teknik
g. Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
h. Ilmu Hukum
i. Ilmu Komunikasi
j. Psikologi

KETENTUAN SELEKSI
1. Penerimaan lamaran hanya melalui aplikasi online http://www.ppm-rekrutmen.com/bankindonesia;
2. Periode registrasi online mulai tanggal 8 September 2016 (pukul 08.00 WIB) s.d 14 September 2016 (pukul 23.59 WIB);
3. Hanya kandidat dengan kualifikasi terbaik yang akan mengikuti tahapan seleksi;
4. Tidak dipungut biaya apapun dalam proses seleksi calon pegawai Bank Indonesia; 5. Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan final;
6. Panitia tidak berkewajiban untuk mengembalikan dokumen peserta seleksi.

INFORMASI SELENGKAPNYA DAN PENGIRIMAN APLIKASI ONLINE:
• Website http://www.ppm-rekrutmen.com/bankindonesia;
• Call Center: 021-2300313 #2427 #2423 #2418 #2410 #2406
Senin-Jumat Pukul 07.30-18.00 WIB

Website : http://bit.ly/2c8kxNW


.blog

Agustus 31, 2016

mau beli domain .blog. tapi mahal